AMP Desak Kejari Seret Oknum Penyeleweng Dana Desa Durian: “Pengembalian Kerugian Tidak Menghapus Pidana!”

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:16 WIB

50385 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com, Pesawaran Lampung – Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) mengeluarkan pernyataan sikap keras terkait proses pemeriksaan reguler dan Audit Investigasi (AI) yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Pesawaran di Desa Durian, Kecamatan Padang Cermin, Selasa (20/01/2026). AMP menegaskan tidak akan mundur selangkah pun dalam mengawal laporan dugaan korupsi Dana Desa (DD) TA 2023–2024 hingga meja hijau.

Laporan yang telah dilayangkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran sejak Juli 2025 lalu ini menjadi sorotan tajam lantaran ditemukannya indikasi mark-up anggaran yang dinilai tidak masuk akal dan melukai rasa keadilan masyarakat desa.

Aroma Mark-Up: Sibel Rp2 Juta Dianggarkan Rp25 Juta

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu poin krusial yang dibedah dalam pemeriksaan lapangan oleh Inspektorat adalah pengadaan mesin sibel sumur bor bermerek Selva Italy. Junaidi, tokoh masyarakat Desa Durian sekaligus pelapor, membeberkan temuan yang mencolok antara fakta di lapangan dengan dokumen anggaran.

“Ini sangat janggal. Dalam dokumen, pengadaan sibel tersebut dianggarkan sebesar Rp25 juta. Padahal, setelah kami kroscek di pasar, harga satuan mesin tersebut hanya berkisar di angka Rp2 juta hingga Rp3 juta saja. Ada selisih puluhan juta rupiah hanya dari satu item,” tegas Junaidi di sela-sela proses pemeriksaan.

Selain sumur bor, Inspektorat juga disebut tengah membidik program pengadaan bantuan sapi yang juga dicurigai bermasalah dalam realisasinya.

AMP: Jangan Ada “Main Mata” di Inspektorat dan Kejari

Aktivis Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP), Abzari Zahroni, yang mendampingi warga di lapangan, memberikan peringatan keras kepada aparat pengawas internal pemerintah (APIP) maupun aparat penegak hukum (APH). Ia menekankan bahwa kehadiran AMP adalah untuk memastikan proses hukum berjalan tanpa intervensi atau “negosiasi di bawah tangan”.

“Kami hadir untuk memastikan pemeriksaan ini objektif. Kami tidak ingin ada ruang untuk kompromi. Rakyat sudah memberikan bukti, sekarang tinggal kemauan penegak hukum untuk menuntaskannya,” ujar Abzari.

Ia juga menepis anggapan klasik bahwa pengembalian kerugian negara dapat menghentikan proses hukum. Merujuk pada Pasal 4 UU Tipikor, Abzari menegaskan bahwa pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana.

> “Tidak boleh ada tawar-menawar atau ‘rundingan’ untuk menyelamatkan oknum. Pengembalian uang negara bukan penghapus pidana. Proses ini harus inkracht sebagai efek jera bagi kepala desa lain agar tidak main-main dengan uang rakyat,” pungkas Abzari dengan nada tegas.

>

Mengawal Hingga Tuntas

AMP menyatakan akan terus memantau perkembangan hasil audit dari Inspektorat untuk kemudian dikoordinasikan kembali dengan pihak Kejaksaan Negeri Pesawaran. Masyarakat Desa Durian kini menunggu keberanian negara untuk menindak tegas dugaan praktik rasuah yang telah menghambat pembangunan di desa mereka.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Inspektorat Kabupaten Pesawaran masih melakukan pendalaman materi audit, dan pihak Pemerintah Desa Durian belum memberikan keterangan resmi terkait rincian anggaran yang dipersoalkan tersebut.

 

Tim/red.

 

Berita Terkait

Air Mata Pengiring Kepergian Camat Kedondong, Sosok Pemimpin yang Dekat di Hati Warga
Gasak Motor di Halaman Masjid Saat Salat Subuh, Pelaku Curat Diringkus Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Bersama Warga
Rutan Ambon Akhiri Program Magang HUB Batch II Dengan Apresiasi
Pembina DPD IWO-IKabtang Monitor Sampah yang Menggunung; Mencerminkan Lemahnya Rensponsip Pemerintah.
Lepas Control Peredaran Rokok Ilegal di Pekanbaru, Ketua DPC GRIB Berikan Sorotan Tajam Kinerja Kepala Bea Cukai
Apresiasi Tinggi Kinerja Sat Reskrim Polres Tanggamus, Lpakn RI Projamin Dan Forum Wartawan Limau Bersatu: Kinerja Gemilang Dalam Pemberantasan Kejahatan
Aset Disita Paksa, PT Citra Aryaguna dan Elisabeth Louise Coreta Tak Berkutik Pasca-Putusan Inkrah MA
Bakti Sosial IPeKB Provinsi Banten Tahun 2026 Salurkan Bantuan GENTING bagi Keluarga Berisiko Stunting di Kecamatan Balaraja

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kasiwas polres majalengka akp dodo haryanto bersama anggota mengikuti gelar perkara di ruang sat reskrim

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:14 WIB

Dukung Kesehatan Balita, Personel Polsek Maja Polres Majalengka Dampingi Kader Posyandu Sosialisasi Imunisasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:10 WIB

Kanit binmas polsek rajagaluh laksanakan monitoring lahan ketahanan pangan di desa sindangpano

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:57 WIB

Jelang Hari Raya Iduladha, Polsek Malausma Tingkatkan Imbauan Kamtibmas

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:35 WIB

Polsek Cikijing Laksanakan Patroli SPPG, Pastikan Program MBG Berjalan Aman dan Lancar

Senin, 25 Mei 2026 - 16:50 WIB

Dandim 0617/Majalengka Pimpin Langsung Upacara Bendera di Makodim, Suasana Khidmat dan Penuh Makna

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:42 WIB

Persit KCK Cabang XXVIII Kodim 0617/Majalengka Gelar Olahraga Bersama, Perkuat Soliditas dan Kebugaran Keluarga Besar TNI

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:02 WIB

Peringatan Harkitnas ke-118 di Majalengka: Kasdim Bacakan Amanat Menkomdigi soal Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terbaru