Catatan Demokrasi Di Gedung DPRD Dalam Satu tahun pemerintahan Kabupaten Jombang

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:58 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Oleh : Faizuddin FM
Ketua LBHAM (Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia)

Nasionaldetik.com,— 07 Maret 2026 Tidak berfungsinya pengawasan DPRD Jombang terhadap Bupati merupakan indikator kuat adanya krisis demokrasi di kota kelahiran Gus Dur atau sering disebut sebagai penurunan kualitas demokrasi (demokrasi prosedural semata).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fungsi pengawasan adalah pilar utama checks and balances (saling mengawasi dan menyeimbangkan) dalam pemerintahan daerah agar bupati tidak menyalahgunakan kekuasaan (abuse of power).

Lumpuhnya prinsip check and balances telah terjadi, sementara demokrasi membutuhkan kontrol, ketika DPRD Jombang tidak menjalankan fungsi pengawasannya, baik terhadap Perda, APBD, maupun kebijakan Bupati, maka kepala daerah cenderung bertindak absolut, dan fungsi DPRD Jombang hanya menjadi stempel formalitas belaka.

Secara teori lumpuhnya prinsip check and balances berpotensi terjadinya korupsi dan penyimpangan uang negara. Pengawasan DPRD Jombang bertujuan memastikan APBD digunakan untuk kepentingan masyarakat. Tanpa fungsi pengawasan yang aktif, risiko terjadi korupsi, penyelewengan, dan pemborosan anggaran daerah meningkat pesat.

Akibat dari absennya pengawasan oleh DPRD Jombang terhadap Bupati, bisa dipastikan kepentingan masyarakat tidak terwakili, padahal DPRD adalah representasi rakyat. Jika DPRD “diam” atau tunduk pada bupati, aspirasi dan kepentingan masyarakat akan terabaikan, membuat pelayanan publik tidak berjalan optimal.

Lemahnya pengawasan mencerminkan adanya relasi patron-klien atau kolusi antara DPRD Jombang dan eksekutif, di mana anggota dewan lebih patuh pada kepentingan bupati daripada konstituennya, yang merupakan tanda matinya demokrasi substansial, kedaulatan rakyat tidak lagi diperjuangkan melalui wakil-wakilnya di DPRD dan menguatnya Oligarki lokal.

Mandat rakyat bukan sekedar angka kemenangan, ia adalah titipan kepercayaan yang memuat harapan tentang keadilan, kesejahteraan dan tata kelola yang bersih. Ketika mandat tersebut dikhianati, yang rusak bukan hanya anggaran negara, melainkan juga jalinan kepercayaan antara rakyat dan pemimpinnya. Korupsi di level kepala daerah bukan sekedar pelanggaran hukum, tetapi juga erosi legitimasi moral demokrasi.

Tanpa kesadaran dari semua pihak, demokrasi beresiko menjadi prosesural legal yang kehilangan jiwa, godaan kekuasaan kerap hadir melalui pembenaran kecil lingkaran pujian, fasilitas, hingga legitimasi sosial yang perlahan mengaburkan batas antara kepentingan publik dan pribadi. Korupsi jarang bermula dari niat jahat yang eksplisit, melainkan dari kompromi-kompromi yang dianggap wajar. Salam akal waras.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Desa, Pemdes Sentul Luncurkan Program Kemitraan Ayam Petelur melalui BUMDES
Kolaborasi TNI-Polri Intensifkan Penindakan Judi Sabung Ayam di Jombang
LBHAM : Menunda Gaji Guru Berbulan-bulan Adalah Bentuk Eksploitasi dan Ketidakadilan Serta Pelanggaran HAM.
LBHAM Mengapresiasi Nalar Kritis Komisi C DPRD Jombang Dalam RDP, Tapi Tidak Mempunyai Keberanian
Inspektorat Jombang Diduga “Pasang Badan”, Upaya Mengaburkan Fakta Ambruknya Pasar Ploso Mengarah ke Obstruction of Justice?
Bangunan Pasar Ploso Untuk Kali Kedua Ambruk, LBHAM Minta bertanggungjawaban Bupati Jombang
Bangunan Pasar Ploso Untuk Kali Kedua Ambruk, LBHAM Minta bertanggungjawaban Bupati Jombang
Rakyat Berhak Mengaudit APBD, Fasilitas Umum dan Pelayanan Publik Jauh Lebih Penting Daripada Sekadar Seragam Dinas.

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:29 WIB

Bangga dan Berterima Kasih, Kades Gunung Cut Soroti Manfaat Layanan Gratis TMMD

Kamis, 30 April 2026 - 18:27 WIB

TMMD Abdya Kebut Jalan Pegunungan 2,5 Km, Akses Petani Segera Terbuka

Kamis, 30 April 2026 - 17:51 WIB

Warga Gunung Cut Sambut Gembira Pembangunan MCK Dayah oleh Satgas TMMD

Kamis, 30 April 2026 - 17:25 WIB

Dari Gubuk ke Rumah Permanen, Kisah Haru Nurhabibah di Program TMMD

Kamis, 30 April 2026 - 16:51 WIB

Kisah Warga Gunung Cut, Jadi Kepala Tukang TMMD Sambil Bantu Tetangga

Kamis, 30 April 2026 - 16:37 WIB

Kedekatan TNI dan Rakyat Terjalin di Gunung Cut, Satgas TMMD Ikut Tahlilan

Kamis, 30 April 2026 - 16:12 WIB

Lima RTLH Direhab, Satgas TMMD Kodim Abdya Kebut Pengerjaan

Kamis, 30 April 2026 - 15:37 WIB

Tak Hanya Bangun Desa, Satgas TMMD Abdya Juga Hadir di Tengah Duka Warga

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

TMMD Abdya Kebut Jalan Pegunungan 2,5 Km, Akses Petani Segera Terbuka

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:27 WIB