Isu Pungli SMPN 1 Tapung Hulu Dipatahkan Fakta Lapangan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:01 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com, —04 Februari 2026 Isu dugaan pungutan liar (pungli) dan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang sempat menyeret nama SMP Negeri 1 Tapung Hulu akhirnya terpatahkan oleh hasil pengecekan lapangan. Informasi yang terlanjur beredar luas di media sosial itu dipastikan tidak valid dan tidak berdasar fakta.

Klarifikasi tersebut disampaikan Dimas Septiansyah, mahasiswa sekaligus Penanggung Jawab Aliansi Mahasiswa Riau (AMAR), usai melakukan kunjungan langsung dan pemeriksaan dokumen laporan pertanggungjawaban (LPJ) di SMPN 1 Tapung Hulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil verifikasi lapangan dan pemeriksaan dokumen menunjukkan bahwa informasi yang sebelumnya beredar tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” tegas Dimas.

Dimas mengungkapkan, sebelum klarifikasi dilakukan, AMAR sempat merencanakan aksi demonstrasi sebagai bentuk respons atas informasi yang beredar di ruang publik. Bahkan, pemberitahuan rencana aksi telah disiapkan.

Namun, setelah dilakukan pengecekan langsung dan diketahui bahwa seluruh kebijakan sekolah didasarkan pada kesepakatan bersama, AMAR secara resmi mencabut pemberitahuan aksi dan menggagalkan rencana tersebut.

“Kami memilih jalur objektif. Setelah fakta kami dapatkan dan tidak ditemukan pelanggaran, rencana aksi kami batalkan. Ini bentuk tanggung jawab moral dan intelektual kami,” ujar Dimas.

AMAR menegaskan tidak ditemukan adanya kebijakan pungutan liar yang diwajibkan kepada orang tua siswa. Pembayaran yang selama ini disalahartikan sebagai pungli—seperti seragam, buku LKS, dan SPP—merupakan hasil rapat wali murid yang digelar pada Senin, 2 Februari 2026, serta berpedoman pada Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

“Tidak ada unsur paksaan. Semua melalui musyawarah dan persetujuan wali murid,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan pengelolaan Dana BOS, AMAR memastikan seluruh penggunaan anggaran telah dilaksanakan sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) BOS yang berlaku. Laporan pertanggungjawaban disusun secara administratif dan dilaporkan secara berkala kepada Dinas Pendidikan.

“Dokumen LPJ lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan. Tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan Dana BOS,” kata Dimas.

Pihak sekolah, lanjut Dimas, juga menyatakan kesiapan untuk membuka dokumen keuangan apabila dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwenang, baik Dinas Pendidikan maupun Inspektorat.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk keterbukaan sekaligus bantahan terhadap tuduhan yang berkembang tanpa proses klarifikasi.

AMAR mengimbau seluruh pihak agar tidak gegabah menyebarkan tudingan yang belum diverifikasi, terlebih yang menyangkut institusi pendidikan dan reputasi tenaga pendidik.

“Kami mengajak publik untuk mengedepankan konfirmasi dan data, bukan asumsi. Kritik boleh, tapi harus berbasis fakta,” pungkas Dimas.

Dengan klarifikasi ini, AMAR berharap polemik yang sempat mencuat dapat dihentikan, serta menjadi pelajaran bahwa narasi di ruang publik harus diuji sebelum dihakimi.**

Published : Redaksi Prima

Berita Terkait

Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Aktivitas Mencurigakan di SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia Terpantau Bebas Beroperasi
Polsek Candipuro Ungkap Curanmor di Trimomukti, Tiga Pelaku Ditangkap, Satu Buron
Kasus BBM Bersubsidi di Paluta, Klarifikasi Kapolres Tapanuli Selatan Dinilai Terkesan “Buang Badan” dan Anti Kritik Publik
KONFLIK AGRARIA DI LAMBAR, BUPATI : “HARUS DISELESAIKAN DAN MENDAPAT KEPASTIAN HUKUM”
Diduga Gunakan Solar Ilegal Polres Metro Bekasi Hentikan Proyek Irigasi SS Kalibutek Senilai Rp 43 Miliar di Sindangjaya
Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Lapangan Voli dan Bagikan Bola untuk Warga Kampung Wonggi
Peduli Kesehatan Untuk Saudara Kita di Ujung Timur Indonesia
Ngobrol di Kedai Kopi, Babinsa Tigalingga Serap Aspirasi Warga dan Bahas Keamanan Desa

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:19 WIB

Lepas Control Peredaran Rokok Ilegal di Pekanbaru, Ketua DPC GRIB Berikan Sorotan Tajam Kinerja Kepala Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:28 WIB

Aset Disita Paksa, PT Citra Aryaguna dan Elisabeth Louise Coreta Tak Berkutik Pasca-Putusan Inkrah MA

Senin, 25 Mei 2026 - 21:11 WIB

Bakti Sosial IPeKB Provinsi Banten Tahun 2026 Salurkan Bantuan GENTING bagi Keluarga Berisiko Stunting di Kecamatan Balaraja

Senin, 25 Mei 2026 - 21:08 WIB

Satu Tahun Zakiyah–Najib, 3.118 Siswa dan 253 Guru Terima Beasiswa

Senin, 25 Mei 2026 - 15:49 WIB

Kabag SDM Polres Tulungagung Monitoring Tanaman Jagung di Desa Bendungan*

Senin, 25 Mei 2026 - 09:29 WIB

TANGKAP MAFIA BAJINGAN ANGGARAN : Sengkarut Anggaran Kendaraan Dinas Musi Rawas Utara: Pemborosan Rp1,8 Miliar Akibat Kelalaian Berjamaah,

Senin, 25 Mei 2026 - 07:10 WIB

KH Imam Jazuli Siapkan Revolusi Tranformatif 5.000 Pesantren, Pengasuh dari 34 Provinsi Digembleng Sepanjang 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:05 WIB

Kasus BBM Subsidi di Tapsel Diduga Ditutup-Tutupi, SPBU Pemasok Belum Tersentuh Hukum

Berita Terbaru