Mhd Sanusi: Jangan Jadikan Penderitaan Petani Sawit Sebagai Bahan Pidato, Buktikan dengan Tindakan!

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:52 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,–– 30 Mei 2026 Pemuda Kampar, Mhd Sanusi, melontarkan kritik keras terhadap pernyataan pemerintah yang mengancam mencabut izin pabrik kelapa sawit (PKS) yang membeli TBS petani di bawah harga yang ditetapkan. Menurutnya, ancaman tersebut tidak akan berarti apa-apa jika tidak dibarengi tindakan nyata dan transparan.

“Petani tidak bisa makan dari ancaman. Petani tidak bisa membayar pupuk dengan janji. Yang dibutuhkan rakyat hari ini adalah tindakan, bukan pernyataan yang berulang kali disampaikan ketika sorotan publik sedang tinggi,” tegas Sanusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai persoalan harga sawit yang merugikan petani bukanlah masalah baru. Keluhan petani sudah bertahun-tahun terdengar, namun hingga kini masih banyak petani yang merasa tidak mendapatkan harga yang layak atas hasil kebunnya.

“Kalau memang pemerintah serius membela petani, tunjukkan siapa pabrik yang melanggar. Umumkan ke publik. Berikan sanksi. Cabut izinnya jika memang terbukti. Jangan sampai yang keras hanya pernyataannya, tetapi pelaksanaannya tidak pernah terlihat,” ujarnya.

Menurut Sanusi, masyarakat sudah terlalu sering mendengar narasi keberpihakan kepada petani, sementara kondisi di lapangan justru menunjukkan banyak petani yang semakin tertekan oleh biaya produksi yang tinggi dan harga jual yang tidak menentu.

“Rakyat sudah lelah dengan seremoni dan konferensi pers. Yang mereka rasakan hari ini adalah kebutuhan hidup yang terus naik, biaya pupuk yang mahal, sementara harga sawit sering kali tidak berpihak kepada mereka. Jangan tunggu kemarahan petani meledak baru pemerintah bergerak,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa petani sawit adalah salah satu penopang utama ekonomi daerah. Karena itu, negara tidak boleh kalah oleh kepentingan segelintir pihak yang diduga mengambil keuntungan di atas penderitaan petani.

“Jangan sampai negara terlihat gagah di atas podium, tetapi kehilangan keberanian saat berhadapan dengan pihak-pihak yang diduga merugikan petani. Jika benar ada pelanggaran, tindak. Jika tidak ada tindakan, publik berhak mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam melindungi rakyatnya sendiri.”

Sanusi menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah bukanlah banyaknya ancaman yang disampaikan kepada publik, melainkan seberapa besar perubahan yang benar-benar dirasakan petani di lapangan.

“Hari ini petani tidak membutuhkan kata-kata yang indah. Mereka membutuhkan harga yang adil, perlindungan yang nyata, dan keberanian pemerintah untuk membuktikan bahwa negara masih berpihak kepada rakyat kecil. Selain itu, semua hanya akan terdengar sebagai slogan yang terus diulang setiap kali persoalan sawit kembali menjadi perhatian publik,” pungkasnya.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Garasi Gereja GPI Eci di Distrik Assue, Asgon
Apresiasi Pemda Berprestasi di Region Sulawesi, Menko Polkam: Tingkatkan Kerjasama Untuk Kesejahteraan Rakyat
Pamit Purna Bakti, Maizar Titipkan Pesan Persatuan untuk Keluarga Besar Pemasyarakatan Riau
Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Perempuan di Bakauheni
RESAH WARGA! BENDAHARA DESA YANG JUGA KETUA KUD MINA JAYA DIAMANKAN POLISI KARENA NARKOBA: CONTOH BURUK DARI PENJABAT AMANAH
Strategi Implementasi Penerapan Nilai-nilai Pancasila Di Sekolah Dan Madrasah
Semangat Siswa SD Sarintonu Ikuti Latihan PBB Bersama Babinsa Koramil 04/Tigalingga
Warga Bertanya Soal Bantuan Sosial di Warung Kopi, Jawaban Babinsa Ini Jadi Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:15 WIB

Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Garasi Gereja GPI Eci di Distrik Assue, Asgon

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:36 WIB

Apresiasi Pemda Berprestasi di Region Sulawesi, Menko Polkam: Tingkatkan Kerjasama Untuk Kesejahteraan Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:52 WIB

Mhd Sanusi: Jangan Jadikan Penderitaan Petani Sawit Sebagai Bahan Pidato, Buktikan dengan Tindakan!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:34 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Perempuan di Bakauheni

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:51 WIB

RESAH WARGA! BENDAHARA DESA YANG JUGA KETUA KUD MINA JAYA DIAMANKAN POLISI KARENA NARKOBA: CONTOH BURUK DARI PENJABAT AMANAH

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:45 WIB

Strategi Implementasi Penerapan Nilai-nilai Pancasila Di Sekolah Dan Madrasah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:50 WIB

Semangat Siswa SD Sarintonu Ikuti Latihan PBB Bersama Babinsa Koramil 04/Tigalingga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:41 WIB

Warga Bertanya Soal Bantuan Sosial di Warung Kopi, Jawaban Babinsa Ini Jadi Perhatian

Berita Terbaru