BEM PTNU DIY Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:32 WIB

50142 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY (Tegar Pradana)

Yogyakarta, nasionaldetik.com

Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (BEM PTNU DIY) menyatakan dukungannya supaya Kepolisian Republik Indonesia tetap berada langsung di bawah Presiden dan tidak ditempatkan di bawah kementerian tertentu, 29/1/26.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY, Tegar Pradana, menyatakan bahwa penempatan Polri langsung di bawah Presiden merupakan pilihan konstitusional sekaligus strategis untuk menjaga netralitas, independensi, dan efektivitas penegakan hukum. Ia menilai, apabila Polri berada di bawah kementerian, terdapat risiko tumpang tindih kewenangan serta potensi politisasi yang justru dapat melemahkan fungsi utama kepolisian sebagai alat negara, bukan alat kekuasaan.

“Polri harus berdiri sebagai institusi profesional yang bekerja untuk kepentingan hukum dan keadilan publik. Menarik Polri ke dalam struktur kementerian justru berpotensi memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi politik praktis,” kata Tegar dalam keterangan tertulis, Selasa.

BEM PTNU DIY juga mendorong agar reformasi birokrasi Polri tidak berhenti pada tataran wacana. Tegar menegaskan, reformasi harus dipercepat dan menyentuh aspek paling mendasar, mulai dari tata kelola kelembagaan, sistem pengawasan internal dan eksternal, hingga budaya kerja aparat di lapangan.

“Problem utama Polri saat ini bukan soal posisi struktural, melainkan lemahnya reformasi birokrasi yang hanya berjalan setengah hati,” imbuhnya

Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap posisi Polri di bawah Presiden harus dibarengi dengan komitmen kuat untuk berbenah. Tanpa reformasi yang nyata, kepercayaan publik terhadap kepolisian akan sulit dipulihkan secara berkelanjutan.

Lebih jauh, BEM PTNU DIY berharap Polri terus memperkuat pendekatan yang lebih humanis serta konsisten menjalankan prinsip Promoter dan Presisi. Pendekatan ini, menurut Tegar, penting agar Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum yang tegas, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang peka terhadap rasa keadilan sosial.

“Polri yang profesional adalah Polri yang dekat dengan rakyat, menghormati hak asasi manusia, dan bekerja berdasarkan hukum, bukan sekadar kekuasaan,” ujarnya.

BEM PTNU DIY menilai, masa depan Polri tidak ditentukan oleh perubahan struktur semata, melainkan oleh kesungguhan reformasi dan keberanian untuk terus mengoreksi diri di hadapan publik.

Red.

Berita Terkait

Gasak Motor di Halaman Masjid Saat Salat Subuh, Pelaku Curat Diringkus Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Bersama Warga
Rutan Ambon Akhiri Program Magang HUB Batch II Dengan Apresiasi
Pembina DPD IWO-IKabtang Monitor Sampah yang Menggunung; Mencerminkan Lemahnya Rensponsip Pemerintah.
Lepas Control Peredaran Rokok Ilegal di Pekanbaru, Ketua DPC GRIB Berikan Sorotan Tajam Kinerja Kepala Bea Cukai
Apresiasi Tinggi Kinerja Sat Reskrim Polres Tanggamus, Lpakn RI Projamin Dan Forum Wartawan Limau Bersatu: Kinerja Gemilang Dalam Pemberantasan Kejahatan
Aset Disita Paksa, PT Citra Aryaguna dan Elisabeth Louise Coreta Tak Berkutik Pasca-Putusan Inkrah MA
Bakti Sosial IPeKB Provinsi Banten Tahun 2026 Salurkan Bantuan GENTING bagi Keluarga Berisiko Stunting di Kecamatan Balaraja
Satu Tahun Zakiyah–Najib, 3.118 Siswa dan 253 Guru Terima Beasiswa

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:24 WIB

Sosok Hisar Rumapea, Dinilai Memiliki Kapabilitas dan Integritas Tinggi Sebagai Kasi Penegakan Hukum UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Disnaker Sumut

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:11 WIB

Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Aktivitas Mencurigakan di SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia Terpantau Bebas Beroperasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:01 WIB

Polsek Candipuro Ungkap Curanmor di Trimomukti, Tiga Pelaku Ditangkap, Satu Buron

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:50 WIB

Kasus BBM Bersubsidi di Paluta, Klarifikasi Kapolres Tapanuli Selatan Dinilai Terkesan “Buang Badan” dan Anti Kritik Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:41 WIB

KONFLIK AGRARIA DI LAMBAR, BUPATI : “HARUS DISELESAIKAN DAN MENDAPAT KEPASTIAN HUKUM”

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:18 WIB

Diduga Gunakan Solar Ilegal Polres Metro Bekasi Hentikan Proyek Irigasi SS Kalibutek Senilai Rp 43 Miliar di Sindangjaya

Senin, 25 Mei 2026 - 18:48 WIB

Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Lapangan Voli dan Bagikan Bola untuk Warga Kampung Wonggi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:22 WIB

Peduli Kesehatan Untuk Saudara Kita di Ujung Timur Indonesia

Berita Terbaru