Personel Polres Gayo Lues Bantu Pasang Sling Evakuasi Warga Sakit, Sempat Terhanyut Saat Tali Putus namun Berhasil Selamat

NASIONAL DETIK

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:36 WIB

50567 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tripe Jaya, 9 Desember 2025 | Upaya evakuasi warga yang sedang sakit dari Puskesmas Rerebe menuju Blangkejeren sempat diwarnai insiden ketika Bripka TM. Saputra, personel Polres Gayo Lues yang membantu pemasangan sling penyeberangan darurat, terjatuh ke sungai akibat tali sling yang digunakan mendadak terputus.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 28 November 2025, saat personel gabungan tengah menyiapkan jalur evakuasi darurat karena akses jalan menuju wilayah Rerebe masih terputus akibat banjir bandang. Dalam proses penarikan dan penguatan sling, tali utama tiba-tiba putus dan membuat Bripka TM. Saputra terjatuh ke aliran sungai yang deras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arus sungai sempat menyeret tubuhnya beberapa meter. Namun berkat ketenangan dan kemampuan bertahan di air, Bripka TM. Saputra berhasil berenang menuju tepi sungai dan selamat tanpa mengalami luka serius.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapospol Tripe Jaya Aipda Amar, membenarkan insiden tersebut dan menegaskan bahwa personel telah melakukan evaluasi teknis untuk memastikan keamanan peralatan sebelum proses evakuasi dilanjutkan.

“Insiden itu terjadi karena tali sling belum cukup kuat menahan tarikan. Setelah kejadian, seluruh sistem pengaman kami perkuat kembali agar dapat digunakan dengan aman untuk mengevakuasi pasien,” ujar Amar.

Setelah dilakukan penguatan ulang, jalur sling berhasil difungsikan dengan baik dan digunakan untuk mengevakuasi warga yang membutuhkan rujukan medis ke Blangkejeren. Amar menambahkan bahwa keberhasilan proses ini merupakan hasil kerja sama antara Polres Gayo Lues, tenaga kesehatan Puskesmas Rerebe, BPBD, serta masyarakat setempat.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama, dan seluruh personel bekerja maksimal meski menghadapi tantangan medan serta cuaca,” tegasnya.

Hingga kini, material banjir bandang masih menghalangi jalur darat menuju Rerebe, menjadikan sling penyeberangan sebagai satu-satunya akses evakuasi darurat bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Sumber : Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Buka MAKESTA di Ponpes Madinah Muara Tembesi, Ketua PCNU Batanghari Tekankan Pentingnya Kaderisasi**
BUMDes Bakau Mandiri Kembali Salurkan Bantuan CSR 10 Sak Semen untuk Perbaikan Jalan di Dusun Muara Bakau Atas
Miris!!! Kurangnya Menjaga kebersihan Tumpukan Sampah Kabupaten Batanghari,Tak Terangkut 
Kabid Data Bappeda Mura HRTO, Minta Hapus Berita Dan Nuduh Pemerasan
Polsek Batin XXIV Ringkus Dua Pelaku Penyalah Guna Narkotika ,Jenis Sabu
Momentum Idul Adha, ASDP Bakauheni Perkuat Sinergi Lewat Penyaluran Hewan Kurban
Abdul Aziz,.S.H Kritik PJ Kepala Desa Sumber, Soroti Infrastruktur dan Transparansi Dana Desa*
PNIB : Deforestasi di Papua Adalah Bentuk Intoleransi Kepada Alam, Tolak Neo VOC, Kekayaan SDA untuk kesejahteraan rakyat dan kemakmuran Bangsa Harga Mati! 

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:26 WIB

Buka MAKESTA di Ponpes Madinah Muara Tembesi, Ketua PCNU Batanghari Tekankan Pentingnya Kaderisasi**

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:15 WIB

BUMDes Bakau Mandiri Kembali Salurkan Bantuan CSR 10 Sak Semen untuk Perbaikan Jalan di Dusun Muara Bakau Atas

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:00 WIB

Miris!!! Kurangnya Menjaga kebersihan Tumpukan Sampah Kabupaten Batanghari,Tak Terangkut 

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:15 WIB

Kabid Data Bappeda Mura HRTO, Minta Hapus Berita Dan Nuduh Pemerasan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:09 WIB

Momentum Idul Adha, ASDP Bakauheni Perkuat Sinergi Lewat Penyaluran Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:22 WIB

Abdul Aziz,.S.H Kritik PJ Kepala Desa Sumber, Soroti Infrastruktur dan Transparansi Dana Desa*

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:16 WIB

PNIB : Deforestasi di Papua Adalah Bentuk Intoleransi Kepada Alam, Tolak Neo VOC, Kekayaan SDA untuk kesejahteraan rakyat dan kemakmuran Bangsa Harga Mati! 

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:56 WIB

Diduga Berawal dari Saling Ejek di Kedai Kopi, Dua Warga Pardomuan Akhirnya Berdamai Setelah Dimediasi Tiga Pilar Desa

Berita Terbaru