Komitmen Polres Aceh Tenggara Ciptakan Rasa Aman Bagi Jurnalis Dapat Pujian Warga

NASIONAL DETIK

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 01:03 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Penanganan kasus pemukulan terhadap seorang wartawan di Aceh Tenggara terus menunjukkan perkembangan signifikan di ruang pelayanan Pamapta II SPKT Polres Aceh Tenggara, Kutacane. Insiden ini, yang terjadi pada Rabu, 1 Mei 2026, melibatkan seorang pewarta dari Teropong Barat Com biro Aceh Tenggara, dan langsung mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian setempat. Tanggal 3 Mei 2026, proses pemeriksaan dan pembuatan laporan terus dikawal secara intens di Mapolres setempat.

Dalam pelayanannya, Komandan Pamapta II SPKT Polres Aceh Tenggara, Ipda Khusmaidi Arianto, menunjukkan komitmen tinggi terhadap penuntasan kasus ini. Ipda Khusmaidi Arianto memastikan seluruh langkah penanganan berjalan sesuai prosedur serta mengutamakan perlindungan terhadap korban. Ia menegaskan bahwa pihaknya segera mengamankan pelaku kekerasan terhadap insan pers, khususnya wartawan Teropong Barat Com, sehingga keadilan bisa segera diwujudkan. Ipda Khusmaidi Arianto juga menggandeng seluruh rekan satuan agar proses penegakan hukum berjalan tanpa hambatan. Keseriusan ini terlihat jelas melalui pendampingan langsung kepada korban saat memberikan keterangan di ruang SPKT Polres Aceh Tenggara.

Proses hukum berjalan secara maraton sejak laporan dibuat sesaat setelah kejadian. Korban, yang juga merupakan kepala biro media setempat, secara aktif berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam rangka melaporkan segala bentuk intimidasi dan tindak kekerasan yang dialami. “Saya berharap para pelaku penganiayaan terhadap wartawan mitra kami dapat segera ditangkap,” jelas Ipda Khusmaidi Arianto saat mendampingi korban di Mapolres Kutacane. Menurutnya, penyelesaian cepat sangatlah penting agar pelaku tidak mengulangi perbuatan serupa dan dunia pers tetap aman menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meningkatnya kasus kekerasan terhadap jurnalis di wilayah Aceh Tenggara memicu keprihatinan berbagai kalangan. Salah satunya datang dari tokoh masyarakat, Marhaban Desky, yang menyayangkan aksi premanisme yang terjadi di wilayah Lawe Sagu Hulu, Kecamatan Lawe Bulan. Ia mengapresiasi respons cepat dan optimal dari kepolisian, sekaligus mendesak agar aparat menuntaskan kasus ini secara tuntas. “Aksi kekerasan seperti ini tidak boleh terjadi di lingkungan masyarakat dan sangat membahayakan keselamatan para jurnalis yang bertugas di lapangan,” ujar Marhaban Desky. Lebih lanjut, ia mendorong dilakukan tes urin terhadap para pelaku, sebab ada dugaan keterkaitan dengan penyalahgunaan narkotika yang dapat mempengaruhi perilaku dan tindakan kriminal di masyarakat.

Selain itu, Marhaban Desky menyoroti tantangan yang dihadapi Polres Aceh Tenggara dalam menghadapi maraknya peredaran narkotika yang berdampak buruk bagi warga setempat. Menurutnya, kasus pemukulan wartawan ini menjadi salah satu ujian keseriusan kepolisian dalam pemberantasan tindak pidana yang berkaitan dengan narkotika serta kejahatan premanisme di daerah tersebut.

Diketahui, Polres Aceh Tenggara telah menerapkan pelayanan yang humanis dan profesional dalam menangani korban kejahatan maupun pengaduan dari masyarakat, termasuk para jurnalis yang menjadi mitra strategis dalam penyampaian informasi ke publik. Upaya ini diharapkan dapat mengembalikan rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat, maupun lingkungan pers, agar aktivitas jurnalistik tetap berjalan tanpa tekanan dan ancaman kekerasan. Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus dilakukan dengan harapan para pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. (RED)

Berita Terkait

Aceh Tenggara Digegerkan Kasus Kekerasan, Pelaku Penyembelihan Ustad Diduga Aniaya Wartawan
Sentuhan Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Ringankan Duka Korban Kebakaran
Sinergi Hebat! Puskesmas Natam Sambut Kunjungan Bupati dalam Monitoring Posyandu Serentak 2026
Digerebek Saat Isi Bensin, Dua Pemuda Kuasai Sabu Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara
Bupati Salim Fakhry Jemput Program Sekolah Rakyat ke Kemensos, Aceh Tenggara Siap Dukung Penuh
Kepala Desa Lawe Kolok dan Desa Peranginan Aceh Tenggara Tidak Hadir Pada Sidang Gugatan di Komisi Informasi Aceh.
Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Bertindak Cepat dan Terukur Hadapi Fenomena Spanduk Ujaran Kebencian di Tengah Masyarakat
Serangan Spanduk Hitam, Pembunuhan Karakter, dan Dilema Penegakan Hukum di Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:36 WIB

PELAYANAN RSMP CIREBON DIPROTES, PASIEN STROKE DIPAKSA MENUNGGU 3 JAM TANPA KEPUTUSAN! WARGA SERU GUBERNUR DEDI MULYADI TURUN TANGAN

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:53 WIB

“Anggaran Jalan Rp209 Miliar di Cirebon Jadi Sorotan, Aktivis: Awas, Jangan Asal Jadi!”

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:30 WIB

Pangdam III/Siliwangi Resmikan Jembatan Perintis Garuda III di Kota Cirebon

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:43 WIB

JANGAN TUTUP MATA dan TELINGA HAI PEJABAT:Cirebon Gelap Gulita, Penguasa Pilih Membisu?

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:02 WIB

Roadmap Islah Syuriah Diterima, Bukti Gus Yahya Mengakui Telah melakukan Pelanggaran Berat

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:19 WIB

Ikuti Aturan,Pekerjaan Pemasangan U ditch Sesuai dengan Spek

Senin, 24 November 2025 - 18:18 WIB

Kuwu Kalirahayu Sigap Bersihkan Sampah

Kamis, 20 November 2025 - 09:41 WIB

Garapan Saluran Desa Losari lor Sesuai Dengan RAB

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Nurhabibah Tersenyum, Impian Rumah Layak Huni Mulai Terwujud Berkat TMMD

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:14 WIB