Selesaikan Kasus Kehilangan Paket, Pihak Ekspedisi Ganti Rugi Penuh kepada Pelanggan di Kebumen

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 12:52 WIB

5069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 4 April 2026 Insiden kehilangan satu unit ponsel milik pelanggan bernama Endang Fitriani Sugeng, warga Desa Munggu, Kecamatan Petanahan, akhirnya mencapai titik temu yang positif. Pihak jasa ekspedisi secara resmi telah menuntaskan tanggung jawab mereka dengan mengganti rugi nilai barang secara penuh.

Tepat pada pukul 09.30 WIB pagi ini, perwakilan pimpinan (Leader) dari pihak ekspedisi mendatangi langsung kediaman Endang Fitriani di Desa Munggu RT 01 RW 01, Kabupaten Kebumen. Kehadiran pihak manajemen ini turut didampingi oleh kurir yang bersangkutan untuk melakukan silaturahmi sekaligus menyerahkan uang ganti rugi atas kelalaian yang terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak ekspedisi menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan pelanggan. Penyerahan ganti rugi dilakukan sesuai dengan harga pasar ponsel yang hilang, guna memastikan pelanggan tidak dirugikan secara materiil.

“Kami mengapresiasi itikad baik dari pihak ekspedisi yang bersedia datang langsung ke rumah dan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan serta bertanggung jawab penuh,” ujar Endang Fitriani saat ditemui setelah pertemuan tersebut.

Dengan diserahkannya uang ganti rugi tersebut, kedua belah pihak sepakat bahwa permasalahan ini telah selesai secara damai. Kasus ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pihak ekspedisi untuk meningkatkan standar operasional dan pengawasan distribusi paket di wilayah Kebumen agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Team Redaksi

Berita Terkait

Borok IPAL Dapur Gizi Sruweng: Limbah Meluber, Drainase Tersumbat Puing dan Sampah
Skandal Kredit Sindikasi Bank Kebumen: ‘Warisan’ Macet di Luar Daerah atau Lemahnya Pengawasan?
DUGAAN SKENARIO ‘AIR MATA BUAYA’ DI KEBUMEN: KETUM PRIMA DAN WAKETUM IWO INDONESIA DESAK APH TINDAK OKNUM WARTAWAN PENYEBAR HOAKS
KRISIS ETIKA DAN INTELEKTUAL, OKNUM LSM DI KEBUMEN LECEHKAN PROFESI PERS DENGAN MAKIAN “BODOH”
DUGAAN PEMALSUAN DOKUMEN DESA MENCUAT: Pimpinan Redaksi Tantang Uji Forensik dan Siap Buka Bukti Rekaman Investigasi!
Skandal Proyek Wisata Grogolpenatus: Dari Dugaan “Tanda Tangan Palsu” Hingga Aliran Dana Ritual “Perdemitan”
“Puskesmas Mirit: Simbol Kebobrokan Birokrasi yang Menindas Rakyat Taat Aturan; Bukan Pelayan Publik, Hanya Kios Surat Sakit yang Arogan!”
Memalukan! Tantang “Meja Hijau” Saat Mediasi, Seseorang yang Diduga Kades Mulyosri Telanjangi Kedangkalan Hukumnya Sendiri: Saat Putusan Inkrah 2015 Dia Belum Menjabat

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:11 WIB

PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG POLINDES-POSYANDU MANDUL, PEMDES SUMBERMANJING WETAN KILAH TUNGGU HASIL INSPEKTORAT

Sabtu, 11 April 2026 - 06:19 WIB

KELALAIAN KEAMANAN? RUMAH WARGA DI RINGIN KEMBAR DI BOBOL SAAT PENGHUNI SALAT SUBUH

Jumat, 10 April 2026 - 08:48 WIB

HALAL BI HALAL: MEMBANGUN KEKUATAN DALAM KEBERSAMAAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR.

Minggu, 5 April 2026 - 10:52 WIB

JALAN UTAMA RINGIN KEMBAR: KETIKA PAJAK DIBAYAR TUNTAS, NAMUN JALAN DIBIARKAN MATI

Sabtu, 4 April 2026 - 07:42 WIB

JALAN UTAMA RINGIN KEMBAR: LUKA YANG TAK PERNAH SEMBUH DI TENGAH KELUHAN WARGA

Jumat, 3 April 2026 - 00:24 WIB

TRAGEDI LAKA LAUT DI PANTAI BENGKUNG: KETIKA PERINGATAN DIABAIKAN, NYAWA MENJADI KORBAN

Rabu, 1 April 2026 - 21:31 WIB

Acara Kenaikan Pangkat dan Halal bi Halal

Senin, 30 Maret 2026 - 10:05 WIB

LARUNG KEPA SAPI MERIAHKAN HARI RAYA KETUPAT DI PANTAI BAJUL MATI. DIMALANG JAWA TIMUR.

Berita Terbaru