Nasionaldetik.com,– 16 Maret 2026 Di tengah hiruk-pikuk dunia informasi, Pemimpin Redaksi Nasionaldetik.com, Ir. Edi Supriadi—atau yang lebih akrab disapa dengan nama spiritual Ki Edan Sabdo—meluncurkan sebuah gerakan batin yang luar biasa. Sebuah perjalanan religi lintas nusantara yang mengemban misi suci: mencapai kesempurnaan hidup yang hakiki dan sikap legowo (ikhlas) yang tiada tara.
Sosok sentral perjalanan ini adalah Ir. Edi Supriadi (Edi Uban), sang panglima media di Nasionaldetik.com yang juga menyandang gelar spiritual Ki Edan Sabdo. Beliau didampingi oleh para sesepuh Kejawen dan para pecinta sejarah nasional.
Sebuah safari religi dan ekspedisi pelestarian sejarah yang mencakup ziarah ke makam para Habib dan Kyai besar penyebar Islam, serta pengawalan ketat terhadap situs-situs kerajaan di Pulau Jawa.
Perjalanan ini membentang dari ujung barat hingga timur Indonesia, dengan konsentrasi khusus pada pusat-pusat peradaban kerajaan di Pulau Jawa yang menyimpan nilai-nilai luhur bangsa.
Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif sebagai bentuk pengabdian seumur hidup untuk menjaga marwah sejarah dan kedaulatan budaya di era digital 2026.
Untuk memastikan bahwa sejarah emas kerajaan dan jasa para ulama tidak terkikis zaman. Perjalanan ini adalah ikhtiar batin untuk menemukan keseimbangan hidup (Sempurna) dan penerimaan total terhadap takdir (Legowo).
Dilakukan melalui sinergi strategis dengan para penjaga adat, tokoh agama, dan desakan kepada pemerintah agar memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian situs-situs bersejarah demi kepentingan generasi masa depan.
Pernyataan Sikap: Penjaga Benteng Sejarah
Dalam keterangannya yang penuh wibawa, Edi Uban menegaskan bahwa nasionalisme tidak bisa dipisahkan dari akar spiritual dan sejarah.
“Kami tidak akan membiarkan satu batu pun dari situs kerajaan kita hilang ditelan waktu. Nasionaldetik.com bersama Ki Edan Sabdo akan menjadi garda terdepan dalam bersinergi dengan sesepuh Kejawen. Kami menuntut kehadiran negara untuk mendukung penuh perjalanan religi ini sebagai upaya menjaga energi positif bangsa,” tegasnya.
Perjalanan ini bukan sekadar wisata, melainkan sebuah manifestasi dari kecintaan terhadap tanah air. Dengan menyentuh langsung makam-makam keramat para penyebar Islam, Ki Edan Sabdo membawa pesan perdamaian dan keharmonisan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pimred Edi uban







































