RAMBO NUSANTARA BONGKAR DUGAAN SKANDAL “MARK-UP” TRILIUNAN RUPIAH HPP PUPUK BERSUBSIDI

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:35 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– 28 Februari 2026 Relawan Rakyat Membela Prabowo Nusantara (RAMBO) secara resmi merilis temuan investigasi terkait aroma busuk dugaan korupsi berjamaah di lingkungan PT Pupuk Indonesia (Persero) dan anak usahanya, khususnya PT PSP. Temuan ini mengindikasikan adanya upaya sistematis untuk merampok uang negara melalui penggelembungan Harga Pokok Penjualan (HPP) pupuk

Manajemen PT PSP dan induk usahanya PT PI (Persero) diduga kuat terlibat dalam penyusunan anggaran fiktif. Temuan ini dibongkar oleh tim investigasi Ali Sopyan dari Relawan Rambo Nusantara berdasarkan audit BPK yang menunjukkan ketidaksinkronan data keuangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan Mega Korupsi melalui penggelembungan biaya murni dalam perhitungan HPP Pupuk Bersubsidi tahun 2025. Terdapat selisih raksasa antara anggaran yang diajukan dengan fakta lapangan yang diakui oleh BPK, mencapai lebih dari Rp1,3 Triliun.

Praktek ini menyasar titik-titik vital produksi nasional, meliputi Pupuk Kujang Cikampek, Pupuk Pusri Sriwijaya Palembang, dan Pupuk Petrokimia Gresik.

Terjadi pada siklus anggaran perhitungan HPP tahun 2025, dengan puncaknya pada Risalah Pembahasan Koreksi Biaya tanggal 17 April 2025.

Diduga ada upaya memasukkan komponen biaya ilegal ke dalam beban negara. Salah satu temuan paling mencolok adalah upaya memasukkan beban pesangon dan imbalan pasca-kerja sebesar Rp520,4 Miliar ke dalam subsidi rakyat—sebuah tindakan yang dianggap sebagai “perampokan” hak petani untuk kesejahteraan internal pejabat perusahaan.

Modusnya adalah dengan “Maling Teriak Maling”. Manajemen menggunakan sistem aplikasi canggih (BPC/SAP-ERP) untuk memberikan kesan transparan, namun di baliknya mereka memasukkan angka-angka murni yang tidak sesuai dengan Permentan Nomor 28 Tahun 2020.
POIN KRITIS INVESTIGASI

“Sangat ironis, di saat petani berteriak kesulitan pupuk, manajemen PT PSP justru mencoba menyelundupkan biaya pesangon ratusan miliar ke dalam anggaran subsidi. Ini bukan sekadar kesalahan administrasi, ini adalah kejahatan anggaran!” — Ali Sopyan, Rambo Nusantara.

Tabel Perbandingan “Uang Rakyat yang Nyaris Hilang”:
Kategori Nilai Anggaran Keterangan

Klaim Awal Manajemen Rp12,55 Triliun Anggaran yang diminta ke Negara.

Setelah Audit BPK Rp11,21 Triliun Anggaran yang benar menurut aturan.

Potensi Kerugian Negara Rp1,34 Triliun Dana yang hampir “disikat” jika tidak diaudit.

TUNTUTAN RAMBO NUSANTARA

Mendesak KPK dan Kejaksaan Agung untuk segera memeriksa jajaran direksi PT PI (Persero) dan PT PSP atas dugaan manipulasi HPP.

Mempertanyakan mengapa biaya pesangon dibebankan pada pos subsidi rakyat.

Meminta pencopotan pejabat yang terlibat dalam penyusunan anggaran yang tidak akuntabel tersebut.

“NEGARA TIDAK BOLEH KALAH OLEH PARASIT ANGGARAN. PUPUK UNTUK PETANI, BUKAN UNTUK MEMPERKAYA BIROKRAT BUMN!”

Tim Redaksi Prima & Tim Investigasi Rambo Nusantara
Ali Sopyan

Berita Terkait

SAR Danau Toba Resmi Tutup Operasi Pencarian Korban Objek Wisata Air Terjun Situmurun
Aroma Perjudian Menyengat di Pasar 4 Kutalimbaru: Arena Sabung Ayam Diduga Milik ‘Edy’ Beroperasi Bebas, Kapolsek Membisu
Pastikan Tepat Sasaran, TNI Dampingi Penyaluran Pupuk bagi Petani
Tangkap Debt Collector (DC) : Diteror Akan Dibunuh, Wartawan Sekaligus Ketua PERWAST Melaporkan Kepolisi
Duka Mendalam Atas Wafatnya Sekertaris Jendral PWI Pusat Zulmansyah Sekedang.
LSM PKPB Resmi Laporkan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Puluhan Desa ke BPK Banten dan Pusat
Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos.,M.Si.,M.Han Ziarah ke Makam Tokoh pembangunan Riau dan Tokoh Pengibar Bendera Pertama
JMI Meminta APH Untuk segera Mengambil Langkah Hukum Terhadap Laporan Dugaan Pelanggaran di BGN

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:08 WIB

Bupati Karo Hadiri Kegiatan KKI dan PI GBKP RG Batang Serangan di GBKP Desa Mburidi, Kecamatan Kutabuluh

Minggu, 19 April 2026 - 00:04 WIB

Pemkab Karo Turut Hadir Dalam Perayaan Hari Jadi Kabupaten Simalungun

Sabtu, 18 April 2026 - 22:22 WIB

Unik dan Humanis, Polsek Munte Persilakan Warga Gunakan Halaman Mapolsek untuk Resepsi Pernikahan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:17 WIB

Satlantas Polres Karo Amankan Pawai Arak Cita Gemilang Yayasan Ad Dakwah Kabanjahe

Sabtu, 18 April 2026 - 22:11 WIB

Polsek Simpang Empat Amankan Pembukaan Jambore Cabang Karo XII Tahun 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 22:05 WIB

Empat Pria Diciduk Unit 1 Satnarkoba Polres Karo, 75 Batang Ganja Ditemukan di Perladangan Karo

Sabtu, 18 April 2026 - 00:06 WIB

Bupati Karo Jadi Teladan dalam Gerakan Car Free Day, Dorong ASN dan Masyarakat Hemat Bahan Bakar

Jumat, 17 April 2026 - 23:59 WIB

Pemkab Karo Terapkan Car Free Day Menuju Kantor Bupati sebagai Upaya Penghematan Energi dan Tindak Lanjut Arahan Pemerintah Pusat

Berita Terbaru