Konflik PITI Menguat : Laporan ke MA dan Kejagung Diserahkan, Replika Masuk ke PTUN Jakarta

NUR KENNAN BR TARIGAN

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 23:04 WIB

50204 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Nasionaldetik.com

Kontestasi kepengurusan Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) kini bergerak ke arah yang lebih serius. Polemik yang awalnya dipandang sebagai persoalan internal organisasi ternyata membesar hingga menuntut perhatian institusi negara seperti Mahkamah Agung (MA) dan Kejaksaan Agung RI.

Dalam 48 jam terakhir, kubu Dr. Ipong Hembing Putra melakukan langkah hukum bertingkat: melaporkan dugaan penyimpangan administrasi ke MA dan Jamintel Kejagung sekaligus menyampaikan Replika Resmi dalam proses sengketa di PTUN Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan ke MA dan Kejagung Tuntutan Transparansi, Tim LBH-PITI mengajukan empat poin permintaan utama kepada MA dan Kejagung antara lain :

1. Pemeriksaan menyeluruh terkait sengketa merek & kepengurusan PITI.

2. Penelusuran potensi konflik kepentingan yang diduga menyertai gugatan.

3. Dugaan intervensi dalam proses PTUN.

4. Penegakan hukum bila ditemukan penyalahgunaan kewenangan.

Kepada media ini Ketum DPP PITI Persaudaraan Islam Tionghoa Dr. Ipong Hembing Putra menegaskan “Saya siap membuka semua rekam komunikasi bila diperlukan,” ujarnya

Menurut LBH-PITI, penyimpangan administrasi pada dokumen negara seperti sertifikasi organisasi dapat berdampak pada integritas institusi, perlindungan kekayaan intelektual, hingga kredibilitas sistem peradilan.

Di sisi lain, PTUN Jakarta menerima Replika Resmi Tergugat dengan beberapa argumen pokok di antaranya :

– Tidak ada dualisme kepengurusan sebagaimana didalilkan Penggugat.

– Dokumen legal PITI di Pimpinan Dr. Ipong Hembing Putra, sah terdaftar di Kemenkumham.

– Penggugat keliru menempatkan sengketa internal organisasi ke ranah PTUN.

– Tindakan Tergugat telah sesuai kewenangan administrasi negara.

LBH-PITI juga meminta Majelis Hakim menolak gugatan Penggugat dan menguatkan legalitas Tergugat.

Pengamat hukum administrasi negara menyebut perkara ini dapat menjadi contoh penting bagi organisasi keagamaan dan sosial lainnya terkait. Keabsahan kepengurusan ormas, Perlindungan merek organisasi, dan Batas yurisdiksi PTUN dalam sengketa internal serta Pengawasan administrasi negara.

Dengan laporan kini berada di meja MA dan Kejagung, Penggugat menghadapi potensi pemeriksaan balik terkait dugaan penyalahgunaan proses dan manipulasi administrasi.

Meski dokumen laporan telah diterima secara administratif, hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari MA maupun Kejagung.

Sementara itu, proses persidangan di PTUN berlanjut dan diperkirakan akan menjadi titik krusial dalam menentukan arah sengketa PITI.

(Tim)

Berita Terkait

Skandal “Tanah Jarahan”: Kini Dilaporkan ke Presiden dan Kejaksaan Agung, Masyarakat Tuntut Penutupan Permanen PT AGM
Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang
Kementerian ATR/BPN Tegaskan Dukungan terhadap Proses Hukum Kasus di Kantah Kota Serang
Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN
RUANG BADAN PERTANAHAN NASIONAL card image Serahkan Sertipikat Hak Pakai untuk Lemhannas RI, Menteri Nusron: Perkuat Kepastian Hukum Aset Negara
Peralihan Arsip Pertanahan Elektronik sebagai Sebuah Keniscayaan, Sekjen ATR/BPN: Harus Dikelola dengan Baik
SUARA RAKYAT DI DEPAN GEDUNG RAKYAT: Aktivis TikTok dan Gentar Desak Presiden Prabowo Segera Bertindak!
Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:20 WIB

Bupati Karo Terima Audiensi Calon Paskibraka Kabupaten Karo, Dukung Perwakilan Menuju Tingkat Provinsi dan Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:26 WIB

Bupati Karo Membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026, Dorong Kepastian Hukum dan Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:04 WIB

Bupati Karo Membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026, Dorong Kepastian Hukum dan Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:35 WIB

Polres Karo Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawas Anak Pada Malam Hari

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:21 WIB

Hari Ke Empat Pencarian, Polsek Munte Sisir Aliran Sungai Lau Biang Cari Korban Laka Tunggal

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:04 WIB

Polres Karo Intensifkan Patroli Malam Skala Besar Jaga Kamtibmas, Pasca Blackout

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Sat Reskrim Polres Karo Perkuat Sinergi Bersama PPNS Dan JPU Dalam Implementasi KUHAP 2025

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:24 WIB

Swadaya Warga Kubu Simbelang Karo Buka Jalan Alternatif, Polres Beri Pengawalan Penuh

Berita Terbaru

JOMBANG

Keteladanan Yang Terkandung Dalam Makna Idul Adha

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:20 WIB