Trauma Pasca OTT KPK, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharuddin Fokus Pulihkan Stabilitas Birokrasi

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 16:20 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com – Situasi pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap mantan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, masih menyisakan dampak serius di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dilaporkan mengalami tekanan, terutama dari sisi psikologis. Kondisi tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Ahmad Baharuddin yang kini resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung.

Baharuddin mengakui bahwa situasi yang dihadapinya saat ini jauh dari kata ideal. Ia menilai, tantangan dalam menata kembali stabilitas birokrasi tidaklah mudah, mengingat dampak dari rentetan OTT KPK yang terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, peristiwa tersebut telah meninggalkan trauma di kalangan ASN. Dampaknya, muncul sikap kehati-hatian berlebihan yang justru berpotensi menghambat kinerja.

“Kondisi trauma membuat seseorang menjadi terlalu berhati-hati. Sikap waspada yang berlebihan ini dapat mengurangi inovasi, padahal percepatan pembangunan membutuhkan keberanian serta dinamika kerja yang optimal,” ujarnya, Minggu (13/4/2026).

Siapkan Pendampingan Hukum

Sebagai langkah awal, Plt Bupati berencana melakukan koordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Bagian Hukum. Salah satu upaya konkret yang akan dilakukan adalah menyiapkan sistem pendampingan hukum bagi ASN yang tengah menjalani proses pemeriksaan terkait kasus tersebut.

Selain itu, Baharuddin juga menyoroti pola kasus korupsi yang dinilai berulang dari satu periode kepemimpinan ke periode berikutnya, termasuk pada masa kepemimpinan sebelumnya.

Ia menegaskan komitmennya untuk memutus rantai praktik tersebut agar tidak kembali terjadi di masa mendatang.

“Kami akan berkomunikasi dengan berbagai pihak agar kejadian seperti ini menjadi yang terakhir,” tegasnya.

Stabilitas dan Pelayanan Jadi Prioritas

Di tengah masa transisi kepemimpinan, Baharuddin menegaskan bahwa fokus utamanya adalah menjaga stabilitas pemerintahan serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.

Langkah awal yang akan diambil adalah mengumpulkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menyamakan persepsi dan menjaga soliditas kerja.

Ia juga menegaskan bahwa penunjukannya sebagai Plt Bupati melalui keputusan Menteri Dalam Negeri yang disampaikan melalui Gubernur Jawa Timur semata-mata untuk melanjutkan roda pemerintahan.

“Semua berjalan sesuai rencana. Plt tidak memiliki kewenangan untuk mengubah kebijakan strategis. Program dalam APBD tetap berjalan,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa tantangan yang dihadapi cukup besar, mengingat dirinya harus melanjutkan kepemimpinan di pertengahan tahun anggaran tanpa terlibat dalam proses perencanaan awal.

“Tantangannya cukup banyak, karena saya melanjutkan di pertengahan tanpa terlibat dalam perencanaan awal,” pungkasnya.

Reporter : Ev

Editor : Admin

Berita Terkait

Langkah Damai di Bumi Panipahan: Kapolda Riau Minta maaf Pasca Unjuk Rasa Hadir Dengarkan dan Pulihkan Kepercayaan Publik
JEJARING KEKUASAAN DI KABUPATEN MALANG : “Bupati Sanusi Lantik Anak Kandung Kepala DLH, Publik Soroti Praktik KKN”
PELANTIKAN PENGURUS PPDI KECAMATAN PANGKAH MASA BAKTI 2026–2029 BERLANGSUNG KHIDMAT
Jateng Bakal Miliki Mega Farm Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Seluas 710 Hektare dan 30.000 Ekor
Kapolres Kendal Silaturahmi dengan PTPN IX Merbuh, Bahas Pengamanan dan Kondusivitas Wilayah
Babinsa Ajak Warga: Kebersihan Sungai Cerminan Kesehatan Masyarakat
TERKAM DPP LSM MAUNG: Jeritan Warga Sintang, Minta KDM Hadiahkan Musik Buat Resmikan Jalan
Konsistensi dan Komitmen Berantas Narkoba, Pungli dan Hp, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Pimpin Langsung Deteksi Dini di Blok Hunian

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:11 WIB

PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG POLINDES-POSYANDU MANDUL, PEMDES SUMBERMANJING WETAN KILAH TUNGGU HASIL INSPEKTORAT

Sabtu, 11 April 2026 - 06:19 WIB

KELALAIAN KEAMANAN? RUMAH WARGA DI RINGIN KEMBAR DI BOBOL SAAT PENGHUNI SALAT SUBUH

Jumat, 10 April 2026 - 08:48 WIB

HALAL BI HALAL: MEMBANGUN KEKUATAN DALAM KEBERSAMAAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR.

Minggu, 5 April 2026 - 10:52 WIB

JALAN UTAMA RINGIN KEMBAR: KETIKA PAJAK DIBAYAR TUNTAS, NAMUN JALAN DIBIARKAN MATI

Sabtu, 4 April 2026 - 07:42 WIB

JALAN UTAMA RINGIN KEMBAR: LUKA YANG TAK PERNAH SEMBUH DI TENGAH KELUHAN WARGA

Jumat, 3 April 2026 - 00:24 WIB

TRAGEDI LAKA LAUT DI PANTAI BENGKUNG: KETIKA PERINGATAN DIABAIKAN, NYAWA MENJADI KORBAN

Rabu, 1 April 2026 - 21:31 WIB

Acara Kenaikan Pangkat dan Halal bi Halal

Senin, 30 Maret 2026 - 10:05 WIB

LARUNG KEPA SAPI MERIAHKAN HARI RAYA KETUPAT DI PANTAI BAJUL MATI. DIMALANG JAWA TIMUR.

Berita Terbaru