Nasionaldetik.com,— 27 Februari 2026
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapurata Indonesia, melalui perwakilannya Rama Sanjaya, menemukan sejumlah kejanggalan dalam investigasi pengadaan paket seragam untuk siswa SD/SMP kurang mampu di Kabupaten Merangin. Pengadaan yang bersumber dari APBD 2025 Dinas Pendidikan ini diduga melibatkan permainan karena adanya ketidaksesuaian informasi dan proses di lapangan.
Temuan utama LSM Sapurata Indonesia meliputi:
1. Perbedaan Rincian Harga: Terdapat perbedaan mencolok antara informasi yang disampaikan Sekdin Diknas Juhendri merujuk pada informasi yang ia terima dari Zuhdi (total anggaran lebih dari Rp1,3 miliar untuk 1.200 paket SD dan 505 paket SMP) dengan data dari Kasi Sapras Sunarsih yang sesuai e-katalog. Rincian Kasi Sunarsih memperkirakan total anggaran mencapai hampir Rp1,5 miliar (SD: 1.200 paket x Rp850.000 = Rp1.020.000.000; SMP: 505 paket x Rp950.000 = Rp479.750.000). Total Anggaran: Rp1.499.750.000.
2. Sikap Pejabat dan Elak Tanggung Jawab: Kasi Sapras Sunarsih dan PPTK Pirdaus bungkam saat dikonfirmasi. Kabid Sapras berkelit bahwa pengadaan seragam urusan bidangnya telah selesai dan kini menjadi ranah dinas.
3. Pemaketan Mandiri oleh Internal: Proses pemaketan seragam dikerjakan oleh staf internal Dinas Pendidikan, padahal seharusnya menjadi tanggung jawab rekanan pelaksana, yaitu PT Bumi Rantau Bersaudara.
4. Minim Tindakan Terhadap Rekanan: Pihak dinas belum memberikan teguran kepada rekanan terkait kelengkapan paket.
5. Bantuan Tidak Sesuai: Pihak sekolah melaporkan bahwa sepatu yang diberikan tidak sesuai dengan ukuran kaki para siswa. Selain itu, nilai barang yang diterima siswa diperkirakan tidak sepadan dengan harga pengadaan.
Rama Sanjaya menegaskan, sebagai organisasi pengawas dana pemerintah, LSM Sapurata Indonesia akan terus mendorong transparansi dan akuntabilitas. Temuan ini tengah dipertimbangkan untuk dilaporkan kepada pihak berwajib guna memastikan penggunaan anggaran negara yang tepat sasaran.
To be continued…
Reporter: Gondo irawan







































