*Komunitas Organisasi Peduli Bencana Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang*

NUR KENNAN BR TARIGAN

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 10:12 WIB

50177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Nasionaldetik.com

11/1/2026. Komunitas Organisasi Peduli Bencana yang terdiri dari BFLF, Yayasan Bantara, Mira, Yayasan Titian Harapan, Yayasan Amelia, LRPPN, DPD Amphuri Sumut, Griya Hipnotherapi Medan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Bantuan yang disalurkan bahan kebutuhan pakaian layak pakai, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan balita, sarung, mukena, al-quran dll. Proses penyaluran dilakukan secara langsung ke lokasi terdampak.

Perwakilan Komunitas Dudi Alexander Chaniago (BFLF), mengatakan bahwa kegiatan merupakan inisiasi bersama dengan tujuan untuk meringakan beban dan menghibur anak-anak di pengungsian. selain bantuan kami juga membagikan nasi siap saji 700 bungkus, 360 Donat, 100 paket tumbler, snack, buku gambar dan crayon. dilokasi kegiatan kami komunitas memberikan trauma healing untuk anak-anak dan juga pengobatan gratis bagi pengungsi korban banjir longsor di kp Duren Kecamatan Rantau Aceh Tamiang. Sementara ada beberapa sasaran lokasi penyaluran bantuan, DPD Amphuri Sumut bergerak ke Desa lubuk sidup, desa bundar rumah banjir, kota lintang, kampung durian kebun ubi, Seruway.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dudi mengatakan kegiatan ini berjalan dengan lancar sampai akhir tidak terlepas dari dukungan semua pihak, semoga bantuan dan kegiatan psiko sosial dapat membantu meringankan beban para korban serta mempercepat pemulihan pascabencana. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Pantauan kami di lapangan sebulan lebih menunjukkan pasca bencana, material lumpur dan tanah longsor masih mengendap di dalam rumah warga. Kondisi tersebut menyulitkan proses pembersihan serta menghambat aktivitas masyarakat yang ingin kembali ke tempat tinggal mereka.

Salah seorang pengungsi menyampaikan harapan besar kepada pemerintah agar segera mengambil langkah konkret dalam penanganan pascabencana. selain bantuan darurat, warga berharap adanya percepatan relokasi ke lokasi yang aman, terutama bagi mereka yang rumahnya rusak berat atau berada di zona rawan longsor. “Kami berharap pemerintah dapat menuntaskan persoalan lumpur yang masih mengendap di rumah-rumah warga, serta memberikan solusi permanen bagi rumah kami yang hancur dan tidak bisa ditempati lagi,” ujar salah seorang warga terdampak.

Kami juga berharap pemerintah pusat dan daerah dapat bersinergi dalam pemulihan pascabencana, mulai dari pembersihan lingkungan, perbaikan infrastruktur, hingga mempercepat pendataan penyediaan hunian sementara maupun hunian tetap yang layak dan aman.
Dengan langkah cepat dan penanganan yang menyeluruh, kami berharap warga dapat segera bangkit dan pulih kembali menjalani kehidupan normal tanpa dihantui ancaman bencana susulan “Tegas Dudi”.

(Redaksi)

Berita Terkait

Buruh dan Pekerja Di Medan Merasa Aman Dan Terlindungi Saat Bekerja
Terbongkar ! Rahmadsah Alias Mamat Ternyata Seorang Residivis Pelaku Penganiayaan dan Pembunuhan
Masyarakat Wajib Waspada Modus Penipuan, BRI Cabang Medan Sisingamangaraja Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online
Dari Dragon Bertransformasi Jadi Phantom, Polrestabes Bongkar Jaringan Narkoba Berkedok THM
Kabupaten Karo Kembali Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-Turut Dari BPK RI : Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Yang Transparan dan Akuntabel
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Berkedok THM Giliran Gadis Muda Cantik dan Pemasok Tak Berkutik
Pemuda Pancasila Deli Serdang Sembelih 9 Hewan Kurban
AMPI DPD Deli Serdang Berbagi Hewan Qurban Sebanyak 4 Ekor Kepada Masyarakat Dan Abang Becak Yang Ada Di Lubuk Pakam Dalam Rangka Hari Raya Idul Adha 1447H

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:15 WIB

Ahmad Fahmi Sorot DPKAD Merangin: Relaksasi BOSP Disetujui, Kenapa Gaji PPPK PW Belum Dibayar?

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:21 WIB

OBJEK PBB P2 DIDUGA KUAT MASUK KAWASAN HUTAN, BAPENDA LAMBAR : “KAMI TIDAK TAHU!”

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:14 WIB

JIKA INDONESIA INGIN MAJU, BELAJARLAH DARI NEGARA YANG SUDAH MAJU, PESAN KIAI IMAM JAZULI MELEPAS 300 SANTRI KE CHINA

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:10 WIB

Pemuda dan Mahasiswa Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Program MBG Melalui Diskusi Publik di Banten

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:59 WIB

Presiden Prabowo Subianto Lakukan Perombakan, Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:51 WIB

Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:46 WIB

Kodim 0206/Dairi Rampungkan Rehabilitasi Jembatan Gantung di Pakpak Bharat

Berita Terbaru