Nasionaldetik.com, – 10 Januari 2026 Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad Singosari menjadi saksi momentum penting transisi kepemimpinan militer yang penuh kehangatan. Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad yang digelar baru-baru ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan wujud nyata kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat.
Acara ini menandai estafet kepemimpinan dari Mayjen TNI Susilo kepada Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si. Kehadiran tokoh pemuda berpengaruh, Habib Alwi Muhammad Amin Al Haddar dari Bondowoso, bersama unsur Forkopimda Jawa Timur, memberikan warna tersendiri yang menunjukkan dukungan penuh lintas sektor terhadap TNI.
Pergantian pucuk pimpinan di divisi infanteri terbesar di Indonesia ini berlangsung khidmat. Mayjen TNI Susilo kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Perwira Ahli Kasat Tingkat III Bidang Manajemen di Mabes TNI, sementara Mayjen TNI Primadi resmi memulai masa baktinya untuk memimpin Divif 2 Kostrad.
Kegiatan strategis ini dipusatkan di Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad, Malang, Jawa Timur, yang menjadi jantung kekuatan tempur dan pengabdian TNI di wilayah tersebut.
Prosesi Sertijab dilaksanakan dengan penuh dedikasi, menandai babak baru dalam perjalanan sejarah Divif 2 Kostrad untuk terus mengabdi pada bangsa dan negara.
Rotasi ini merupakan bagian dari penguatan organisasi TNI agar semakin profesional dan adaptif. Kehadiran tokoh masyarakat seperti Habib Alwi menegaskan bahwa peran Pangdivif 2 Kostrad tidak hanya terbatas pada pertahanan, tetapi juga sebagai figur pemersatu yang mampu membangun kedekatan emosional dengan rakyat.
Acara berlangsung dengan penuh rasa hormat dan optimisme. Dalam testimoninya, Habib Alwi menyampaikan bahwa keteladanan Mayjen TNI Susilo dalam membaur dengan masyarakat menjadi warisan berharga. Harapan besar pun disematkan kepada Mayjen TNI Primadi untuk membawa Divif 2 Kostrad semakin jaya, solid, dan tetap menjadi “Tentara Rakyat” yang dicintai.
“Semoga di bawah kepemimpinan yang baru, Divisi Infanteri 2 Kostrad semakin profesional dan terus memperkuat kedekatan dengan rakyat, sejalan dengan jati diri TNI sebagai tentara pejuang.” – Habib Alwi Muhammad Amin Al Haddar.
Tim Redaksi Sunarto







































