Tanah Karo Adalah Tanah Kana’an : Janji Sejuk Letkol Robert Panjaitan Jaga Karo Tetap Damai, Subur & Penuh Berkat

NUR KENNAN BR TARIGAN

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 00:54 WIB

5060 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Tanah Karo, Nasionaldetik.com

7 Juni 2026. Sebuah kalimat sederhana tapi menggetarkan hati keluar dari mulut Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert B Panjaitan. Di tengah Forkopimda, tokoh adat, pemuka agama, dan, LSM, Insan Pers serta warga Karo, beliau menegaskan komitmennya dengan gaya khas prajurit : lugas, tulus, tanpa teks.

“Saya tidak akan merubah Tanah Karo menjadi Karo. Karena bagi saya, Tanah Karo adalah Tanah Kana’an.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak ucapan itu viral, frasa “Tanah Kana’an” jadi pengingat baru bagi warga Dataran Tinggi Karo : bahwa rumah mereka bukan sekadar wilayah administratif, tapi tanah perjanjian yang harus dijaga kesuburan, kedamaian, dan toleransinya.

1. Makna Mendalam di Balik Kata “Kana’an”, “Tanah Kana’an” dalam sejarah adalah tanah yang dijanjikan Tuhan : subur, aman, tempat hidup berdampingan tanpa rasa takut. Dengan menyebut Karo sebagai Kana’an, Letkol Robert titip 3 makna besar :

1. Jaga Kerukunan: Karo terkenal dengan semboyan _Mejuah-juah_. Suku Karo, pendatang, Kristen, Muslim, adat Merga Silima hidup berdampingan puluhan tahun. “Jangan biarkan api perpecahan mengubah Karo jadi panas,” tegasnya.

2. Rawat Kesuburan : Karo = lumbung sayur Sumut. Cabai, kentang, kol, jeruk. “Kana’an itu subur. Tugas kita rawat tanah, air, hutan. Jangan serakah,” ujarnya.

3. Tolak Provokasi : Dandim ingatkan warga jangan mudah diadu domba. “Saya datang menjaga, bukan mengubah. Kalau ada yang mau bikin Karo panas, hadang bersama,” pesannya.

2. Janji Seorang Komandan: Datang Menjaga, Bukan Mengubah
Letkol Inf Robert B Panjaitan bukan putra Karo. Beliau orang Batak Toba. Tapi sejak menjabat Dandim 0205/TK, beliau keliling sampai ke desa-desa pelosok, Lau Debuk-Debuk, Simpang Empat, Merek, Tigapanah dan Desa – desa lainnya.

“Saya ngerti Karo itu Kana’an waktu lihat bapak-bapak berangkat ke ladang pukul 4 pagi demi anaknya kuliah. Waktu lihat ibu-ibu jual sayur di Pasar Runggun sambil nyanyi. Waktu lihat Gereja dan Masjid adzan/ibadahnya saling menghormati. Itu Kana’an,” ucapnya haru.

Komitmen Kodim 0205/TK di bawah pimpinannya :
1. Stabilitas Kamtibmas : Patroli rutin, Babinsa aktif di desa, cegah narkoba, miras, balap liar
2. Kawal Toleransi : Rutin silaturahmi ke rumah ibadah, tokoh adat, dan lintas agama
3. Dukung Ketahanan Pangan : Bantu petani, cek harga, cegah mafia pupuk biar Karo tetap subur.

Selain komitmen diatas ada cerita haru dibalik ketegasan seorang komandan yakni :

Air Mata Nande Br. Ginting : “Kami Mau Mati di Tanah Kana’an”
Pernyataan Dandim paling menyentuh warga lansia. Seorang nenek, Nande Br. Ginting 72 tahun dari Kabanjahe, tak kuasa menahan tangis.

15 tahun lalu ia pernah mengungsi karena konflik. Ladangnya habis, rumahnya terbakar. Doa hari-harinya: “Tuhan, kembalikan aku ke Kana’anku.”

