Pembina DPD IWO-IKabtang Monitor Sampah yang Menggunung; Mencerminkan Lemahnya Rensponsip Pemerintah.

NUR KENNAN BR TARIGAN

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:46 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Nasionaldetik.com

– Persoalan sampah di Kabupaten Tangerang kembali memantik sorotan tajam publik. Di tengah besarnya anggaran daerah dan gencarnya narasi pelayanan kebersihan, fakta di lapangan justru memperlihatkan kondisi yang berbanding terbalik. Tumpukan sampah di wilayah Kecamatan Pasar Kemis dilaporkan tak kunjung diangkut meski keluhan masyarakat telah berulang kali disampaikan.

Ironisnya, persoalan tersebut terjadi di kawasan permukiman warga yang setiap hari dilalui masyarakat. Sampah terlihat menggunung di sekitar bangunan dan akses jalan lingkungan, memunculkan aroma menyengat serta menciptakan kesan kumuh yang dinilai mencederai wajah pelayanan publik Kabupaten Tangerang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi itu sontak menuai keprihatinan dari berbagai pihak. Pembina DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Kabupaten Tangerang, Ramliana Bangsa Shetra, bahkan turun langsung ke lokasi guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

Dari hasil pantauan langsung, penanganan sampah dinilai belum berjalan maksimal. Volume sampah terus bertambah sementara proses pengangkutan terkesan lamban dan tidak responsif terhadap keresahan masyarakat.

“Kami turun langsung agar persoalan ini tidak sekedar berhenti menjadi laporan adminstratif.fakta di lapangan menunjukkan sampah masih menumpuk dan belum di tangani secara serius.ini bukan persoalan kebersihan semata tetapi menyangkut kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, dan kredibilitas pelayanan publik, pemerintah daerah “ucap Ramliana,Selasa 26/05/26.

Lebih lanjut menurut Ramliana,fenomena tersebut menjadi tamparan keras bagi tata kelola kebersihan daerah. Di tengah meningkatnya kebutuhan pelayanan lingkungan, masyarakat justru dihadapkan pada persoalan klasik yang terus berulang tanpa penyelesaian konkret.

Padahal, Kabupaten Tangerang diketahui memiliki volume produksi sampah harian yang sangat tinggi. Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) sebelumnya juga mengakui bahwa persoalan sampah membutuhkan armada, sistem distribusi, dan manajemen pengelolaan yang serius serta terukur.

Namun realita di lapangan memperlihatkan hal berbeda. Keluhan warga terus muncul, sampah tetap menumpuk, sementara respons penanganan dinilai belum mencerminkan kecepatan dan ketegasan pelayanan publik yang seharusnya hadir di tengah masyarakat.

Warga sekitar mengaku khawatir apabila kondisi tersebut terus dibiarkan. Selain menimbulkan bau tidak sedap, tumpukan sampah juga berpotensi memicu penyakit dan pencemaran lingkungan, terlebih memasuki musim hujan yang rawan genangan dan berkembangnya bakteri maupun limbah berbahaya,ujarnya.

DPD IWO-I Kabupaten Tangerang menilai persoalan sampah tidak boleh dipandang sebagai isu rutin yang dianggap biasa. Menurutnya, ketika masyarakat sudah resah namun sampah tetap tidak diangkut, maka publik berhak mempertanyakan keseriusan dan efektivitas sistem pengelolaan kebersihan daerah.

‘Kebersihan lingkungan jangan hanya menjadi slogan seremonial atau bahan pencitraan semata.ketika masyarakat terus mengeluh namun kondisi tetap di biarkan,maka yang di pertaruhkan bukan hanya kebersihan wilayah tetapi juga kepercayaan publik terhadap pemerintah “tegasnya.

Lanjut,sebagai organisasi profesi pers yang menjalankan fungsi kontrol sosial, IWO-I Kabupaten Tangerang menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga terdapat tindakan nyata dari pihak terkait.

IWO-I juga meminta instansi berwenang tidak menutup mata terhadap kondisi yang terjadi di lapangan. Pengawasan, evaluasi sistem pengangkutan, serta respons cepat terhadap keluhan masyarakat dinilai menjadi langkah mendesak yang harus segera dilakukan sebelum persoalan semakin meluas.

Sebab pada akhirnya, pelayanan publik tidak diukur dari banyaknya program di atas kertas, melainkan dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara dalam menyelesaikan persoalan nyata di lingkungan mereka,tutupnya.

(Suprani IWO-I)

Berita Terkait

Gasak Motor di Halaman Masjid Saat Salat Subuh, Pelaku Curat Diringkus Tekab 308 Polsek Gedong Tataan Bersama Warga
Rutan Ambon Akhiri Program Magang HUB Batch II Dengan Apresiasi
Lepas Control Peredaran Rokok Ilegal di Pekanbaru, Ketua DPC GRIB Berikan Sorotan Tajam Kinerja Kepala Bea Cukai
Apresiasi Tinggi Kinerja Sat Reskrim Polres Tanggamus, Lpakn RI Projamin Dan Forum Wartawan Limau Bersatu: Kinerja Gemilang Dalam Pemberantasan Kejahatan
Aset Disita Paksa, PT Citra Aryaguna dan Elisabeth Louise Coreta Tak Berkutik Pasca-Putusan Inkrah MA
Bakti Sosial IPeKB Provinsi Banten Tahun 2026 Salurkan Bantuan GENTING bagi Keluarga Berisiko Stunting di Kecamatan Balaraja
Satu Tahun Zakiyah–Najib, 3.118 Siswa dan 253 Guru Terima Beasiswa
Kabag SDM Polres Tulungagung Monitoring Tanaman Jagung di Desa Bendungan*

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:24 WIB

Sosok Hisar Rumapea, Dinilai Memiliki Kapabilitas dan Integritas Tinggi Sebagai Kasi Penegakan Hukum UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Disnaker Sumut

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:11 WIB

Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Aktivitas Mencurigakan di SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia Terpantau Bebas Beroperasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:01 WIB

Polsek Candipuro Ungkap Curanmor di Trimomukti, Tiga Pelaku Ditangkap, Satu Buron

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:50 WIB

Kasus BBM Bersubsidi di Paluta, Klarifikasi Kapolres Tapanuli Selatan Dinilai Terkesan “Buang Badan” dan Anti Kritik Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:41 WIB

KONFLIK AGRARIA DI LAMBAR, BUPATI : “HARUS DISELESAIKAN DAN MENDAPAT KEPASTIAN HUKUM”

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:18 WIB

Diduga Gunakan Solar Ilegal Polres Metro Bekasi Hentikan Proyek Irigasi SS Kalibutek Senilai Rp 43 Miliar di Sindangjaya

Senin, 25 Mei 2026 - 18:48 WIB

Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Lapangan Voli dan Bagikan Bola untuk Warga Kampung Wonggi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:22 WIB

Peduli Kesehatan Untuk Saudara Kita di Ujung Timur Indonesia

Berita Terbaru