ADA APA POLSEK SUMBER MANJING WETAN DAN POLRES MALANG: 4 Bulan Misteri Kematian di Sendang Biru: Polri Dipertanyakan, Keadilan Dinilai “Jalan di Tempat”

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:15 WIB

50254 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 09-01-2026 Empat bulan telah berlalu sejak penemuan mayat tragis di belakang Rumah Susun (Rusun) Desa Sendang Biru, Kabupaten Malang (26/10/2025).

Namun, hingga hari ini, tabir gelap yang menyelimuti kematian pria berinisial L (30) tak kunjung tersingkap. Lambannya respons aparat penegak hukum memicu kritik pedas dari berbagai pihak, termasuk insan pers nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ir. Edi Supriadi, Pimpinan Redaksi Nasionaldetik.com sekaligus Kabid Perencanaan SDM DPP IWO Indonesia, angkat bicara dengan nada keras. Ia mempertanyakan profesionalisme dan komitmen Polsek serta Polres Malang dalam mengusut kasus yang penuh kejanggalan ini.

“Sudah 4 bulan berlalu tanpa kepastian. Ada apa dengan penyidik kita? Pelaku masih berkeliaran bebas sementara bukti di lapangan sangat terang benderang menunjukkan adanya indikasi kekerasan. Jangan sampai hukum tajam ke bawah tapi tumpul pada kasus yang membutuhkan ketegasan investigasi,” tegas Edi Supriadi.

Bukan sekadar penemuan mayat, kasus ini adalah dugaan pembunuhan berencana yang dikemas seolah-olah bunuh diri. Korban ditemukan tergantung, namun dengan tangan terikat di depan. Secara logika forensik, sangat mustahil seseorang mampu mengikat tangannya sendiri dengan rapi sebelum melakukan tindakan gantung diri menggunakan tali senar.

Korban adalah L (30), warga sipil yang kehilangan hak hidupnya secara paksa. Pertanyaan besarnya: Siapa pelakunya? Dan mengapa setelah 120 hari, pihak kepolisian belum juga menetapkan satu pun tersangka meski olah TKP dan autopsi seharusnya sudah memberikan petunjuk signifikan?

Lokasi kejadian berada di area publik (belakang rusun) di Desa Sendang Biru. Keberadaan rusun yang biasanya padat penghuni seharusnya memudahkan polisi dalam mencari saksi kunci atau bukti lingkungan, namun fakta di lapangan menunjukkan minimnya progres.

Peristiwa terjadi pada Minggu, 26 Oktober 2025. Terhitung sejak tanggal tersebut hingga 9 Januari 2026, kasus ini seolah “mati suri” di meja penyidik.

Masyarakat mencium adanya ketidakterbukaan. Jika polisi menyebut ini murni bunuh diri, mereka harus menjelaskan bagaimana tangan korban bisa terikat. Jika ini pembunuhan, mengapa penangkapan pelaku berlarut-larut? Ketidakpastian ini menciptakan keresahan sosial dan mosi tidak percaya warga Sendang Biru terhadap keamanan wilayah mereka.

Hingga saat ini, proses hukum dinilai hanya formalitas tanpa hasil nyata. Publik menuntut transparansi hasil autopsi dan perkembangan penyelidikan secara berkala (SP2HP).

Keluarga korban dan DPP IWO Indonesia mendesak Kapolres Malang untuk segera:

Mengevaluasi kinerja penyidik yang menangani kasus kematian L di Sendang Biru.

Mempublikasikan hasil autopsi secara transparan untuk mengakhiri spekulasi.

Menangkap aktor di balik kematian korban tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Hukum tidak boleh kalah oleh waktu, dan keadilan tidak boleh mati bersama korban.

Redaksi Nasionaldetik.com

Berita Terkait

Malang “Kota Pelajar” atau “Kota Terbiar”? Tim Investigasi GPN Kecam Buruknya Tata Ruang dan Pembiaran Fasilitas Publik
Taruna Akmil & Prajurit Divisi 2 Lari Pagi Gembira
Respon Cepat Laporan Masyarakat, Polsek Kedungkandang Bubarkan Aksi Balap Liar di Kawasan Buring
Saksi Kasus Bendungan Lahor “Serang Balik” Penyidik: Sebut Laporan Mengada-ada dan Tuntut Jembatan Gratis
JEJARING KEKUASAAN DI KABUPATEN MALANG : “Bupati Sanusi Lantik Anak Kandung Kepala DLH, Publik Soroti Praktik KKN”
PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG POLINDES-POSYANDU MANDUL, PEMDES SUMBERMANJING WETAN KILAH TUNGGU HASIL INSPEKTORAT
KELALAIAN KEAMANAN? RUMAH WARGA DI RINGIN KEMBAR DI BOBOL SAAT PENGHUNI SALAT SUBUH
HALAL BI HALAL: MEMBANGUN KEKUATAN DALAM KEBERSAMAAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR.

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 06:11 WIB

Malang “Kota Pelajar” atau “Kota Terbiar”? Tim Investigasi GPN Kecam Buruknya Tata Ruang dan Pembiaran Fasilitas Publik

Selasa, 21 April 2026 - 18:38 WIB

Taruna Akmil & Prajurit Divisi 2 Lari Pagi Gembira

Selasa, 21 April 2026 - 13:14 WIB

Ketum DPP Gerakan KAWAN Mengecam Keras Tindakan Oknum LSM dan Wartawan Polda Jatim Harus Lakukan Tindakan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 22:01 WIB

Kolaborasi TNI-Polri Intensifkan Penindakan Judi Sabung Ayam di Jombang

Minggu, 19 April 2026 - 17:04 WIB

Padepokan Gunung Pegat Jawa Timur mengadakan Sarasehan dan Ultah bersama Para Sepuh kebatinan Leluhur Orang Jawa

Minggu, 19 April 2026 - 05:32 WIB

Hadirkan Panggung Musik Nasional, Plt Bupati Tulungagung Perkuat Ekonomi Kreatif dan Martabat Seniman Lokal

Minggu, 19 April 2026 - 02:12 WIB

Respon Cepat Laporan Masyarakat, Polsek Kedungkandang Bubarkan Aksi Balap Liar di Kawasan Buring

Jumat, 17 April 2026 - 20:52 WIB

KPK Dalami Dugaan Jaringan di Balik OTT Bupati Tulungagung

Berita Terbaru