Ulah Oknum Kordinator Penyuluh Pertanian Kelompok Tani Di Wilayah Sumbar Harta Ancam Membubarkan Diri Dan Mogok Tanam

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:03 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,Musi Rawas  -Hastacita kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, untuk menjadikan Indonesia swasembada pangan di seluruh Indonesia adalah program yang menggunakan negeri ini tidak ketergantungan dengan negara lain, melalui kementan , tentunya ini membutuhkan dukungan dari segala stock holder, terutama pupuk bersubsidi, yang akan digunakan para petani di seluruh Indonesia

Namun fakta di lapangan sangat berbeda, setelah awak media turun ke lapangan,banyak menemukan keluhan dari kelompok tani atau Gapoktan, yang mana ada intimidasi dan larangan dari oknum penyuluh pertanian beeinisial W yang melarang petani untuk menebus pupuk secara berkelompok, dengan alasan yang tidak masuk akal, padahal sesuai aturan menebus pupuk bersubsidi secara berkelompok tidak melanggar aturan, dengan adanya intimidasi ini petani merasa di rugikan,

Berdasarkan investigasi kami dari beberapa  ketua kelompok tani yang  ada di

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelurahan Sumber harta

Desa sumber asri, Desa suka jaya, Desa madang dan Desa sukarami .

Mereka menyampaikan atau mengeluhkan bahwa mereka baik atas nama ketua kelompok atau anggota kelompok tani yang mewakili tidak boleh, menebus pupuk bersubsidi secara berkelompok di kios atau pengecer kami, karena ada larangan dari oknum, kordinator penyuluh untuk menebus secara berkelompok, padahal harga pupuk sudah seperti yang kami harapkan dan kami sangat terjangkau, tapi apalah mau di kata kami tidak bisa menebus secara berkelompok karena ada larangan dari oknum penyuluh tersebut, ungkap nya

Awak media Sabtu (24/2) mencoba menghubungi Agen kios dan pengecer pupuk bersubsidi melalui via telepon, yang memiliki tanggung jawab 5 desa tersebut mereka mengatakan memang benar adanya larangan itu, ya kami hanya pasrah saja  semua jawaban hampir sama yang mana pada intinya nya mereka mengeluh kan kebijakan oknum BPP jika itu memang kebijakan, tetapi beliau menyarankan kami untuk langsungg  ke BPP  untuk konfirmasi langsung. Ujar Agen kios

Seiring program presiden prabowo Subianto dan menteri pertanian Andi Amran Sulaiman untuk, Indonesia menjadi negara swasembada pangan, namun sungguh ironis jika ada, seorang oknum penyuluh yang melarang, menebus pupuk bersubsidi

Secara berkelompok. Hal ini kami dapat dari responden, yang namanya kami rahasiakan,

Bahkan sebagian besar kelompok tani mengatakan jika kami tidak boleh menebus pupuk subsidi lebih baik di bubar kan saja, atau kami akan mogok tanam.

Perlu diketahui Agen kios pengecer merupakan perpanjangan tangan dari Distributor dalam menyalurkan pupuk ke petani, dan aturan serta kebijakan ini sudah tertuang bertahun tahun tidak ada masalah, ini menimbulkan konplik dak kerugian pada agen kios dengan adanya larangan dari oknum penyuluh. Dan berharap ini segera di sikapi dari pihak instansi

Saat kami mencoba konfirmasi langsung dengan oknum BPP tersebut melalui  via telpon beliau mengatakan tidak pernah mengintimidasi kelompok tani, dan apa yang dia lakukan sudah sesuai prosedur dan SOP, dan kesepakatan bersama.  (Khairu*)

Berita Terkait

Kabag SDM Polres Tulungagung Monitoring Tanaman Jagung di Desa Bendungan*
TANGKAP MAFIA BAJINGAN ANGGARAN : Sengkarut Anggaran Kendaraan Dinas Musi Rawas Utara: Pemborosan Rp1,8 Miliar Akibat Kelalaian Berjamaah,
KH Imam Jazuli Siapkan Revolusi Tranformatif 5.000 Pesantren, Pengasuh dari 34 Provinsi Digembleng Sepanjang 2026
Kasus BBM Subsidi di Tapsel Diduga Ditutup-Tutupi, SPBU Pemasok Belum Tersentuh Hukum
Warga Keluhkan , Petugas Kebersihan Dan Sampah Lalai
Lapas Kelas IIB Muara Bulian Gelar Sidang Pra Nikah Bagi Pegawai
Adv. Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP., C.FTAX. Dilantik Sebagai Ketua DPC FERADI WPI Sidoarjo
Listrik Padam di Pekanbaru, Polda Riau Gelar Patroli RAGA dan Brimob Hingga Pagi

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:29 WIB

Kapolres Karo Kedepankan Pendekatan Persuasif Redam Ketegangan Antar Kelompok Remaja di Tigapanah

Senin, 25 Mei 2026 - 18:17 WIB

Polres Karo dan Dishub Gelar Penertiban Parkir di Pusat Kota Kabanjahe

Senin, 25 Mei 2026 - 18:08 WIB

Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Penjaga Malam Cegah Kejahatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Bupati Karo Hadiri Pentahbisan Gedung Gereja Pentakosta Tabernakel “Kristus Gembala”

Senin, 25 Mei 2026 - 11:57 WIB

Pendekatan Persuasif, Oleh Kapolres Karo, Berhasil Redam Ketegangan Antar Kelompok Remaja di Tigapanah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:29 WIB

**Peserta Magang Rutan Kabanjahe Implementasikan Inovasi Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan**

Senin, 25 Mei 2026 - 11:22 WIB

Kapolres Karo Kedepankan Pendekatan Persuasif Redam Ketegangan Antar Kelompok Remaja di Tigapanah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:09 WIB

“Kapolres Karo Langsung Terjun Lakukan Pendekatan Persuasif Redam Ketegangan Antar Kelompok Remaja di Kec. Tigapanah”.

Berita Terbaru

NASIONAL

Peduli Kesehatan Untuk Saudara Kita di Ujung Timur Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 16:22 WIB