Ironi Bantuan Pusat: Kapal KM Nelayan 2016 Terbengkalai di Lampulo, DPRK Simeulue Soroti Pengelolaan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 19:26 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– Bantuan kapal nelayan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2016 kini menjadi sorotan. Kapal jenis KM Nelayan yang sebelumnya dihibahkan kepada kelompok nelayan di Desa Kampung Air, Kecamatan Simeulue Tengah, dilaporkan terbengkalai dan tidak dimanfaatkan secara optimal. Simeulue, 23/4/2026

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan pada Minggu (19/4/2026), kapal tersebut diketahui berada di kawasan Sungai Lampulo, Banda Aceh. Bahkan, kondisi terbaru menunjukkan kapal telah didoking setelah bertahun-tahun tidak beroperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, bantuan kapal tersebut merupakan hasil usulan kelompok nelayan yang dipimpin oleh Hasdimansyah sebagai ketua, Sahwin sebagai sekretaris, dan Akiman sebagai bendahara bersama anggota lainnya.

Proposal diajukan ke pemerintah pusat di Jakarta dan berhasil direalisasikan pada tahun 2016.

Namun, dalam perjalanannya, kelompok penerima diketahui menjalin kerja sama dengan PT Madani, sebuah perusahaan yang disebut bergerak di bidang perikanan dan berasal dari Jakarta.

Kerja sama tersebut difasilitasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) melalui bidang pengawasan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Simeulue, Supriman Juliansyah, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kapal tersebut merupakan bantuan hibah dari KKP kepada koperasi nelayan.

“Benar, kapal KM Nelayan 2016 merupakan bantuan dari KKP yang dihibahkan kepada Koperasi Nelayan Maju Bersama. Kapal tersebut tidak tercatat sebagai aset Pemerintah Kabupaten Simeulue,” jelas Supriman.

Sementara itu, Ketua DPRK Simeulue, Rasmanudin H. Rahamin, mengaku telah melihat langsung kondisi kapal tersebut di Lampulo. Ia menyayangkan kondisi kapal bantuan yang kini terbengkalai.

“Kami sudah melihat langsung. Kapal bantuan hibah untuk nelayan itu kini berada di Sungai Lampulo, Banda Aceh, dan dijaga oleh seseorang bernama Aya Rahman. Dulu informasinya ada janji biaya penjagaan sebesar Rp100 ribu per hari,” ujarnya.

Rasmanudin menegaskan, kondisi ini menjadi perhatian serius karena bantuan yang seharusnya meningkatkan kesejahteraan nelayan justru tidak memberikan manfaat maksimal.

Kasus ini pun memunculkan pertanyaan terkait pengelolaan bantuan, keberlanjutan kerja sama dengan pihak ketiga, serta pengawasan dari instansi terkait. Hingga kini, belum ada penjelasan rinci mengenai penyebab kapal tersebut tidak lagi beroperasi.

Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi lebih lanjut serta mengambil langkah konkret agar aset bantuan serupa tidak kembali mengalami nasib yang sama.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Mualem Tegaskan Penyesuaian JKA Tak Ubah Nilai Perjuangan, Enam Poin Kebijakan Jadi Landasan Perlindungan Rakyat Aceh
SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Yahdi Hasan Apresiasi Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Narkoba, Tegaskan Komitmen Lindungi Generasi Muda
Yahdi Hasan Desak Polisi Tangkap Dalang Pengeroyokan di Polda Metro Jaya, Soroti Runtuhnya Kepercayaan Publik
Yahdi Hasan Kecam Pengeroyokan Haji Faisal di Polda Metro Jaya, Minta Negara Tegakkan Keadilan untuk Warga Aceh
Polda Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Babuttaqwa
Rehabilitasi Gedung Rawat Jalan Lama RSJ Aceh Telan Anggaran Rp4,8 Miliar, Diharapkan Tingkatkan Layanan Kesehatan
Polres Aceh Tenggara Raih Juara II Lomba Video Pendek Pamapta Polda Aceh 2026, Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:02 WIB

Kodim 0206/Dairi Terima Kunjungan Tim Wasrik Pos Audit ITDAM I/Bukit Barisan

Kamis, 23 April 2026 - 20:41 WIB

Stop Aksi Bullying, Babinsa Koramil 07/Salak Berikan Wasbang kepada Murid SDN 030415

Kamis, 23 April 2026 - 20:34 WIB

Progres Terus Dikebut, Personel Koramil 06/Kerajaan Laksanakan Pelesteran Kupingan Jembatan Gantung Garuda

Kamis, 23 April 2026 - 20:27 WIB

Ngopi Bareng, Babinsa Koramil 03/Parongil Sosialisasikan Rekrutmen TNI AD 2026

Rabu, 22 April 2026 - 23:09 WIB

Sarapan Pagi Jadi Ajang Sinergi, Babinsa dan Dishub Perkuat Koordinasi di Lapangan

Rabu, 22 April 2026 - 23:04 WIB

MTQ Tinada 2026 Mulai Disiapkan, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Tegaskan Dukungan Penuh demi Sukses dan Kondusifitas Acara

Rabu, 22 April 2026 - 22:57 WIB

Aksi Nyata di Desa: Babinsa Koramil 04/Tigalingga dan KWT Anugrah Kompak Bersihkan Lahan Demi Ketahanan Pangan

Rabu, 22 April 2026 - 22:49 WIB

Ngopi Sambil Jaga Negeri: Babinsa dan Kades Lae Parira Bangun Kesadaran Siskamling Warga

Berita Terbaru