Portal Kebun Warga Lae Saga Dirusak Berulang, Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku

NASIONAL DETIK

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 17:09 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, detiknasional.com. Aksi pengrusakan portal jalan kebun milik masyarakat Kampong Lae Saga, Kecamatan Longkip, Kota Subulussalam kembali terjadi. Ironisnya, perusakan tersebut sudah berlangsung hingga empat kali, menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di tengah warga.
Portal yang dibangun secara swadaya oleh petani sawit setempat itu merupakan akses utama menuju kebun mereka. (4/4).

Selain sebagai pintu masuk, portal juga berfungsi sebagai pengamanan untuk mencegah pencurian hasil panen.
Akibat pengrusakan tersebut, masyarakat kembali bergotong royong memperbaiki portal yang rusak. Namun, tindakan berulang ini dinilai sudah tidak bisa lagi ditoleransi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Subulussalam, untuk segera turun tangan dan menangkap pelaku.
“Kami minta Polres Subulussalam dan Polsek segera menangkap pelaku. Portal ini kami bangun dengan susah payah. Kalau terus dirusak, kami khawatir akan terjadi pencurian dan gangguan lain di kebun kami,” ujar sejumlah warga saat ditemui di lokasi.

Bagi masyarakat Lae Saga, kebun sawit bukan sekadar lahan usaha, melainkan sumber utama penghidupan keluarga, termasuk untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Situasi ini juga tidak lepas dari ketegangan yang sebelumnya terjadi di kawasan tersebut. Warga mengungkapkan sempat terjadi keributan dengan oknum yang diduga terkait dengan pimpinan asosiasi sawit, menyusul persoalan dugaan salah panen oleh oknum Ketua Apkasindo Aceh bersama rekan-rekannya.

Insiden tersebut bahkan disebut mengakibatkan adanya warga yang mengalami cedera dan dugaan penganiayaan, yang kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Masyarakat berharap aparat tidak hanya menindaklanjuti laporan yang telah masuk, tetapi juga segera mengungkap dan menangkap pelaku pengrusakan portal yang dinilai berpotensi memicu konflik lebih luas.

“Kalau ini dibiarkan, bisa memicu konflik yang lebih besar. Kami hanya ingin berkebun dengan aman,” tegas warga.//Salman

Berita Terkait

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Kunker”Kapolda Aceh Disambut Tarian Dampeng di Polres Subulussalam
Kepala SMAN 1 Simpang Kiri Apresiasi Prestasi Khaisya Arasi Solin, Motivasi Siswa Terus Ukir Prestasi untuk Subulussalam
Saksi Fakta ” Desak Ketua Apkasindo Aceh Dicopot, Sengketa Lahan Transmigrasi Longkib Kian Memanas
Program Peremajaan Sawit di Subulussalam Disorot, Warga Nilai Pekerjaan “Asal Jadi”
Maladministrasi di Ujung Barat: Dugaan Pelanggaran HAM Berkedok Peraturan Desa di Subulussalam*
Warga Lae Saga Bantah Jual Lahan Transmigrasi, Skandal Longkib Kian Melebar
Dua Kasus Lahan Transmigrasi Mengemuka, Dugaan Mafia Tanah Longkib Kian Terang namun Sulit Terurai

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:21 WIB

OBJEK PBB P2 DIDUGA KUAT MASUK KAWASAN HUTAN, BAPENDA LAMBAR : “KAMI TIDAK TAHU!”

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:14 WIB

JIKA INDONESIA INGIN MAJU, BELAJARLAH DARI NEGARA YANG SUDAH MAJU, PESAN KIAI IMAM JAZULI MELEPAS 300 SANTRI KE CHINA

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:10 WIB

Pemuda dan Mahasiswa Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Program MBG Melalui Diskusi Publik di Banten

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:06 WIB

Kemenduk Bangga/BKKBN Banten Peringati Satu Tahun Program TAMASYA

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:51 WIB

Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:46 WIB

Kodim 0206/Dairi Rampungkan Rehabilitasi Jembatan Gantung di Pakpak Bharat

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Bantu Pascapanen Jagung Milik Petani di Pakpak Bharat

Berita Terbaru