Garda Terdepan Lestarikan Budaya Lampung, Prajurit Brigif TP 45/SB Latihan Pencak Silat Sekinci Kinci

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:14 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, Nasionaldetik.com

28 Juni 2026 ] – Dalam rangka membina kemampuan fisik sekaligus melestarikan budaya daerah, Prajurit Brigif TP 45/Sai Bhumi melaksanakan latihan Pencak Silat Sekinci Kinci di Taman Wisata Bendungan Way Rarem, Kab. Lampung Utara, Rabu (24/06/2026), salah satu aliran seni bela diri tradisional dan pencak adat asli Provinsi Lampung yang sarat dengan nilai-nilai luhur kehidupan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program teritorial Kodam XXI/Radin Inten yang bertujuan untuk terus menghidupkan dan menjaga eksistensi kearifan lokal Lampung di tengah perkembangan zaman. Melalui pelestarian budaya daerah, diharapkan terbangun keharmonisan sosial serta semakin kokohnya persatuan dalam keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain berfungsi sebagai sarana pembinaan jasmani, latihan Pencak Silat Sekinci Kinci juga menjadi media pewarisan nilai-nilai budaya yang mengajarkan pentingnya kekeluargaan, kesetiakawanan, rasa hormat, serta semangat untuk terus mengasah kemampuan diri secara berkelanjutan.

Nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam seni bela diri tradisional tersebut diharapkan dapat tertanam dalam diri setiap prajurit Brigif TP 45/Sai Bhumi, sehingga menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan karakter yang kuat, disiplin, dan menjunjung tinggi kebersamaan, prajurit akan semakin siap menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui kegiatan ini, Brigif TP 45/Sai Bhumi tidak hanya berperan dalam menjaga kesiapan dan profesionalisme prajurit, tetapi juga turut menjadi garda terdepan dalam melestarikan warisan budaya Lampung sebagai bagian dari identitas bangsa yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

(Nur Kennan Tarigan)

Sumber: Pendam XXI Radin Inten

Berita Terkait

PERANG NARASI KASUS MESIN KAPAL: UTOMO DITANGKAP, BUKAN MENYERAHKAN DIRI
Lambannya Penanganan Laporan Penipuan Rp 181 Juta di Polda Jatim, Pemred Nasionaldetik.com: Ada Apa Polda Jatim Kok Tutup Mata dan Telinga?
Patroli Babinsa Banyudono, Pastikan Kampung Tetap Aman dan Kondusif
Pastikan Pupuk Aman, Babinsa Mojorejo Cek Ketersediaan dan Harga di Kios Tani
Jembatan Beton Aek Maranti Rampung 100 Persen, 450 Warga Kini Punya Akses Lebih Lancar
Sinergi Satgas Yonif 122/TS dan Warga Keerom Lestarikan Kuliner Tradisional Toktok Sagu
BILUNG SILAEN : NEGARA SUDAH RUSAK!!! PARTAI DIJAJAH OLIGARKI, MBG DAN KOPERASI MERAH PUTIH PROGRAM GAGAL TOTAL
Meski Sempat Ada Ketegangan,Ketua Koboy Kucay Tegaskan Kampaye Pilkades Sukarukun No 4 Berlangsung Kondusif.

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:43 WIB

PERANG NARASI KASUS MESIN KAPAL: UTOMO DITANGKAP, BUKAN MENYERAHKAN DIRI

Kamis, 17 September 2026 - 20:57 WIB

Lambannya Penanganan Laporan Penipuan Rp 181 Juta di Polda Jatim, Pemred Nasionaldetik.com: Ada Apa Polda Jatim Kok Tutup Mata dan Telinga?

Kamis, 17 September 2026 - 20:15 WIB

Pastikan Pupuk Aman, Babinsa Mojorejo Cek Ketersediaan dan Harga di Kios Tani

Kamis, 17 September 2026 - 20:04 WIB

Jembatan Beton Aek Maranti Rampung 100 Persen, 450 Warga Kini Punya Akses Lebih Lancar

Kamis, 17 September 2026 - 18:19 WIB

Sinergi Satgas Yonif 122/TS dan Warga Keerom Lestarikan Kuliner Tradisional Toktok Sagu

Kamis, 17 September 2026 - 18:17 WIB

BILUNG SILAEN : NEGARA SUDAH RUSAK!!! PARTAI DIJAJAH OLIGARKI, MBG DAN KOPERASI MERAH PUTIH PROGRAM GAGAL TOTAL

Kamis, 17 September 2026 - 17:58 WIB

Meski Sempat Ada Ketegangan,Ketua Koboy Kucay Tegaskan Kampaye Pilkades Sukarukun No 4 Berlangsung Kondusif.

Kamis, 17 September 2026 - 17:52 WIB

Aktivitas Sabung Ayam Resahkan Tempeh dan Sukodono, Komitmen Penegakan Hukum Polisi Diuji

Berita Terbaru