Kemarau Panjang, BPBD Tulungagung Salurkan Air Bersih ke 409 KK di Kalibatur

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG ,Nasionaldetik.com – Dampak musim kemarau panjang masih dirasakan sejumlah wilayah di Kabupaten Tulungagung. Memasuki akhir Oktober 2026, kebutuhan air bersih masyarakat di daerah rawan kekeringan terus meningkat.

Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung kembali melakukan distribusi bantuan air bersih. Pada Senin (26/10/2026), bantuan disalurkan ke Dusun Darungan RT 02/RW 01, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tulungagung, Achmad Mugiyono, S.STP., M.M., mengatakan distribusi bantuan dilakukan setelah pihaknya menerima permohonan dari Pemerintah Desa Kalibatur terkait kesulitan air bersih yang dialami warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kekeringan di wilayah tersebut merupakan dampak musim kemarau panjang yang terjadi sepanjang 2026. Sedikitnya 409 kepala keluarga (KK) atau 1.088 jiwa terdampak kondisi tersebut.

“Pengiriman bantuan ini berdasarkan permohonan dari Pemerintah Desa Kalibatur beberapa hari sebelumnya. Mereka melaporkan adanya kekeringan dan kesulitan air bersih di wilayah Dusun Darungan,” ujar Achmad Mugiyono yang akrab disapa Mamad.

Tak hanya mengirimkan air bersih, BPBD Tulungagung juga memberikan dua unit tandon air. Tandon tersebut disiapkan sebagai sarana penampungan sementara sehingga air yang dikirim dapat dimanfaatkan masyarakat secara lebih efektif.

Kekeringan Meluas ke 18 Desa

Mamad mengungkapkan, memasuki periode akhir musim kemarau, dampak kekeringan di Kabupaten Tulungagung justru semakin meluas.

Saat ini, tercatat 18 desa yang tersebar di delapan kecamatan mengalami dampak kekeringan. Dusun Darungan, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan penanganan melalui distribusi air bersih.

BPBD Tulungagung, lanjut Mamad, akan terus melakukan dropping air bersih secara bergiliran ke wilayah terdampak. Penyaluran dilakukan berdasarkan jadwal yang telah disusun dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah desa setempat.

“BPBD akan terus melaksanakan pengiriman bantuan air bersih ke beberapa desa terdampak secara bergiliran. Kami menggunakan dua armada truk tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Distribusi tersebut akan dilakukan hingga kondisi mulai memasuki musim penghujan. Berdasarkan perkiraan, hujan mulai turun secara bertahap pada November dan diharapkan berlangsung lebih rutin serta merata memasuki awal Desember.

Warga Diminta Hemat Air

Di tengah masih berlangsungnya musim kemarau, BPBD mengimbau masyarakat yang berada di wilayah rawan kekeringan untuk tetap melakukan penghematan penggunaan air bersih.

Masyarakat diminta menggunakan air sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pemborosan, sembari menunggu datangnya musim penghujan.

Di sisi lain, memasuki masa pancaroba atau peralihan musim, BPBD juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Beberapa ancaman yang perlu diwaspadai antara lain banjir, angin kencang atau puting beliung, serta tanah longsor, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan yang selama ini dikenal rawan bencana.

“Memasuki musim pancaroba, masyarakat juga kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Terutama yang tinggal di daerah rawan banjir, angin kencang maupun tanah longsor,” pungkas Mamad.

Reporter : Robi

Editor : Admin

Berita Terkait

Universitas Dharma Wacana Metro Menerima Bantuan Beasiswa KIP dari Anggota DPR RI dari Partai PKS
Diduga Pemkab Tanggamus Tahan Tunjangan Sertifikasi PPPK, Anggota DPRD Tanggamus Angkat Bicara
Progres Pembangunan Air Tumpah Kabupaten Batanghari Mencapai 90 Persen
Warga Batanghari Menjerit Air PDAM Mati Berbulan-bulan,Bantuan Air Bersih Tak Merata 
Koramil 421-03/Pnh Patroli Hutan, Cegah Kebakaran di Wilayah Rawan Karhutla
Perdamaian Melalui Jalur Mediasi Antara Pihak Kepolisian dan Firda Mayasari
Workshop Evaluasi Keuangan Desa, Plt Bupati Tulungagung Tekankan Pembangunan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Tiga Pekan, Polres Tulungagung Ungkap 71 Kasus Narkoba, 91 Tersangka Diciduk

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Polsek Munte Imbau Warga Cegah Karhutla dan Laksanakan Pendataan Perlinsos di Desa Barung Kersap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Polsek Tiganderket Gelar Patroli Dialogis di Pasar Tradisional, Sampaikan Imbauan Kamtibmas dan Antisipasi Karhutla

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Dukung Pengentasan Pengangguran, Sat Binmas Polres Karo Kunjungi LPK Megumi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Polres Karo Distribusikan 9,8 Ton Jagung ke Gudang Bulog Tigapanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba Kabupaten Karo 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:32 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Karo Gelar Operasi Patuh Toba 2026 Selama 14 Hari

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Hari Pertama Operasi Patuh Toba 2026, Kapolres Karo Bersama Forkopimda Turun ke Jalan Edukasi Pengendara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:15 WIB

Kapolres Karo Jadi Inspektur Upacara di SMA Negeri 2 Kabanjahe, Motivasi Siswa Raih Cita-Cita

Berita Terbaru