DAIRI, Nasionaldetik.com
– Menjelang musim tanam jagung yang dijadwalkan berlangsung pada pekan pertama Juli 2026, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, Serma Imanuel Ginting, melaksanakan monitoring ketersediaan pupuk bersubsidi di Kios Pupuk UD Maha Tani, Desa Gunung Meriah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Senin (29/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pupuk petani terpenuhi sehingga proses tanam dapat berlangsung sesuai jadwal.
Dalam kegiatan tersebut, Serma Imanuel Ginting berkoordinasi langsung dengan pemilik Kios Pupuk UD Maha Tani, Hartono Maha, guna mengetahui kondisi stok pupuk bersubsidi. Berdasarkan hasil pemantauan, pupuk bersubsidi saat ini masih dalam proses pengiriman dan diperkirakan tiba pada pekan pertama Juli 2026. Adapun kuota yang akan diterima sebanyak 10 ton, terdiri dari pupuk Urea dan NPK Phonska, yang akan disalurkan sesuai data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Hartono Maha menjelaskan, pupuk bersubsidi tersebut akan didistribusikan kepada enam kelompok tani yang menjadi binaan kiosnya, yakni Poktan Tama, Poktan Seroja, Poktan Dos Arih, Poktan Dos Roha, Poktan Mutiara Mandiri, dan Poktan Saoloan. Seluruh penyaluran akan dilakukan sesuai ketentuan agar kebutuhan petani menjelang musim tanam jagung dapat terpenuhi secara merata dan tepat sasaran.
Babinsa Koramil 04/Tigalingga, Serma Imanuel Ginting, mengatakan bahwa monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan TNI kepada para petani sekaligus memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan lancar. Menurutnya, ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan musim tanam dan peningkatan produktivitas pertanian di wilayah binaan.
Sementara itu, Danramil 04/Tigalingga, Kapten Inf. J. Maibang, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal ketersediaan serta penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran. “Kami berkomitmen mendampingi para petani melalui pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Dengan ketersediaan pupuk yang cukup dan penyaluran sesuai RDKK, diharapkan petani dapat memulai musim tanam tepat waktu sehingga produksi jagung meningkat dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Dairi semakin kuat,” ujarnya. (Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena
























