Dana Desa 2026 Berkurang, Pemdes Nyawangan Prioritaskan BLT untuk Warga Paling Membutuhkan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:26 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com – Nasionaldetik.net – Pemerintah Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2026 kepada warga yang berhak menerima. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Nyawangan pada Jumat pagi (20/02/2026) dengan suasana tertib dan lancar.

Pada penyaluran kali ini, bantuan diberikan sekaligus untuk tiga bulan, yakni Januari hingga Maret 2026. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh bantuan sebesar Rp300.000 per bulan, sehingga total yang diterima mencapai Rp900.000.

Kepala Desa Nyawangan Yoko Dwi Mukarom, S.E. menyampaikan bahwa jumlah penerima BLT Dana Desa tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan oleh berkurangnya alokasi Dana Desa dari pemerintah pusat, sehingga pemerintah desa harus melakukan penyesuaian dalam penyaluran bantuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada tahun 2026 ini jumlah penerima BLT hanya sebanyak 7 orang. Karena anggaran Dana Desa mengalami pengurangan, maka kami harus lebih selektif dan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penetapan penerima bantuan dilakukan melalui musyawarah desa serta proses verifikasi dan validasi data secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan agar bantuan dapat tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar layak.

Penyaluran bantuan yang dilakukan sekaligus untuk tiga bulan juga bertujuan untuk mempermudah warga, sehingga mereka tidak perlu datang berkali-kali ke kantor desa untuk mengambil bantuan.

Pemerintah desa juga mengingatkan para penerima agar menggunakan bantuan tersebut secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti pangan, kesehatan, dan kebutuhan mendesak lainnya.

Salah satu warga penerima BLT mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan pemerintah desa. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih belum sepenuhnya stabil.

Penurunan jumlah penerima BLT di Desa Nyawangan juga merupakan dampak dari berkurangnya alokasi Dana Desa tahun 2026 di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Tulungagung. Dana Desa sendiri merupakan program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang setiap tahunnya dapat mengalami penyesuaian sesuai kondisi fiskal nasional dan prioritas pembangunan pemerintah.

Meski demikian, pemerintah desa tetap berkomitmen menjalankan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program prioritas seperti BLT Desa, ketahanan pangan, serta penanganan stunting tetap menjadi fokus utama.

Sementara itu, untuk pembangunan fisik desa, pemerintah desa akan melakukan penyesuaian dan penjadwalan ulang sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Transparansi kepada masyarakat juga terus dijaga agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait perubahan anggaran.

Pemerintah Desa Nyawangan berharap ke depan pemerintah pusat dapat memberikan kepastian regulasi dan informasi anggaran lebih awal, sehingga perencanaan pembangunan desa dapat dilakukan dengan lebih matang.

Dengan pengelolaan anggaran yang tepat serta penyaluran bantuan yang selektif dan tepat sasaran, pemerintah desa optimistis kesejahteraan masyarakat tetap dapat terjaga meskipun di tengah keterbatasan Dana Desa tahun 2026.

Reporter : Ev

Editor : Admin

Berita Terkait

Semangat Tak Terbendung! Konstruksi Besi Jembatan Gantung Garuda di Cerme Kian Menguat
Hadir di KPPD, Prabowo Bicara Dari Hati ke Hati untuk Bangsa
Kejar Pertumbuhan dan Investasi di Jateng, Ahmad Luthfi Andalkan Kepastian Hukum
KPK Dalami Dugaan Jaringan di Balik OTT Bupati Tulungagung
Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
Penuh Semangat, Jembatan Beton Garuda di Sambeng Segera Jadi Akses Andalan Warga
Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62
Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Koramil 421-03/Pnh Gelar UTP

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:59 WIB

Aroma Perjudian Menyengat di Pasar 4 Kutalimbaru: Arena Sabung Ayam Diduga Milik ‘Edy’ Beroperasi Bebas, Kapolsek Membisu

Sabtu, 18 April 2026 - 19:15 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, TNI Dampingi Penyaluran Pupuk bagi Petani

Sabtu, 18 April 2026 - 19:01 WIB

Tangkap Debt Collector (DC) : Diteror Akan Dibunuh, Wartawan Sekaligus Ketua PERWAST Melaporkan Kepolisi

Sabtu, 18 April 2026 - 18:13 WIB

Duka Mendalam Atas Wafatnya Sekertaris Jendral PWI Pusat Zulmansyah Sekedang.

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

LSM PKPB Resmi Laporkan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Puluhan Desa ke BPK Banten dan Pusat

Jumat, 17 April 2026 - 23:27 WIB

Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Ziarah ke Makam Tokoh pembangunan Riau dan Tokoh Pengibar Bendera Pertama

Jumat, 17 April 2026 - 21:57 WIB

JMI Meminta APH Untuk segera Mengambil Langkah Hukum Terhadap Laporan Dugaan Pelanggaran di BGN

Jumat, 17 April 2026 - 19:40 WIB

PEMDES TOLISETUBONO DIDUGA LAKUKAN PEMBENARAN SEPIHAK: HAK JAWAB DIMUAT, TAPI TOLAK TUNJUKKAN BUKTI DOKUMEN SAAT DIKONFIRMASI

Berita Terbaru