Aktivis Penggiat Anti Korupsi Siap lapor Anggaran Operasional Dan Pemeliharaan Daerah Irigasi Kelingi Tugumulyo

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 08:51 WIB

50110 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Musi Rawas//naaionaldetik.com – Anggaran Operasional dan Pemeliharaan (OP) untuk Daerah Irigasi (DI) Kelingi Tugumulyo tahun 2024 yang mencapai Rp 4,4 miliar dan bersumber dari APBN kini menjadi sorotan aktivis Penggiat anti korupsi. Pasalnya, kondisi lapangan dinilai tidak mencerminkan penggunaan anggaran sebesar itu.

Pantauan aktivis dan awak media di lokasi menunjukkan bahwa area pintu air masih dipenuhi rumput liar dan eceng gondok. Selain itu, kondisi di sekitar bendung (DAM) tampak semrawut dan tidak terawat sebagaimana mestinya untuk kawasan yang mendapatkan anggaran pemeliharaan cukup besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut aktivis Kurniawan, semestinya tidak ada rumput yang menutupi area pintu air jika kegiatan pemeliharaan benar-benar dilakukan dengan baik. Mereka menilai bahwa kondisi tersebut membuktikan adanya ketidaksesuaian antara anggaran yang digelontorkan dengan hasil di lapangan. Jelas ini ada apa.

“Kalau betul anggaran miliaran untuk pemeliharaan, seharusnya pintu air dan DAM bersih. Ini malah banyak rumput dan eceng gondok ini banyak diselewengkan,” ujar kurniawan dikonfirmasi awak media.

Ditambahkan kurniawan kegiatan ini akan kita laporkan ke aparat penegak hukum, iya menduga kuat ada indikasi dalam pengelolahan anggaran operasional pemeliharaan ini.

Menyikapi kondisi tersebut, awak media berupaya meminta klarifikasi dari Ketua Tim (Katim) OP, Mustapa. Namun saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban. Upaya konfirmasi secara langsung di kantornya juga tidak berhasil karena Mustapa tidak berada di tempat hingga berita ini diterbitkan.

Hingga kini, pihak pengelola belum memberikan keterangan resmi terkait realisasi anggaran maupun kondisi pemeliharaan yang dipertanyakan aktivis.

Berita Terkait

Penggunaan Dana BOS 2024 Di SMAN 6 Patut Di Curigai
Diduga Dana BOS SMAN 1 Ada Penyimpangan.
Sebanyak 19 Orang Dapat Pembagian BLT 
Inovasi Di Kecamatan Nibung Dengan Budayakan Pakaian Daerah.
Pembagian BLT Desa Ketuan Jaya Kec Muara Beliti
Wakil Rakyat LubukLinggau Sampaikan Hasil Reses Perdapil Kepihak Eksekutif
Sidang Paripurna: Tiga Raperda Inisiatif DPRD Disetujui, Disahkan Menjadi Perda
Diduga Lurah Eka Marga Banyak Motong Dana Kelurahan 

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:48 WIB

Jaga Kamtibmas, Polres Tanah Karo Rutin Gelar Patroli Malam

Minggu, 19 April 2026 - 13:47 WIB

Muscab DPC PKB Kabupaten Karo Sastroy Bangun, S.Sos Didukung 15 dari 17 DPAC Se-Kabupaten Karo

Minggu, 19 April 2026 - 00:08 WIB

Bupati Karo Hadiri Kegiatan KKI dan PI GBKP RG Batang Serangan di GBKP Desa Mburidi, Kecamatan Kutabuluh

Minggu, 19 April 2026 - 00:04 WIB

Pemkab Karo Turut Hadir Dalam Perayaan Hari Jadi Kabupaten Simalungun

Sabtu, 18 April 2026 - 23:01 WIB

Kapolres Karo Tinjau Kesiapan Polsek Jajaran Jelang Akhir Pekan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:22 WIB

Unik dan Humanis, Polsek Munte Persilakan Warga Gunakan Halaman Mapolsek untuk Resepsi Pernikahan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:17 WIB

Satlantas Polres Karo Amankan Pawai Arak Cita Gemilang Yayasan Ad Dakwah Kabanjahe

Sabtu, 18 April 2026 - 22:11 WIB

Polsek Simpang Empat Amankan Pembukaan Jambore Cabang Karo XII Tahun 2026

Berita Terbaru