Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 23:20 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,—- Rabu 29 April 2026, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan sebelumnya yang memicu kegaduhan di tengah situasi duka.

Dalam keterangannya, Arifah menegaskan bahwa keselamatan setiap nyawa merupakan prioritas utama di atas berbagai diskursus kebijakan. Ia juga mengakui bahwa insiden tersebut menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kementeriannya, khususnya dalam hal komunikasi publik.
“Keselamatan setiap nyawa adalah prioritas mutlak. Ini menjadi evaluasi bagi kami dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Arifah menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah langkah konkret penanganan trauma bagi keluarga korban. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk memastikan perlindungan penuh terhadap anak-anak yang terdampak tragedi, agar hak-hak mereka tetap terpenuhi dan terjaga.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus mengawal upaya pemulihan psikologis sekaligus memastikan dukungan berkelanjutan bagi para korban, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak.

Haris Pranatha, C. PFW., C. MDF., C. JKJ

Tim Redaksi

Berita Terkait

Dewi Persik Siap Laporkan Akun Penyebar Fitnah Dirinya Meninggal Dunia
RESPON ITJEN KEMENDAGRI DAN INSTRUMEN PUSAT: SK PEMBERHENTIAN SEKDES LUBUK LAYANG ILIR MASUK RADAR PENGAWASAN NASIONAL, DUGAAN CACAT ADMINISTRASI MENGUAP KE PUBLIK
SPTI DKI Jakarta Gelar Deklarasi Buruh, Soroti Peran Strategis Energi bagi Pekerja
INFISA Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Pulangkan 13 ABK Konflik Perang Iran
Kick Off Implementation Support Mission ILASPP, Sekjen ATR/BPN Minta Semua Pihak Aktif Berpartisipasi untuk Atasi Kendala
Wamen Ossy: Revisi RTRWN Jadi Kunci Percepatan Pengembangan Jaringan Kereta Nasional
Upaya Percepatan Bantuan Pascabencana dan Validasi Data, Kadis Sosial Aceh Tenggara Temui Pihak Kemensos di Jakarta
Skandal 64 Triliun: Proyek Kopdes Merah Putih Diduga Jadi Bancakan, Anggaran Fisik Disunat 50 Persen!

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 23:50 WIB

Legalitas PT. BARAPALA Yg berada Di are Plank Satgas PKH Garuda. Agar di bahas Melalui DPRD 

Selasa, 28 April 2026 - 14:07 WIB

Legalitas PT. BARAPALA Yg berada Di are Plank Satgas PKH Garuda. Agar di bahas Melalui DPRD 

Selasa, 28 April 2026 - 14:03 WIB

Satres Narkoba Polresta Deliserdang Gagalkan Peredaran 53 Kg Sabu Asal Malaysia

Selasa, 28 April 2026 - 13:41 WIB

Bupati Karo Jalin Kerja Sama Antar Daerah Komoditas Pertanian dengan Kota Palangkaraya

Senin, 27 April 2026 - 00:23 WIB

Lagi Lagi, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Soroti Kasus Korban Pencurian Jadi Tersangka di Polrestabes Medan !

Jumat, 24 April 2026 - 19:41 WIB

Pemberitaan di Media Sosial dan Online Terhadap GS, Diduga Titipan Oknum

Kamis, 23 April 2026 - 21:28 WIB

Perkuat Kerja Sama Antar Daerah, Gubernur Sumatera Utara Lepas Pengiriman Tahap 3 Cabai Merah ke Palangka Raya

Kamis, 23 April 2026 - 19:28 WIB

Ikrar Bebas Narkoba dan HP Digelorakan, Kakanwil Ditjenpas Sumut: Perubahan Dimulai dari Hal Kecil

Berita Terbaru