LABURA – NASIONALDETIK.COM
Harapan masyarakat Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) untuk hidup tenang tanpa bayang-bayang narkotika seolah menemui jalan buntu. Hingga Rabu (22/04/2026), keresahan warga justru kian memuncak menyusul aktivitas peredaran sabu yang dilakukan secara terang-terangan di pinggiran Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).
Ironisnya, keberanian para bandar ini muncul di tengah sikap tegas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa tidak ada ruang bagi narkoba di tanah air. Namun, perintah “Panglima Tertinggi” tersebut seakan dianggap angin lalu oleh para pelaku di wilayah hukum Labura.
Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan bahwa pusat peredaran barang haram tersebut berada di Dusun Bukit Dame. Lokasinya yang persis di pinggir Jalinsum membuat aktivitas transaksional ini seolah menantang kewibawaan aparat penegak hukum (APH). Peredaran gelap ini diduga kuat dinakhodai oleh oknum berinisial T.
“Instruksi Pak Presiden itu jelas, narkoba merusak generasi bangsa. Tapi di desa kami, perintah itu seolah mandul. Bandar masih bebas membuka lapak tanpa rasa takut sedikit pun,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.
Kehadiran lapak sabu di area terbuka ini bukan hanya merusak citra daerah, tetapi telah menjadi ancaman nyata bagi masa depan pemuda di Desa Siamporik. Warga kini menyandarkan harapan terakhir mereka pada ketegasan kepolisian untuk melakukan tindakan represif.
“Kami berharap sekali kepada Bapak Kepolisian Republik Indonesia agar membuka mata lebar-lebar. Kami butuh bukti nyata di lapangan, bukan sekadar imbauan,” tegas warga tersebut.
Secara khusus, masyarakat mendesak Kapolsek Kualuh Hulu dan jajaran Polres Labuhanbatu untuk segera turun ke lokasi dan meringkus bandar besar yang beroperasi di wilayah tersebut. Warga menginginkan adanya pembersihan total agar anak-anak mereka terbebas dari jeratan narkoba yang kian meresahkan.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Desa Siamporik masih menunggu langkah konkret dari aparat kepolisian untuk menyapu bersih sarang peredaran narkoba di Dusun Bukit Dame tersebut.
M.Gusti/Tim.







































