GUS FAIZ : STOP! JANGAN PERNAH MENGKLAIM UANG RAKYAT ADALAH UANG PRIBADI BUPATI !

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 11:22 WIB

5060 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 14 September 2026 Ketika seorang Bupati mengatakan “saya memberikan uang untuk pembangunan jalan”, “saya memberikan anggaran untuk PJU”, atau “saya membangun fasilitas ini dan itu”, publik berhak bertanya, uang siapa yang sebenarnya digunakan ?
Apakah uang itu milik Bupati? BUKAN !

Itu adalah uang Rakyat, yang dikelola pemerintah melalui mekanisme APBD dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Lalu mengapa pembangunan yang dibiayai uang rakyat seolah-olah diposisikan sebagai pemberian pribadi seorang Bupati kepada rakyat?, Jangan balik logika !

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rakyat membayar pajak.
Rakyat menggaji Bupati.
Rakyat memberikan mandat melalui demokrasi.
Kemudian pemerintah mengelola anggaran tersebut untuk kepentingan rakyat. Jadi ketika jalan diperbaiki, itu bukan kemurahan hati Bupati, ketika PJU dipasang, itu bukan hadiah Bupati, ketika fasilitas publik dibangun, itu bukan sedekah pribadi Bupati, itu merupakan kewajiban bupati.

Bupati bukan pemilik APBD, bupati adalah pejabat publik yang diberi amanah untuk mengelola uang publik, jangan sampai bahasa kekuasaan perlahan-lahan membentuk persepsi:
“Rakyat mendapatkan sesuatu karena Bupati memberi.”

Padahal faktanya, secara konstitusi rakyat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan publik dan pembangunan yang dibiayai melalui APBD (uang rakyat), ini bukan persoalan sepele, ini soal etika kekuasaan, ini soal masa depan nasib Demokrasi di kabupaten Jombang dan ini soal cara bupati memandang Rakyat.

Kalau uang rakyat terus dipresentasikan sebagai pemberian pribadi Bupati, lama-lama rakyat bisa dibuat lupa bahwa Pejabatlah yang bekerja untuk Rakyat, bukan Rakyat yang berhutang Budi kepada Bupati. Jangan ubah kewajiban menjadi kemurahan hati, jangan ubah uang rakyat menjadi klaim pribadi, jangan ubah jabatan menjadi panggung pencitraan, dan jangan membuat rakyat merasa harus berterima kasih secara pribadi atas sesuatu yang memang merupakan kewajiban bupati kepada rakyat.
Stop klaim pribadi, APBD bukan uang Bupati, pejabat, APBD adalah Anggaran publik yang harus dikelola untuk kepentingan Rakyat

Dalam Demokrasi kekuasaan adalah amanah, anggaran adalah uang rakyat, pelayanan adalah kewajiban dan Rakyat adalah pemegang penuh Kedaulatan

“Jangan klaim uang rakyat sebagai prestasi pribadi. Jombang butuh Bupati yang melayani, bukan kekuasaan yang mengklaim”

Tim Redaksi

Berita Terkait

Anggaran Revitalisasi SD Negeri 2 Waung Capai Rp 1,8 Miliar Dituding Tak Masuk Akal, Ir. Edi Supriadi Desak BPK Turun Tangan
Sekretaris RAJAWALI Purwakarta: Jangan Biarkan Revitalisasi Sekolah Hanya Menjadi Kegiatan Di Atas Kertas Saja!
Memasuki hari ketujuh operasi SAR, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian terhadap delapan orang penumpang speed boat yang mengalami hilang kontak di Perairan Selat Sunda,
NU Abad Kedua: Ketika Cinta kepada NU Diterjemahkan Menjadi Keberanian untuk Berbenah
Bersama Warga di Kedai, Babinsa Salak Perkuat Komsos dan Cegah Karhutla
TNI Hadir Bersama Rakyat, Babinsa 06/Kerajaan Monitoring Kegiatan Ibadah di GKPPD Kerajaan
Babinsa Koramil 04/Tigalingga Ikuti Ibadah Minggu, Sekaligus Monitoring Wilayah Binaan
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pantau Ibadah Minggu di HKBP Parongil

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:27 WIB

Anggaran Revitalisasi SD Negeri 2 Waung Capai Rp 1,8 Miliar Dituding Tak Masuk Akal, Ir. Edi Supriadi Desak BPK Turun Tangan

Senin, 14 September 2026 - 11:45 WIB

Sekretaris RAJAWALI Purwakarta: Jangan Biarkan Revitalisasi Sekolah Hanya Menjadi Kegiatan Di Atas Kertas Saja!

Senin, 14 September 2026 - 11:22 WIB

GUS FAIZ : STOP! JANGAN PERNAH MENGKLAIM UANG RAKYAT ADALAH UANG PRIBADI BUPATI !

Senin, 14 September 2026 - 11:03 WIB

Memasuki hari ketujuh operasi SAR, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian terhadap delapan orang penumpang speed boat yang mengalami hilang kontak di Perairan Selat Sunda,

Senin, 14 September 2026 - 00:02 WIB

NU Abad Kedua: Ketika Cinta kepada NU Diterjemahkan Menjadi Keberanian untuk Berbenah

Minggu, 13 September 2026 - 22:47 WIB

TNI Hadir Bersama Rakyat, Babinsa 06/Kerajaan Monitoring Kegiatan Ibadah di GKPPD Kerajaan

Minggu, 13 September 2026 - 22:35 WIB

Babinsa Koramil 04/Tigalingga Ikuti Ibadah Minggu, Sekaligus Monitoring Wilayah Binaan

Minggu, 13 September 2026 - 22:23 WIB

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pantau Ibadah Minggu di HKBP Parongil

Berita Terbaru