Nasionaldetik.com,— 05 Februari 2026 Gerakan penanaman bawang merah varietas tahan hujan lebat yang dilakukan oleh kelompok JATAM (Jaringan Tani Mandiri) Desa Codoh. Kegiatan ini juga meliputi pembuatan model budidaya adaptif dan penyusunan panduan praktis untuk petani lokal, dengan fokus pada meningkatkan ketahanan hasil panen di musim hujan.
Pelaksana Utama: Kelompok JATAM Desa Codoh, Kecamatan Wajak
Pembimbing & Narasumber: Prof. Sahri, Ketua JATAM Kabupaten
Malang.
Peserta: Anggota kelompok tani Desa Codoh dan beberapa petani dari desa sekitar
Kegiatan dimulai pada awal bulan Februari 2026, dengan tahap persiapan lahan pada tanggal 2 Februari dan penanaman secara massal pada tanggal 5 Februari 2026. Rencana pemantauan dan evaluasi akan dilakukan setiap minggu selama masa tumbuh tanaman.
Lahan pertanian milik kelompok JATAM Desa Codoh, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Lokasi ini dipilih karena sering mengalami dampak hujan lebat yang mengganggu produktivitas bawang merah.
Bawang merah merupakan komoditas utama petani Desa Codoh, namun hasil panen sering menurun drastis akibat hujan lebat yang menyebabkan busuk akar dan gulma berlebih.
Untuk mengedukasi petani tentang teknologi budidaya yang adaptif terhadap perubahan cuaca.
Mendukung program JATAM Kabupaten Malang dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan petani lokal.
Pemilihan Varietas: Menggunakan bawang merah varietas yang telah diuji tahan terhadap kondisi lembab dan hujan intensif.
Pengolahan Lahan: Menerapkan sistem bedengan tinggi dan saluran drainase yang efektif untuk mengantisipasi genangan air.
Pelatihan: Prof. Sahri memberikan pembekalan tentang teknik penanaman, pemupukan organik, dan pengendalian hama penyakit secara alami.
Dokumentasi: Tim JATAM Kabupaten Malang mencatat proses dan akan membagikan hasilnya melalui media lokal dan pertemuan kelompok tani untuk diadopsi lebih luas.
Tim Redaksi







































