Tani Merdeka Jateng Siapkan 10.000 Hektar Lahan Tebu di Blora, Dorong Percepatan Swasembada Nasional

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 08:30 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blora, nasionaldetik.com

Upaya percepatan swasembada tebu nasional terus menunjukkan progres signifikan. Dalam rangkaian kegiatan Komitmen Bersama Swasembada Tebu Nasional di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, berbagai pihak menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi mendukung target nasional yang telah ditetapkan.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil komitmen bersama, total target pengembangan lahan tebu di Jawa Tengah mencapai sekitar 10.657 hektar, sementara DIY menargetkan 300 hektar, sehingga total keseluruhan mencapai lebih dari 10.900 hektar. Sejumlah kabupaten di Jawa Tengah seperti Pati, Rembang, Blora, Grobogan, dan Sragen menjadi wilayah prioritas dalam pengembangan komoditas strategis ini.

 

Dalam momentum tersebut, Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah menunjukkan langkah konkret dengan menginisiasi penyediaan lahan seluas kurang lebih 10.000 hektar di Kabupaten Blora. Lahan tersebut merupakan kawasan milik KHDTK (Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang secara potensi dinilai sangat mendukung untuk pengembangan tebu dalam skala besar.

 

Ketua Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah, Wawan Pramono, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung program strategis nasional.

 

“Kami tidak hanya mendukung secara konsep, tetapi juga menghadirkan solusi nyata di lapangan. Penyediaan lahan kurang lebih 10.000 hektar di Blora ini adalah bentuk keseriusan kami untuk mendorong percepatan swasembada tebu nasional,” ujarnya.

 

Namun demikian, dalam proses pelaksanaannya, terdapat kendala yang perlu mendapat perhatian bersama. Lahan KHDTK UGM yang direncanakan tersebut memiliki status sebagai kawasan riset dan pendidikan, sehingga pemanfaatannya untuk kegiatan budidaya tebu secara komersial masih memerlukan izin dari pihak terkait.

 

Berdasarkan hasil koordinasi dengan penanggung jawab lapangan KHDTK UGM di Blora, disampaikan bahwa penggunaan lahan tersebut tetap dimungkinkan, dengan syarat adanya persetujuan dan rekomendasi resmi dari kementerian terkait, khususnya Kementerian Pertanian dan Kementerian Kehutanan.

 

Menanggapi hal tersebut, Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah berharap adanya fasilitasi dari pemerintah pusat agar proses perizinan dapat segera dilakukan, sehingga potensi lahan yang sudah tersedia dapat segera dimanfaatkan.

 

“Kami melihat ini bukan sekadar program daerah, tetapi bagian dari agenda besar nasional. Oleh karena itu, kami berharap ada dukungan penuh dari pemerintah pusat, khususnya dalam hal rekomendasi kebijakan, agar lahan ini bisa segera dimanfaatkan untuk penanaman tebu,” tambah Wawan.

 

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah, Dr. Moh. Sigit, menegaskan bahwa kesiapan lahan yang telah diinisiasi merupakan peluang besar yang harus segera ditindaklanjuti melalui dukungan kebijakan dari pemerintah pusat.

 

“Secara teknis, lahan sudah sangat siap dan potensial. Yang saat ini dibutuhkan adalah dukungan kebijakan dan fasilitasi dari kementerian terkait agar pemanfaatan lahan KHDTK ini dapat segera direalisasikan. Jika ini bisa berjalan, dampaknya akan sangat besar terhadap pencapaian target swasembada tebu nasional,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, pemanfaatan lahan KHDTK UGM ini dinilai memiliki nilai strategis yang tinggi, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga sebagai model integrasi antara fungsi pendidikan, riset, dan produksi pertanian. Jika terealisasi, kawasan ini berpotensi menjadi percontohan nasional dalam pengembangan tebu berbasis kolaborasi multi-pihak.

 

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan organisasi petani, diharapkan program swasembada tebu nasional dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan.

Mrs.

Berita Terkait

Sidang ke 2 Praperadilan Wartawan Mojokerto Pembacaan Replik dan Duplik
Polwan Polda Lampung Wujudkan Semangat Kartini melalui Pengabdian dan Prestasi
Inilah Penampakan Jalan Yang Akan Digarap Pada Program TMMD Reg 128 Kodim 0725/Sragen
Pungutan Perpisahan Sekolah Bisa Jadi Pungli: Ketua Bidang Pendidikan PWMOI Pekanbaru Desi Novita: Stop Bebani Orang Tua!
Ayo Jaga Lampung, Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Hadirkan Panggung Musik Nasional, Plt Bupati Tulungagung Perkuat Ekonomi Kreatif dan Martabat Seniman Lokal
Semangat Tak Terbendung! Konstruksi Besi Jembatan Gantung Garuda di Cerme Kian Menguat

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:39 WIB

Dari Lahan Tidur Jadi Potensi, Kodim 0607 dan Kades Sepakat Dukung KDKMP

Jumat, 3 April 2026 - 09:19 WIB

Personil Mandi Kembang 7 Rupa.

Rabu, 1 April 2026 - 21:47 WIB

Ziarah Pahlawan Warnai HUT ke-80 Persit KCK Cabang XVII di Kota Sukabumi.

Rabu, 1 April 2026 - 21:24 WIB

Kasdim 0607/Kota Sukabumi Wakili Dandim Hadiri Ziarah Rombongan HUT ke-112, Berlangsung Khidmat.

Senin, 30 Maret 2026 - 11:09 WIB

Kebersamaan Tanpa Sekat, Kodim 0607 Gelar Halal Bihalal Penuh Kekeluargaantuga.

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:08 WIB

Dorong UMKM dan Ringankan Beban Warga, Kodim 0607 Sukabumi Gelar Bazaar Murah Ramadhan.

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:34 WIB

Persiapan Penutupan, Seluruh Program TMMD Ke-127 di Parakanlima Rampung 100 Persen.

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:48 WIB

Akses Warga Makin Lancar, TMMD Ke-127 Hotmix Jalan 300 Meter di Parakanlima.

Berita Terbaru