NasionalDetik.com — Tegal, 30 Oktober 2026.
Pendidikan pada hakikatnya tidak hanya berorientasi pada pengembangan kapasitas intelektual, tetapi juga pada internalisasi nilai-nilai spiritualSDN Talok 02 Aktualisasikan Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan Jumat Kliwon, pembentukan karakter, dan penguatan dimensi sosial peserta didik. Berangkat dari paradigma tersebut, SDN Talok 02 menyelenggarakan pembiasaan Jumat Kliwon melalui kegiatan pembacaan Surah Yasin yang dipimpin oleh Ustaz Anggun Faiz Alfiansyah, dilanjutkan dengan santap bekal bersama di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini merepresentasikan ikhtiar institusional dalam membangun ekosistem pendidikan yang menempatkan nilai religiusitas dan pembentukan akhlak sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Pembacaan Surah Yasin menjadi medium pembiasaan spiritual yang diharapkan mampu menumbuhkan kedekatan peserta didik dengan Al-Qur’an sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Di bawah bimbingan ustadz Anggun Faiz Alfiansyah, para siswa mengikuti rangkaian pembacaan Surah Yasin dengan khidmat. Praktik keagamaan yang dilaksanakan secara kolektif ini juga menjadi ruang pembelajaran kontekstual untuk menumbuhkan kedisiplinan, ketertiban, serta penghargaan terhadap nilai-nilai spiritual sejak jenjang pendidikan dasar.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan santap bekal bersama. Dalam perspektif pendidikan karakter, aktivitas sederhana tersebut memiliki relevansi pedagogis karena membuka ruang pembiasaan sikap bersyukur, kemandirian, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, proses pendidikan tidak berhenti pada penyampaian pengetahuan secara kognitif, tetapi juga diarahkan pada pembentukan sikap dan perilaku melalui pengalaman nyata.
Pembiasaan Jumat Kliwon menjadi salah satu bentuk pendidikan berbasis habituasi, yakni proses penanaman nilai melalui aktivitas positif yang dilaksanakan secara berulang dan konsisten. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat keterkaitan antara pengetahuan moral, kesadaran spiritual, dan aktualisasi perilaku dalam kehidupan peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, SDN Talok 02 menegaskan pentingnya pendidikan yang holistik, yakni pendidikan yang mengintegrasikan kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, dan kepekaan sosial. Orientasi ini sejalan dengan upaya membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berintegritas, berkarakter, dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada akhirnya, pembiasaan Jumat Kliwon bukan sekadar agenda rutin sekolah, melainkan bagian dari ikhtiar pedagogis untuk menumbuhkan fondasi karakter sejak dini. Sebab, keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur melalui capaian akademik, tetapi juga melalui kualitas kepribadian dan keluhuran akhlak yang tercermin dalam perilaku peserta didik.































