Putra Mahkota Kesultanan Gowa Luncurkan Buku Alih Aksara Lontara’ Bilang Gowa Tallo’

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:29 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GOWA, Nasionaldetik.com

— Upaya pelestarian sejarah dan kebudayaan Sulawesi Selatan kembali mencatatkan langkah konkret melalui peluncuran buku Lontara’ Bilang Gowa Tallo’ yang digelar di Warkop Mannangkasi, Mawang, Kabupaten Gowa, Rabu (12/8/26) malam.

Buku Lontara’ Bilang Gowa Tallo’ merupakan hasil alih aksara dari naskah kuno bernomor registrasi VT 25. Karya ini hadir untuk menyajikan kembali kandungan naskah klasik Lontara ke dalam format yang lebih mudah dibaca, dipahami, dan dipelajari oleh masyarakat luas tanpa mengurangi nilai sejarah di dalamnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan peluncuran tersebut, Putra Mahkota Kesultanan Gowa, A. Muhammad Imam (Patimatarang), hadir didampingi Punggawa Kunjung Mae untuk memaparkan sejarah, nilai-nilai budaya, hingga urgensi penyelamatan naskah kuno.

“Naskah Lontara bukan sekadar peninggalan tertulis, melainkan sumber pengetahuan yang merekam perjalanan sejarah, nilai-nilai, serta identitas masyarakat Gowa dan Sulawesi Selatan,” ujar A. Muhammad Imam dalam pemaparannya.

Proses alih aksara naskah VT 25 ini disusun oleh tim pengalih aksara yang terdiri dari A. Muhammad Imam (Patimatarang/Putra Mahkota), Ashari Gunawan, Andi Muh. Nur Fajrin, dan Renaldi. Program alih aksara hingga penerbitan buku ini mendapat dukungan serta pendanaan penuh dari Balai Pelestarian Kebudayaan sebagai bagian dari komitmen pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan warisan budaya bangsa.

Peluncuran buku ini diharapkan mampu memperkuat literasi sejarah lokal dan membuka akses pengetahuan yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengenal warisan intelektual leluhur.

Melalui semangat “Inai A’Gau, Inai Ni Bilang”, kehadiran buku ini menjadi pemantik untuk terus menelusuri sejarah, memahami identitas, dan menjaga warisan tradisi tetap hidup bagi masa depan.

((Robby.R))

Berita Terkait

Momen 100 Tahun Gontor, Dari Puncak Gunung Karang, Alumni Gontor 2003 Teguhkan Komitmen Mengabdi untuk Indonesia
Camat Sidomulyo Kunjungi Ponpes dan SMP IT Muhammad Al-Fatih, Tegaskan Dukungan bagi Pendidikan Berbasis Agama
Kades Bakauheni Soroti Tanggung Jawab Driver Tangki Usai Tumpahan Solar di Jalintim
Plt Bupati Ahmad Baharudin Pimpin Tradisi Jamasan Kyai Upas, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya dan Warisan Leluhur Tulungagung

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Kawal Ketahanan Pangan, Kejari Karo Hadiri FGD Tata Kelola dan Pengawasan Pupuk Bersubsidi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:12 WIB

Kejari Karo Gelar Entry Meeting Pendampingan Hukum Bersama Empat Dinas Kabupaten Karo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:58 WIB

Responsif Tindak Lanjuti Laporan 110, Polres Karo Cek Dugaan Sarang Narkoba di Tiganderket

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:35 WIB

Kapolres Karo Pimpin Sertijab Kasat Lantas, AKP Andita Sitepu Promosi Jadi Kapolsek Tigalingga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:26 WIB

Polsek Barusjahe Bersama Warga dan Alat Berat Tangani Longsor di Jalan Penghubung Desa Barusjahe–Serdang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:10 WIB

*Polres Karo Terbitkan SP2HP Dugaan Pencemaran Nama Baik Lusia Sukatendel*

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:32 WIB

Terima Kunjungan Hinca Panjaitan, Kejari Karo Bahas Isu Strategis dan Penguatan Pelayanan Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Tingkatkan Akuntabilitas dan Kinerja Organisasi, Kejari Karo Hadiri Evaluasi SAKIP Virtual 2026

Berita Terbaru