“Pas mendengar Pak Dandim bilang ‘Tanah Karo Adalah Tanah Kana’an’, rasanya doa Nande dijawab. Anak rantau saja sayang sama Karo, masa kita anak Karo mau rusak sendiri?” tuturnya sambil genggam salib kayu.

Kini Nande sudah balik ke ladangnya. Cucunya jadi guru SD. Baginya, kalimat Dandim = obat luka.

Sementara Ketua Merga Silima Karo menyambut positif pernyataan Dandim yang mengatakan Tanah Karo Tanah Kana’an, “Dandim Robert ngerti jiwa Karo. Mejuah-juah itu bukan slogan, tapi cara hidup. Jaga Karo tetap teduh.” Ujarnya.

Tokoh lintas agama juga sepakat, Karo kuat karena toleransinya. Kalau Karo tetap “Kana’an”, maka investor datang, wisatawan nyaman, anak muda betah tinggal bangun daerahnya sendiri.

Pesan Penutup Dandim : Kana’an Dirawat, Bukan Dicari
Letkol Robert menutup pesannya dengan kalimat yang kini jadi pegangan Babinsa 0205/TK di setiap apel :

“Kana’an tidak ada di peta Google. Kana’an dirawat setiap hari. Dengan jujur, dengan gotong royong, dengan tidak menyakiti tetangga beda keyakinan. Kalau Karo tetap Kana’an, anak cucu kita yang panen berkahnya.”

Sejak hari itu, setiap kegiatan Kodim 0205/TK selalu diawali bisik pelan para prajurit : “Tanah Karo Adalah Tanah Kana’an”. Bukan jargon. Tapi sumpah setia.

Karena menjaga Kana’an, lebih mulia daripada mengubahnya.

(Nur Kennan Tarigan)

Berita Terkait

Bupati Karo Antonius Ginting Hadiri Pesta Pembangunan Gedung Gereja GKPS Syaloom Kabanjahe
Pentas Seni TK Kemala Bhayangkari 07 Kabanjahe: Menumbuhkan Mimpi dan Meraih Cita-Cita
Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas, Tim LINGKABER Polres Karo Amankan Dua Sepeda Motor Berknalpot Brong
Medan Adventure Xtrim Ke-6 Digelar di Siosar, Tampilkan Pesona Jalur Petualangan Karo
Berulang Kali Aniaya Istri, Pria di Kabanjahe Diamankan Satres PPA-PPO Polres Karo
Keluarga Almarhum SS Sampaikan Apresiasi kepada Polres Karo
Simpan Sabu di Kamar Mandi Ladang, Pria Asal Pematangsiantar Diciduk Satresnarkoba Polres Karo
Respon Cepat Laporan 110, Tim LINGKABER Bubarkan Kelompok Remaja Diduga Hendak Tawuran

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

Jacob Ereste : *Seminar Nasional : Asrul Sani Dalam Dinamika Kebudayaan Indonesia*

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:11 WIB

Nurhayati Sah Nahkodai Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru, GRIB Jaya Pekanbaru Bergerak Humanis

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:02 WIB

Bupati Rohil Sampaikan Keprihatinan Mendalam atas Musibah Kebakaran di Jalan Sepakat Bulan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:57 WIB

Bendera Merah Putih Setengah Tiang di Kantor Desa Lambou Darul Ihsan Jadi Sorotan Warga Mandailing Natal

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:23 WIB

Presiden RI dan Kepala Staf Angkatan Darat Hadir Untuk Rakyat,Melalui Satgas Yonif 123/Rajawali Bangun Sumur Bor di Mesjid Nurul Falah Kepi

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:13 WIB

Satgas Karya Bakti TNI Wujudkan Harapan Warga Hilihoru Lewat Jembatan Modular

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:58 WIB

Harapan Baru Warga Botombawo, Jembatan Aramco Hampir Rampung

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:44 WIB

Nahnu NU: Dari Ego Sektoral Menuju Harmoni Kolektif

Berita Terbaru