TULUNGAGUNG ,Nasionaldetik.com — Pembangunan sarana sanitasi di kawasan Batalyon Infanteri (Yonif) TP 886 Panjalu Jayati, Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, memasuki tahap akhir. Hingga Kamis (17/9/2026), realisasi fisik proyek tersebut telah mencapai 94,16 persen.
Pembangunan infrastruktur sanitasi ini dilaksanakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Tulungagung melalui sub kegiatan Penyediaan Unit Pengolahan Setempat.
Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp380.952.000.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan mencakup sebanyak 40 unit tangki septik dengan kapasitas masing-masing 1.400 liter. Infrastruktur tersebut juga dilengkapi sistem resapan serta jaringan perpipaan air limbah terpadu sebagai bagian dari sistem pengelolaan sanitasi di kawasan tersebut.
Plt. Kepala Disperkim Kabupaten Tulungagung, Agus Sulistiono, S.T., M.T., mengatakan penyediaan fasilitas sanitasi menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan limbah domestik yang lebih aman dan memenuhi standar.
Menurutnya, keberadaan sarana tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi pencemaran lingkungan, terutama terhadap air tanah maupun air permukaan di sekitar kawasan.
“Pembangunan sarana ini diharapkan mampu mendukung pengelolaan limbah domestik secara aman, sekaligus menjaga kualitas lingkungan dan mendukung kesehatan personel maupun masyarakat sekitar,” ujar Agus.
Dengan capaian fisik yang telah mendekati 100 persen, Disperkim kini memusatkan pengawasan pada penyelesaian pekerjaan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap bagian konstruksi sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Disperkim menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik sehingga fasilitas sanitasi tersebut nantinya dapat segera dimanfaatkan dan memberikan manfaat secara optimal serta berkelanjutan bagi kawasan Yonif TP 886 Panjalu Jayati.
Reporter : Robi
Editor ; Admin






























