PNIB : Arogansi Bahar Smith Contoh Nyata Intoleransi Sosok Agen Wahabi Khilafah Terorisme di Indonesia

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:18 WIB

50176 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Nasionaldetik.com – 10 Februari 2026 Kasus penganiayaan Banser yang melibatkan Bahar Smith tidak bisa dilihat sebagai peristiwa kriminal biasa. Selain berpotensi mengadu domba ormas dengan masyarakat juga menjadi bukti untuk kesekian kalinya bahwa arogansi Bahar Smith menjadi agenda intoleransi paham Wahabi dan Khilafah yang dianutnya.

Hal tersebut disampaikan oleh AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Ormas lintas Agama, budaya, tradisi, anti intoleransi, khilafah dan terorisme, Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB). Pria yang akrab disapa Gus Wal menyatakan kegusarannya kepada Bahar Smith yang sudah berulang kali terjadi.

“Waspadai siapa di belakang Bahar Smith, yaitu kelompok pendukung Wahabi dan Khilafah Terorisne yang selalu menebar kebencian dan memecah belah umat. Mereka tidak peduli bahkan tidak takut hukum yang berlaku di negeri ini. Mereka punya hukum rimba sendiri” ungkap Gus Wal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gesekan sosial yang terjadi dalam kasus tersebut menjadi indikasi nyata bahwa kelompok intoleransi masih aktif bergerak dengan leluasa. Menurut Gus Wal, Bahar Smith hanya salah satu agen Wahabi yang bertugas berkonfrontasi di masyarakat.

“Bahar Smith hanya salah satu sosok yang radikal yang ditugaskan turun ke lapangan. Masih banyak agen-agen pengasong Khilafah yang bergerak sesuai tugasnya masing-masing. Felix Siauw naik turun di mimbar dakwah. Ismail Yusanto keluar masuk di jalur birokrasi dan beberapa pendakwah penggiat medsos yang aktif memprovokasi publik untuk mendirikan negara Khilafah. Publik jangan terjebak pada aksi remeh temeh pengeroyokan saja, tapi kelompok mana yang sedang disasar untuk diadu domba” lanjut Gus Wal.

PNIB meminta kepada aparat penegak hukum, khususnya Densus 88, Polri, TNI dan BNPT untuk menelusuri modus terselubung di balik aksi radikal bahar Smith. Situasi masyarakat yang sedang terpuruk karena kondisi ekonomi paling mudah dibenturkan oleh kepentingan asing.

“Masyarakat yang sedang susah ekonominya dipancing untuk saling bermusuhan. Bentrokan fisik jika tidak diantisipasi akan melahirkan pembalasan. Bahar Smith seaharusnya bisa dituntut dengan pasal provokasi memecah belah bangsa, tidak sebatas penganiayaan biasa. Densus 88, Polri, TNI dan BNPT wajib mengusut tuntas siapa saja yang berdiri di belakang Bahar Smith dan membenarkan serta mendukung tindakannya. Mereka kelompok yang ingin menjadikan Indonesia seperti Suriah dan Afghanistan, berperang saudara sendiri yang dimulai dari peristiwa kecil namun berulang dan masif terjadi. Waspadai itu semua” kata Gus Wal di akhir pernyataannya.

  1. Penulis : Tim PNIB
  2. Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kabag SDM Polres Tulungagung Monitoring Tanaman Jagung di Desa Bendungan*
Adv. Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP., C.FTAX. Dilantik Sebagai Ketua DPC FERADI WPI Sidoarjo
MAFIA MIGAS DI LAMONGAN DIDUGA “SABOTASE” SOLAR SUBSIDI: WARGA DAN MEDIA KEPUNG TEMPAT PENITIPAN BARANG BUKTI TRUK TANGKI PT. GAS
PNIB : Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Teguhkan Indonesia Negeri Pancasila Pusat Kesetaraan dan Toleransi Dunia
Matinya Demokrasi Desa: Pengurus KDMP Desak Batalkan Perekrutan Karyawan Titipan dari Luar Desa
Sisi Lain Peresmian Revitalisasi SMK: Komitmen Cabdindik Kawal Program SIKAP di Mataraman
TNI-Polri Kawal Ketat Ujian Perangkat Desa di Trenggalek
Plt Bupati Tulungagung Dorong Program Magang Luar Negeri Jadi Peluang Emas bagi Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:08 WIB

*Ketua DPW PW FRN Sumut Minta Polda Sumut Periksa Dekan UISU*

Senin, 25 Mei 2026 - 18:40 WIB

Polres Karo Kembali Gelar Patroli Skala Besar, Sasar Kabanjahe dan Tigapanah

Senin, 25 Mei 2026 - 18:17 WIB

Polres Karo dan Dishub Gelar Penertiban Parkir di Pusat Kota Kabanjahe

Senin, 25 Mei 2026 - 18:08 WIB

Kapolres Karo Bentuk Tim Lingkaber, “Kelelawar” Penjaga Malam Cegah Kejahatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:55 WIB

HUT ke-76 IGTKI-PGRI Karo: Bunda PAUD Ny. Roswitha Antonius Ginting Tekankan Kesejahteraan Guru dan Sinergi Pendidikan Sejak Dini

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Bupati Karo Hadiri Pentahbisan Gedung Gereja Pentakosta Tabernakel “Kristus Gembala”

Senin, 25 Mei 2026 - 11:57 WIB

Pendekatan Persuasif, Oleh Kapolres Karo, Berhasil Redam Ketegangan Antar Kelompok Remaja di Tigapanah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:29 WIB

**Peserta Magang Rutan Kabanjahe Implementasikan Inovasi Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan**

Berita Terbaru