SUBULUSSALAM | Detiknasional – Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SD Negeri Kuta Cepu, Kota Subulussalam, menjadi sorotan setelah hasil investigasi awak media selama kurang lebih dua bulan menemukan sejumlah pekerjaan dan material yang diduga perlu diverifikasi kesesuaiannya dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), gambar kerja, serta spesifikasi teknis.
Investigasi dilakukan dengan mengamati perkembangan pekerjaan di lapangan dan mendokumentasikan sejumlah bagian bangunan yang dinilai patut mendapatkan perhatian. Temuan tersebut tidak serta-merta menyimpulkan adanya pelanggaran, namun menjadi dasar perlunya pemeriksaan teknis dan administratif oleh pihak berwenang.

Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 untuk pekerjaan Revitalisasi Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Negeri Kuta Cepu.
Nilai bantuan yang tercantum sebesar Rp1.015.281.637, bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, dengan pelaksana Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) Kota Subulussalam dan waktu pelaksanaan 140 hari kalender.
Dua Bulan Dipantau, Material Atap Jadi Sorotan
Selama proses pemantauan, salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah penggunaan seng spandek.
Dari hasil pengamatan visual dan dokumentasi awak media, ketebalan seng yang terpasang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam RAB.
Hal serupa juga terlihat pada bagian rabung atap, yang diduga memiliki ketebalan berbeda dari spesifikasi yang dipersyaratkan.
Namun demikian, perbedaan tersebut perlu dibuktikan melalui pengukuran teknis menggunakan alat ukur yang memadai dan kemudian dibandingkan dengan RAB serta dokumen teknis pekerjaan.
Sebab, jika terdapat perbedaan antara material yang dibayarkan dengan material yang benar-benar digunakan, persoalannya bukan hanya menyangkut kualitas bangunan, tetapi juga menyangkut kesesuaian realisasi anggaran negara.
Pemasangan Puring Plafon PVC Dipertanyakan
Temuan lain terdapat pada pekerjaan plafon PVC.
Dalam dokumentasi investigasi, konstruksi puring pada bagian plafon terlihat menggunakan satu batang puring melintang pada bagian tertentu.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai apakah pola pemasangan tersebut telah sesuai dengan gambar kerja, spesifikasi teknis dan metode pelaksanaan yang ditetapkan dalam dokumen pekerjaan.
Untuk memastikan hal tersebut, pemeriksaan seharusnya tidak hanya dilakukan secara kasat mata, tetapi dengan membuka dokumen RAB dan gambar teknis sebagai dasar pembanding.

Lesplang Lama yang Membusuk Diduga Belum Diganti
Awak media juga menemukan bagian lesplang bangunan lama yang terlihat telah mengalami kerusakan dan pembusukan.
Namun berdasarkan hasil pemantauan lapangan selama proses investigasi, bagian tersebut diduga belum dilakukan penggantian.
Kondisi ini menjadi pertanyaan penting dalam pekerjaan revitalisasi.
Apakah penggantian lesplang memang tidak masuk dalam RAB, atau terdapat pekerjaan yang seharusnya dilaksanakan tetapi belum direalisasikan?
Jawabannya hanya dapat dipastikan melalui pemeriksaan dokumen pekerjaan, termasuk RAB, gambar teknis, spesifikasi, volume pekerjaan dan realisasi fisik.
Jangan Hanya Dilihat dari Tampilan, Perlu Audit Teknis
Investigasi selama dua bulan ini menunjukkan pentingnya keterbukaan dalam pelaksanaan proyek yang menggunakan uang negara.
Apabila benar terdapat perbedaan ketebalan material, maka perlu dihitung secara teknis apakah perbedaan tersebut memengaruhi volume, kualitas maupun nilai pekerjaan.
Begitu pula dengan pekerjaan plafon dan lesplang. Harus dipastikan apakah pekerjaan tersebut sesuai dengan item yang tercantum dalam dokumen perencanaan.
Karena itu, APIP maupun aparat penegak hukum (APH) dinilai perlu melakukan pemeriksaan secara objektif sebelum kegiatan dinyatakan sepenuhnya selesai.

Kejaksaan Diminta Pulbaket Bila Ditemukan Indikasi Penyimpangan
Atas sejumlah temuan tersebut, Kejaksaan Negeri Subulussalam, khususnya bidang yang menangani tindak pidana khusus, diharapkan dapat melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) apabila ditemukan indikasi awal yang cukup untuk ditindaklanjuti.
Pemeriksaan dapat dilakukan dengan mencocokkan:
RAB dan gambar teknis;
spesifikasi material;
kontrak atau dokumen perjanjian;
volume pekerjaan;
bukti pembelian material;
dokumen pembayaran;
progres pekerjaan; serta
kondisi fisik bangunan di lapangan.
Untuk material atap, pemeriksaan juga dapat dilakukan dengan mengukur langsung ketebalan seng spandek dan rabung menggunakan alat ukur yang sesuai.
Jika seluruh material dan pekerjaan ternyata sesuai dengan dokumen kontrak, maka hasil pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi klarifikasi terhadap dugaan yang berkembang.
Namun apabila ditemukan adanya pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi atau terdapat kekurangan volume yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara, maka pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku.

Anggaran Rp1 Miliar Lebih Harus Berbanding Lurus dengan Mutu
Program revitalisasi sekolah pada dasarnya bertujuan meningkatkan kualitas dan keamanan sarana pendidikan.
Dengan nilai bantuan lebih dari Rp1,015 miliar, masyarakat tentu berharap hasil pekerjaan tidak hanya terlihat baik secara kasat mata, tetapi juga memenuhi standar teknis sebagaimana direncanakan.
Investigasi awak media selama dua bulan ini bukan dimaksudkan untuk menghakimi pihak tertentu. Seluruh temuan masih berupa dugaan dan perlu dikonfirmasi serta diverifikasi secara teknis dan administratif.
Karena itu, P2SP, pihak sekolah, konsultan/pengawas maupun instansi terkait perlu diberikan ruang untuk memberikan penjelasan mengenai temuan tersebut.
Teropongbarat.com akan terus mengawal penggunaan anggaran revitalisasi sekolah di Kota Subulussalam, dengan berpegang pada dokumen, fakta lapangan, konfirmasi pihak terkait dan asas praduga tak bersalah.
Jika ditemukan ketidaksesuaian, publik berhak mengetahui bagaimana koreksi dilakukan. Sebaliknya, jika seluruh pekerjaan terbukti sesuai RAB dan spesifikasi, informasi tersebut juga wajib disampaikan secara berimbang kepada masyarakat.
(Tim Investigasi detiknasional. Com. )




























