Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemdes Bakauheni Tertibkan Kios di Atas Trotoar

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:55 WIB

50210 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Pemerintah Desa Bakauheni bersama Pemerintah Kecamatan Bakauheni, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lampung Selatan, dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GRIB Jaya Kecamatan Bakauheni melakukan penertiban terhadap sejumlah kios dan lapak pedagang yang berdiri di atas trotoar di depan Pasar Tradisional Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (6/8/2026).

Penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait alih fungsi trotoar yang selama ini dimanfaatkan sebagai tempat berjualan. Akibatnya, pejalan kaki tidak lagi dapat menggunakan trotoar sebagaimana mestinya dan terpaksa melintas di badan jalan, sehingga dinilai membahayakan keselamatan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas meminta para pedagang memundurkan barang dagangan serta merapikan bangunan yang menutupi trotoar. Satpol PP Kabupaten Lampung Selatan juga memberikan waktu selama dua hari kepada pemilik maupun penyewa kios untuk menata kembali area usahanya agar trotoar dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memberikan waktu dua hari kepada para pemilik atau penyewa kios untuk merapikan tempat dagangannya agar trotoar dapat kembali difungsikan sebagai jalur pejalan kaki,” ujar salah seorang petugas Satpol PP di lokasi.

Ketua PAC GRIB Jaya Kecamatan Bakauheni, Raden Muhamad Syafe’i atau yang akrab disapa Bang Aang, mengapresiasi langkah pemerintah dalam melakukan penataan kawasan pasar. Meski demikian, ia berharap penertiban dilakukan secara konsisten dan menyeluruh agar fungsi trotoar benar-benar kembali untuk masyarakat.

“Trotoar dibangun untuk memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki, bukan dijadikan tempat mendirikan kios atau bangunan usaha. Kami mengapresiasi pemerintah desa, kecamatan, dan Satpol PP yang telah turun langsung. Namun kami berharap penertiban dilakukan lebih maksimal sehingga trotoar benar-benar kembali pada fungsinya,” kata Bang Aang.

Menurutnya, penataan kawasan pasar harus tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dengan memperhatikan keberlangsungan usaha para pedagang. Apabila diperlukan relokasi, pemerintah diharapkan menyiapkan tempat yang layak agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Sementara itu, Camat Bakauheni, Sidik, melalui sambungan WhatsApp menjelaskan bahwa penertiban merupakan kegiatan terpadu yang melibatkan Pemerintah Kecamatan Bakauheni, Pemerintah Desa Bakauheni, Satpol PP Kabupaten Lampung Selatan, serta PAC GRIB Jaya Kecamatan Bakauheni.

“Penertiban ini bertujuan memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pedagang maupun pembeli. Sesuai Program Desa Helau, kawasan pasar harus ditata dan dirapikan agar Desa Bakauheni menjadi desa yang tertib, aman, nyaman, dan bersih,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Bakauheni, Sukirno. Menurutnya, penertiban merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas umum bagi pejalan kaki.

“Trotoar dibangun untuk kepentingan masyarakat. Karena itu kami bersama pemerintah kecamatan, Satpol PP, dan PAC GRIB Jaya Bakauheni melakukan penataan agar hak pejalan kaki dapat kembali terpenuhi. Kami juga mengimbau para pedagang untuk mematuhi aturan dan menempati lokasi berjualan yang telah disediakan,” tutur Sukirno.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Satpol PP, PAC GRIB Jaya, dan masyarakat, penataan kawasan Pasar Tradisional Bakauheni diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, trotoar dapat kembali berfungsi sesuai peruntukannya sekaligus menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib, aman, bersih, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki maupun pengguna jalan lainnya. (Ism)

Berita Terkait

60 Mahasiswi Unila Dalami Seni Khudat dan Tari Kenui Melayang di Keratuan Darah Putih
Plt Bupati Tulungagung Ajak PKB Perkuat Sinergi, Dorong Gagasan Politik yang Menyejukkan
PKB Tulungagung Benahi Struktur hingga Ranting, Regenerasi Kader Siap Tancap Gas Menuju Target Kursi DPRD Pada 2029
Siger Sore Run Semarakkan BHC, Malam Hari Amphitheater Dipadati Ribuan Pengunjung
Jalan Rabat Beton Manding Rampung, Dandim 0807/Tulungagung Tekankan Gotong Royong dan Kesejahteraan Warga
Sosialisasi Antikorupsi diKota Metro Selesai, Hendra Apriyanes : Pencegahan Harus Menjadi Gerakan Bersama
Dijanjikan Rp300 Juta, Tiga Kurir Bawa 50 Kg Sabu Diamankan di Pelabuhan Bakauheni
DPW IWO Indonesia Provinsi Lampung Hadiri Acara Sosialisasi Antikorupsi Bersama KPK RI di Kota Metro

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:40 WIB

SKANDAL SISTEMATIS DISDIKBUD ROHIL: DARI DANA TPP GURU HINGGA DUGAAN BANCIAN PROYEK SERAGAM RP 6,08 MILIAR

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Skandal HGB Karangdagangan: Dugaan Konspirasi Sistematis Oknum Desa dan BPN Sulutkan Amarah Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Skandal Wonomerto: Rekaman Intimidasi Siap Diseret ke Propam, Izin Advokat dan Oknum Polisi Terancam

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Sri Rahayu Ningsih, S.Pd., Ajak Peserta Didik SDN Talok 02 Tingkatkan Semangat Belajar dan Hormati Guru

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Subsidi Bukan Ladang Oknum:DPW IWO-I Meminta BPH Migas dan APH Jangan Pasif,Pengawasan Harus Turun Tangan.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Babinsa Laksanakan Patroli Malam Bersama Cegah Gangguan Kamtibmas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:46 WIB

DUGAAN SKANDAL BOGEM BBM SUBSIDI DI SUMAWE: SPBU 54.561.72 MEMPRIORITASKAN MAFIA PELANGSIR, RAKYAT KECIL DIGINTPIT DAN DIPERSULIT! SUMBERMANJING WETAN,

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:54 WIB

TAK ADA API, PRAJURIT TNI WILAYAH KODIM 0210/TU, INSTANSI TERKAIT, DAN MASYARAKAT TETAP WASPADA TINGKAT TINGGI

Berita Terbaru