Batanghari,-Bekas pangkas pohon yang tidak dibersihkan dapat menimbulkan berbagai masalah, mulai dari gangguan estetika hingga risiko keselamatan dan kesehatan tanaman.
Pantauan awak media di lokasi terlihat sisa pangkasan seperti ranting – ranting tersebut sudah berminggu-minggu di biarkan tidak di bersihkan Rabu (20/5/2026)
dan tumpukan dari got juga tidak di angkut seperti di depan kantor PDK dan dinas kesehatan kabupaten Batanghari Jambi.
Sisa-sisa pemangkasan seperti cabang, ranting, dan daun seharusnya segera dibersihkan dan dikelola dengan benar, misalnya dengan membuangnya ke tempat pembuangan sampah .
Dampak dan Risiko Sisa Pangkasan, Gangguan Kesehatan Tanaman, Sisa-sisa potongan yang terinfeksi atau menumpuk dapat mengundang hama dan penyakit yang dapat menyebar ke bagian tanaman yang sehat.
Bahaya Keselamatan Ranting atau cabang yang berserakan di jalan atau area publik dapat menyebabkan bahaya tersandung. Dan menimbulkan masalah estetika,Lingkungan menjadi terlihat kotor dan tidak terawat.
Seharusnya Penanganan secara Benar,Sisa pemangkasan harus segera dibersihkan dan tidak dibiarkan menumpuk.Pengolahan: Sampah organik dari hasil pangkasan dapat dikomposkan atau dibuang ke tempat pengelola limbah .
Pengguna jalan Badri , mengatakan,” saya
Jika pangkasan dilakukan di area publik, tanggung jawab pembersihan berada di tangan pemerintah daerah, sedangkan untuk properti pribadi, itu adalah tanggung jawab pemilik properti.” Kata badri
Lanjutnya,petugas kebersihan adalah membantu pemerintah daerah dalam menjaga estetika dan kenyamanan kota maupun kabupaten.
“Wajah suatu daerah tidak hanya tercermin dari infrastruktur fisik, tapi juga dari kebersihan jalannya, taman kotanya, hingga tempat-tempat umum yang sering digunakan masyarakat.
Kehadiran mereka yang rutin menyapu, mengangkut, dan merapikan lingkungan menjadi simbol pelayanan publik yang aktif dan responsif. Jalan yang bebas sampah, taman kota yang terawat, hingga pasar yang bersih menjadi indikator langsung bagi publik bahwa pemerintahan berjalan dengan baik, dan masyarakatnya berbudaya. Tak heran, daerah yang bersih dan tertata rapi cenderung mendapat kepercayaan lebih dari masyarakat maupun wisatawan. Mereka merasa nyaman, aman, dan yakin bahwa lingkungan tersebut dikelola secara serius.”pungkasnya