Medan – Nasionaldetik.com
Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, menegaskan pentingnya ketepatan waktu, keseriusan, serta kelengkapan dan validitas data dalam penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta Laporan Keuangan (LK) Tahun Anggaran 2025.
Penegasan ini disampaikan Wiriya saat memimpin Rapat Koordinasi Penyusunan LKPJ, LPPD, dan SPM 2025 yang dirangkaikan dengan persiapan penyusunan Laporan Keuangan (LK) di Ruang Rapat III Balai Kota Medan, Selasa (13/1/2026).
Mengawali arahannya, Wiriya mengapresiasi kehadiran seluruh pimpinan perangkat daerah dan camat dalam rapat tersebut. Kehadiran mereka dinilai mencerminkan komitmen dan tanggung jawab bersama dalam menjalankan roda pemerintahan daerah sepanjang tahun 2025.
Wiriya selanjutnya menekankan, penyusunan Laporan Keuangan sudah harus dimulai sejak dini, mengingat prosesnya berjalan paralel dengan penyusunan LKPJ, LPPD, dan SPM. Ditargetkannya, draft Laporan Keuangan rampung paling lambat akhir Januari 2026, sementara draft awal LKPJ, LPPD, dan SPM harus selesai pada awal Februari.
Kemudian, Wiriya meminta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk memantau langsung jajarannya masing-masing, guna memastikan seluruh tahapan penyusunan laporan berjalan sesuai ketentuan serta meminimalisir potensi kesalahan administratif maupun substansi.
Wiriya juga mengingatkan, pimpinan perangkat daerah tidak bekerja secara formalitas, melainkan benar-benar serius dalam menyusun LKPJ, LPPD, dan SPM. Kelengkapan serta keakuratan data dukung menjadi poin krusial, karena laporan tersebut mencerminkan kinerja riil dan capaian pembangunan Pemko Medan selama satu tahun anggaran.
“Mari kita sungguh-sungguh dalam mengerjakan seluruh laporan. Ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban kinerja kita kepada masyarakat,” ungkapnya.
Melalui penyusunan laporan yang akurat, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan, Wiriya berharap seluruh jajaran Pemko Medan mampu menunjukkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan transparan, sekaligus memperkuat citra Medan sebagai kota yang unggul dan berdaya saing.
(Ardiansyah Ginting .
Nur Kennan Tarigan)







































