Subulussalam, Nasional Detik | Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Yudi Triadi, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kejaksaan Negeri Subulussalam pada Jumat, 6 Februari. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kerja yang dilaksanakan di sejumlah wilayah hukum di lingkungan Kejaksaan Tinggi Aceh. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh hadir bersama sejumlah pejabat struktural dari jajaran kejati serta didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Aceh.
Dalam pertemuannya bersama jajaran Kejaksaan Negeri Subulussalam, ia memberikan pengarahan kepada para jaksa, aparatur tata usaha, serta seluruh pegawai yang hadir. Di hadapan para aparat penegak hukum tersebut, ia menekankan pentingnya sikap ikhlas dalam bekerja, menyelesaikan tugas secara tuntas, dan terus mengedepankan semangat kerja keras. Ia juga menegaskan bahwa setiap insan Adhyaksa wajib menjunjung tinggi nama baik institusi serta menjaga hubungan harmonis antar pegawai di lingkungan kejaksaan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh menyampaikan harapannya agar Kejaksaan Negeri Subulussalam terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia meminta seluruh jajaran untuk bekerja secara bersih, transparan, dan menjauhkan diri dari praktik pungutan liar dalam bentuk apa pun. Menurutnya, integritas merupakan prinsip mendasar yang tidak bisa ditawar dalam menjalankan fungsi penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat luas.
Ia juga mengapresiasi upaya Kejari Subulussalam dalam membangun kedisiplinan kerja yang konsisten, serta profesionalisme yang harus terus ditingkatkan dari waktu ke waktu. Kedisiplinan, menurutnya, bukan hanya soal mematuhi aturan formal, tetapi juga cerminan dari tanggung jawab moral sebagai pelayan masyarakat di bidang hukum.

Selain agenda pembinaan internal, Ketua IAD Wilayah Aceh, Juraida Yudi Triadi, juga melaksanakan kegiatan terpisah berupa pertemuan dengan pengurus IAD Daerah Subulussalam. Dalam rapat koordinasi tersebut, Ketua IAD Wilayah memberikan arahan terkait penguatan peran IAD sebagai organisasi pendukung kinerja kejaksaan. Ia menekankan pentingnya mempererat silaturahmi antaranggota, serta menjadikan IAD sebagai wadah yang tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga peka terhadap dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Pertemuan ini juga menjadi ajang evaluasi bersama dalam menyusun langkah dan kegiatan yang dapat menopang visi kejaksaan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan publik. Ketua IAD Wilayah berpesan agar anggota IAD di semua tingkatan senantiasa merawat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan dukungan internal yang kokoh, terutama dalam mendukung tugas dan tanggung jawab para aparat kejaksaan.

Kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh dan Ketua IAD Wilayah ke Subulussalam ini dinilai sebagai bentuk komitmen atas pembinaan langsung dari pusat kepada daerah. Ia hadir bukan sekadar melakukan seremonial, tetapi juga untuk mendengarkan secara langsung sejumlah persoalan di lapangan, guna memastikan roda kelembagaan tetap berjalan sesuai dengan aturan, nilai, dan semangat reformasi birokrasi yang tengah digalakkan kejaksaan di seluruh Indonesia. Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah dan silaturahmi antara seluruh jajaran dengan pimpinan kejati, dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. (Salman)







































