Warga Desa Kedungjati Protes Limbah Perusahaan Cemari Sungai dan Timbulkan Bau Menyengat

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:37 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 24 Oktober 2026 Warga Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyampaikan kekecewaan mendalam atas dugaan pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah cair yang diduga berasal dari kawasan perusahaan di sekitar wilayah tersebut. Kondisi ini menyebabkan air sungai berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau tidak sedap yang sangat mengganggu.

Dugaan pembuangan limbah cair industri ke aliran sungai yang menyebabkan air berubah warna menjadi hitam pekat, mengalir lambat, serta menimbulkan bau busuk yang sangat menyengat. Warga juga melaporkan bahwa ekosistem sungai rusak dan ikan-ikan di dalam air mati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga masyarakat di sekitar aliran sungai Desa Kedungjati, pihak pemerintah desa (kepala desa dan perangkat desa), serta pihak pengelola perusahaan di kawasan tersebut.

Aliran sungai di Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (berdekatan dengan area Jalan Raya Ploso–Babat dan lingkungan pabrik seperti PT Mayora dan perusahaan sekitar).

Berdasarkan pantauan dan laporan di lapangan, pencemaran ini dikeluhkan oleh warga telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama (mencapai sekitar dua tahun terakhir) dengan pembuangan limbah yang kerap terpantau pada jam-jam tertentu seperti menjelang sore hingga pagi hari.

Diduga akibat adanya aktivitas pembuangan limbah produksi perusahaan langsung ke badan air tanpa pengolahan atau penanganan yang ramah lingkungan, serta lemahnya pengawasan dan tindak lanjut dari pihak berwenang terhadap keluhan warga yang sebelumnya jarang terekspos secara resmi.

Kepala Desa Kedungjati bersama warga dan tokoh masyarakat berencana untuk segera melakukan koordinasi lanjutan dengan pihak kecamatan, perangkat desa tetangga, serta pihak kepolisian/RT-RW setempat. Warga mendesak pemerintah desa dan instansi terkait untuk mengambil langkah tegas guna menindaklanjuti dugaan pelanggaran lingkungan ini demi kesehatan dan keselamatan warga, khususnya anak-anak.

Isu ini menuntut perhatian serius dari pihak berwenang dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang untuk segera turun tangan melakukan sidak serta uji laboratorium terhadap limbah perusahaan terkait.

Tim Redaksi

Berita Terkait

*Keringat Satgas TMMD Terbayar Lunas, Rumah Layak Huni Jadi Hadiah Berharga Bagi Tukirin di Usia Senja*
TUMBAL KEBAL HUKUM? Menang Prapradilan 62/PN.Mdn, Korban Curas Ditahan 44 Hari, Motor Masih di Rumah Pelaku – Irjen Sonny Irawan Ditagih Bukti Kompak Berantas Curanmor
*Kunjungan Kerja ke Koramil 04/Sicincin, Dandim 0308/Padang Pariaman Berikan Pengarahan kepada Prajurit dan Persit*
Babinsa Koramil 01/Pariaman Jalin Silahturahmi Yang Baik Dengan Warga Binaan
Babinsa Komsos Di Warung Kopi Eratkan Silaturahmi Bersama Warga
Babinsa Koramil 08/Sungai Geringging Bantu Masyarakat dalam Pendaftaran Perlinsos dan IKD di Nagari Malai III Koto
Danrem 031/WB Turun Langsung Ikuti Tes Urine, Tegaskan Prajurit Harus Bersih dari Narkoba
Sungai Kabuh Bau Menyengat Aktivitas Pabrik Diduga Jadi Biang Kerok Pencemaran Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Di  Tengah Kabut Asap Warga Batanghari  Tetap Berolahraga.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:04 WIB

BEM PTNU DIY dan Ormawa IIQ An-Nur Salurkan Air Bersih di Gunungkidul, Buka Rangkaian Hari Santri dan Sumpah Pemuda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:30 WIB

ASDP Siapkan KMP Portlink III, Perkuat Kesiapan Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Karhutla di Indonesia : Ketika Pernyataan Pemerintah Belum Sejalan dengan Kebutuhan Masyarakat    

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Polres Lampung Selatan Gencarkan Green Policing, Tanam Pohon di Grand Elty Krakatoa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Karhutla di Indonesia : Ketika Pernyataan Pemerintah Belum Sejalan dengan Kebutuhan Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Bapenda Tulungagung Buka Ruang Konsultasi Bersama PPAT, Dorong Validasi BPHTB Lebih Cepat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Desa Sungai Langka Dicanangkan sebagai Desa Tapis, Perkuat Pemberdayaan Keluarga dan Perempuan

Berita Terbaru