Musi Rawas- Nasionaldetik.com
Ada nya berita tayang di media online yang menayangkan berita anggaran makan minum dan penjilitan yang di Tenggarai korupsi di bidang data Bappeda Musi Rawas.
Hal ini menjadi pembicaraan publik sehingga ada inisiatip Kabid data untuk tidak di sebar kemana mana berita tayang tersebut, begitu tampak ada ketakutan pada diri Kabid data Bappeda.
Melalui wartawan yang mempublikasikan berita untuk berita yang ditayang di hapus dan imbalan diberi bantuan dan komitmen,
Minggu (31/5) melalui Deni menyampaikan bahwa ada berita satu lagi yang diminta belum dihapus sehingga kontribusi nya gimana, melalui pesan WhatsApp pada HRTO. Ujarnya
Tanpa pikir panjang Kabid data HRTO membalas pesan yang dikirim Dengan tuduhan kalimat nya “sama saja meras itu kalau kayak gini” pungkas inisial D.
Terpisah pengamat saat di konfirmasi awak media , S mengatakan biasa nya ada timbal balik yang sering terjadi kalau ada berita yang kurang berkenan itu minta dihapus dan diberikan kontribusi lalu kesepakatan. Hal ini bukan hal yang tabu apalagi terjadi pada kalangan pejabat agar beritanya tidak menyebar. Kalau kalimat yang di ucapkan oleh Kabid data itu sudah luar kesadaran dan padahal iya tahu itu salah dan rekan media bantu kenapa mestinya di selesaikan
saja atau biar aparat penegak hukum menyikapi berita yang ditayangkan itu.
Tim







































