Polairud Polres Lampung Selatan Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Tak Percaya Hoaks

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 08:59 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,LAMPUNG – Personel Satpolairud Polres Lampung Selatan bersama awak Kapal Polisi XXV-2003 Pangkalan Bakauheni melaksanakan pemantauan langsung terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (5/7/2026).

 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas beredarnya informasi hoaks mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian berkoordinasi dengan petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau dari Badan Geologi Kementerian ESDM, Suwarno, guna memperoleh informasi resmi terkait perkembangan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

 

Berdasarkan hasil pemantauan, status Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat, nelayan, wisatawan, maupun pendaki diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif sesuai rekomendasi Badan Geologi.

 

Selain melakukan pemantauan, personel Satpolairud juga mensosialisasikan informasi resmi dari Kementerian ESDM kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, khususnya terkait isu erupsi Gunung Anak Krakatau yang beredar di media sosial.

 

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, jajaran kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Pastikan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau diperoleh dari instansi resmi yang berwenang,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Minggu (5/7/2026).

 

Menurutnya, Polda Lampung melalui jajaran Satpolairud akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau dan Badan Geologi untuk memantau setiap perkembangan aktivitas vulkanik.

 

“Personel kami di lapangan terus melakukan monitoring dan koordinasi secara intensif sehingga setiap perkembangan dapat segera diketahui dan disampaikan kepada masyarakat secara cepat dan tepat,” katanya.

 

Yuni menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diminta mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Badan Geologi.

 

“Kami mengajak masyarakat, nelayan, wisatawan, maupun pendaki untuk mematuhi radius aman sejauh tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau demi keselamatan bersama,” tegasnya.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban dengan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.

 

“Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, silakan mengakses sumber resmi pemerintah atau berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Mari bersama-sama kita cegah penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan,” tutupnya.

Red.

Sumber berita : Bid Humas

Berita Terkait

*Terjun ke Karang Bintang, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Dampak Kesehatan Ekonomi Karhutla*
MENJAGA INTEGRITAS DARI GERBANG SELEKSI, WASDAL SPERSAL HADIR DI KODAERAL I ‎
Sodoran Tangan yang Ditepis: Sinyal Pengafkiran Gerbong Politik Jombang
Anggaran Rp1,7 Miliar Menguap di Proyek GSG Tigaraksa, DTRB Kab. Tangerang Bungkam?
Hukum Cuma Papan Nama? Tambang Diduga Ilegal Bebas Keruk Landskap Ciwandan Cilegon
Monitoring MBG di SPPG Tiga Dara Majalengka, Danramil Pastikan Standar Kebersihan Terpenuhi
SMAN 2 Abung Semuli Kembali Ukir Prestasi, Sejumlah Siswa Diterima di Perguruan Tinggi Negeri
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla, 92 Persen Lahan Terdampak Berhasil Dipadamkan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:04 WIB

*Terjun ke Karang Bintang, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Dampak Kesehatan Ekonomi Karhutla*

Rabu, 2 September 2026 - 20:18 WIB

MENJAGA INTEGRITAS DARI GERBANG SELEKSI, WASDAL SPERSAL HADIR DI KODAERAL I ‎

Rabu, 2 September 2026 - 18:17 WIB

Sodoran Tangan yang Ditepis: Sinyal Pengafkiran Gerbong Politik Jombang

Rabu, 2 September 2026 - 18:11 WIB

Anggaran Rp1,7 Miliar Menguap di Proyek GSG Tigaraksa, DTRB Kab. Tangerang Bungkam?

Rabu, 2 September 2026 - 18:07 WIB

Hukum Cuma Papan Nama? Tambang Diduga Ilegal Bebas Keruk Landskap Ciwandan Cilegon

Rabu, 2 September 2026 - 17:55 WIB

SMAN 2 Abung Semuli Kembali Ukir Prestasi, Sejumlah Siswa Diterima di Perguruan Tinggi Negeri

Rabu, 2 September 2026 - 15:25 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla, 92 Persen Lahan Terdampak Berhasil Dipadamkan

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

Mabes TNI dan Unsur Daerah Bersinergi Cegah Karhutla di Rokan Hilir

Berita Terbaru