“Negara Kalah atau Menutup Mata?” Menelusuri Jejak ‘Sul’, Bos Besar Upeti Dompeng di Tanjung Menanti yang Tak Tersentuh Hukum

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:20 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com, – 04 Maret 2026 Aroma amis praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau yang akrab disebut “Dompeng” di Kabupaten Bungo semakin menyengat. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada kawasan Tanjung Menanti, di mana aktivitas perusakan lingkungan ini diduga kuat berjalan mulus di bawah lindungan “upeti” yang terorganisir.

Aktor utama yang diduga kuat mengendalikan sirkulasi emas ilegal dan aliran dana di Tanjung Menanti adalah seorang warga berinisial SMSL alias SUL. SUL disebut-sebut bukan sekadar pelaku lapangan, melainkan “Big Boss” yang berperan ganda sebagai penyedia alat (upeti dompeng) sekaligus pengepul hasil emas ilegal. Pertanyaan besarnya: Siapa kekuatan besar di belakang SUL sehingga ia begitu percaya diri beroperasi di depan mata hukum?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terjadi pembiaran masif terhadap aktivitas tambang emas ilegal yang merusak ekosistem sungai dan tanah. Aktivitas ini bukan lagi rahasia umum, melainkan operasi terbuka yang melanggar UU No. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta UU Lingkungan Hidup. Ironisnya, operasi razia yang dilakukan aparat selama ini dinilai “mandul” dan tebang pilih.

Kegiatan ini berpusat di Kawasan Tanjung Menanti, Kabupaten Bungo, Jambi. Lokasi ini seakan menjadi “zona nyaman” bagi para penambang ilegal, sementara wilayah lain seperti Alindo kerap menjadi sasaran razia. Perbedaan perlakuan hukum ini menimbulkan kecurigaan adanya “koordinasi” di bawah meja.

Aktivitas ini terpantau terus beroperasi secara rutin hingga saat ini, bahkan saat publik gencar menyuarakan penolakan. Keberanian para pelaku beroperasi setiap hari menunjukkan bahwa mereka tidak merasa terancam oleh kehadiran aparat penegak hukum di wilayah hukum Polres Bungo.

Diduga kuat karena adanya sistem “Upeti” (setoran) yang mengalir kepada pihak-pihak tertentu. Keberadaan SUL sebagai tokoh sentral menjadi kunci mengapa rantai bisnis ilegal ini sulit diputus. Masyarakat menilai ada ketidakadilan (diskriminasi) penegakan hukum: yang tidak menyetor dirazia, yang menyetor dipelihara.

Tim investigasi mendesak Kapolres Bungo yang baru untuk membuktikan integritasnya. Publik menunggu

Apakah berani menangkap SUL dan kroninya, atau justru terkooptasi dalam sistem yang sama? Masyarakat juga meminta Kapolda Jambi dan Kementerian LHK turun tangan langsung karena Polres Bungo dianggap gagal memberikan efek jera.

Pernyataan Sikap Redaksi:

“Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke samping. Keberadaan SUL di Tanjung Menanti adalah ujian bagi nyali Kapolres Bungo yang baru. Jika lokasi ini tetap luput dari razia, maka wajar jika publik berasumsi bahwa penegakan hukum di Bungo hanyalah sandiwara belaka.”

# Presiden RI
#Kemntrian RI
#Mabes Polri

Tim Investigasi Redaksi

Berita Terkait

Isu “Pengatur” Proyek APBD Merangin Viral di Medsos, Kadis PUPR & Diknas: Tidak Ada Intervensi
SKANDAL BBM ILEGAL: Oknum TNI Korem 042/Gapu Diduga Menjadi “Tameng” Bisnis Gelap di Rupit & Pantai
Sejak Pasca-Lebaran Cuma Masuk 1 Kali, PLT Kepsek SDN 54 Merangin Ditegur dan Akan Dicopot
Polres Merangin dan Brimob Jambi Salurkan Bantuan dan Gelar Kerja Bakti Pascabanjir di Desa Pulau Bayur
Teguh Ungkap Polemik Kerjasama Media Diskominfo Merangin: Syarat Rumit Jadi Penghalang
Kejanggalan “Data”, Angka Kerjasama Media Diskominfo Merangin Beda Antara 2025 dan 2026, Ada Apa?
Kadisdik Merangin Panggil Kepala Sekolah SD Negeri 54 Terkait Dugaan Minim Absensi
Bandara Muara Bungo Dikepung PETI: Pemerintah dan APH Dituding “Buta dan Tuli” di Balik Bencana Merkuri

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:56 WIB

Bupati Karo Terima Kunjungan Ketua Umum KONI Sumatera Utara, Bahas Pengembangan Potensi Atlet Daerah

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:49 WIB

Kabupaten Karo 2026–2030, Bupati Karo Tekankan Sinergi dan Prestasi Olahraga

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:43 WIB

Pemkab Karo Serahkan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung di Empat Desa Kecamatan Tigapanah

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:31 WIB

Wujudkan Visi Karo Unggul, Bupati Karo Sambut Tim Supervisi Desa Percontohan TP PKK Provinsi Sumatera Utara

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:58 WIB

Tim Gabungan Pemkab Karo dan Dinas ESDM Sumut Verifikasi Tambang di Kinangkong: Aktivitas Ternyata Berada di Wilayah Dairi

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wujudkan Hak Anak, Pemkab Karo Sediakan Pojok Bermain di Ruang Tunggu Kantor Bupati

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kapolres Karo Pimpin Anev Satreskrim, Tekankan Profesionalitas Penyidik

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:30 WIB

Gerak Cepat Tengah Malam, Polres Karo Sisir Dugaan Barak Narkoba di Dua Desa

Berita Terbaru