Pakpak Bharat, Nasionaldetik.com
— Dalam rangka mengantisipasi potensi kerawanan pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, personel gabungan dari Koramil 06/Kerajaan, Kodim 0206/Dairi bersama Polsek Sukarame melaksanakan patroli cipta kondisi di wilayah Kecamatan Kerajaan, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukarame, AKP Sukamto Berutu, sebagai langkah preventif menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Patroli diawali dengan apel bersama di Mapolsek Sukarame sekitar pukul 08.15 WIB, kemudian dilanjutkan dengan penyisiran sejumlah titik vital menggunakan kendaraan roda dua. Adapun personel yang terlibat terdiri dari 4 anggota TNI dan 15 personel Polri. Sasaran patroli meliputi Pasar Rakyat Sukaramai, APMS/SPBU Sukaramai, kawasan pemukiman warga, serta jalur strategis Jalan Lintas Sumatera yang menghubungkan Sidikalang–Subulussalam.
Kapolsek Sukarame AKP Sukamto Berutu menyampaikan bahwa patroli ini bertujuan memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif selama momentum May Day. “Kami melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Hasilnya, tidak ditemukan adanya rencana unjuk rasa, aktivitas masyarakat berjalan normal, distribusi BBM lancar, serta arus lalu lintas terpantau aman,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil 06/Salak Kapten Inf A. Siregar melalui Sertu Wardiman menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas bersama Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan wilayah tetap kondusif, khususnya pada momen seperti May Day yang berpotensi meningkatkan aktivitas dan kerawanan,” ungkapnya.
Dari hasil patroli gabungan tersebut, situasi di wilayah Kecamatan Kerajaan terpantau stabil sepanjang kegiatan berlangsung. Kehadiran aparat keamanan di titik-titik strategis dinilai efektif dalam mencegah potensi gangguan serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang tetap beraktivitas seperti biasa di hari peringatan buruh internasional tersebut.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena







































