PETI di Kapuas hulu kembali memakan korban, karena longsor yang menimbun para pekerja

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 10:56 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com, – 09 Maret 2026 Tragedi longsor kembali terjadi di lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu.

Peristiwa memilukan ini menimpa para penambang yang tengah bekerja di lokasi tambang rakyat hingga menyebabkan sejumlah warga tertimbun material tanah longsor.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian terjadi ketika para penambang sedang melakukan aktivitas penggalian dan penyemprotan air pada dinding tanah untuk mencari butiran emas. Tiba-tiba tanah di sekitar lokasi tambang ambrol dan longsor, menimbun para pekerja yang berada di dalam lubang galian. Aktivitas tambang emas ilegal memang sangat berisiko karena struktur tanah yang tidak stabil dan minimnya standar keselamatan kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses Evakuasi Korban
Setelah kejadian, warga sekitar bersama tim relawan dan aparat setempat langsung melakukan pencarian terhadap korban yang tertimbun.

Proses evakuasi dilakukan secara manual dengan alat seadanya karena kondisi lokasi yang sulit dijangkau kendaraan.

Beberapa korban berhasil ditemukan setelah dilakukan penggalian tanah secara hati-hati oleh tim gabungan. Proses pencarian berlangsung dramatis karena kondisi tanah yang masih labil dan berpotensi longsor susulan.

Korban yang ditemukan kemudian segera dievakuasi dari lokasi tambang menuju permukiman warga untuk dilakukan identifikasi serta penanganan lebih lanjut oleh aparat dan keluarga.

Duka Mendalam Warga
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Warga yang datang ke lokasi maupun ke rumah duka tampak terpukul atas kejadian yang merenggut nyawa para penambang tersebut.

Aktivitas pertambangan emas tanpa izin di wilayah pedalaman Kapuas Hulu memang sudah lama menjadi sumber penghidupan sebagian masyarakat, meskipun risiko kecelakaan kerja seperti longsor sering terjadi.
Prosesi Pemakaman Korban

Setelah proses evakuasi dan identifikasi selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Prosesi pemakaman berlangsung dengan penuh haru di kampung halaman masing-masing.

Ratusan warga turut mengantar kepergian para korban ke tempat peristirahatan terakhir. Tangis keluarga pecah saat jenazah dimasukkan ke liang lahat, menandai berakhirnya perjuangan hidup para penambang yang mencari nafkah di lokasi tambang tersebut.
Imbauan kepada Masyarakat

Aparat setempat kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pertambangan emas tanpa izin karena selain melanggar hukum, kegiatan tersebut juga sangat berbahaya dan dapat merenggut nyawa.

Tragedi ini menjadi pengingat keras tentang tingginya risiko pekerjaan di tambang ilegal yang sering kali tidak memperhatikan aspek keselamatan maupun kondisi lingkungan

Tim Investigasi Redaksi

Berita Terkait

Kuasa Hukum Ahli Waris & Masyarakat Adat Desak Audit HGU PTPN Regional I Unit VII
Pemuda dan Mahasiswa Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Program MBG Melalui Diskusi Publik di Banten
Pemuda dan Mahasiswa Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Program MBG Melalui Diskusi Publik di Banten
Ketua FPKB DPRD Blora Munawar, S.H. Ajak Warga Jaga Persatuan di Hari Lahir Pancasila
Tiga PC Pemuda Panca Marga Kirim Surat ke DPP LVRI, Tolak Hasil Musda Yang Sarat Pelanggaran
Uang Dikembalikan ke Kas Daerah, Namun Publik Berhak Mengetahui Siapa yang Bertanggung Jawab
ASDP Bakauheni Terapkan Sterilisasi Pelabuhan dan Sistem Parkir Digital Mulai 1 Juni 2026
PNIB : Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ideologi Bangsa Penjaga dari serangan Ideologi Khilafah Terorisme yang Bukan Omon Omon

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:21 WIB

OBJEK PBB P2 DIDUGA KUAT MASUK KAWASAN HUTAN, BAPENDA LAMBAR : “KAMI TIDAK TAHU!”

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:14 WIB

JIKA INDONESIA INGIN MAJU, BELAJARLAH DARI NEGARA YANG SUDAH MAJU, PESAN KIAI IMAM JAZULI MELEPAS 300 SANTRI KE CHINA

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:10 WIB

Pemuda dan Mahasiswa Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Program MBG Melalui Diskusi Publik di Banten

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:06 WIB

Kemenduk Bangga/BKKBN Banten Peringati Satu Tahun Program TAMASYA

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:51 WIB

Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:46 WIB

Kodim 0206/Dairi Rampungkan Rehabilitasi Jembatan Gantung di Pakpak Bharat

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Bantu Pascapanen Jagung Milik Petani di Pakpak Bharat

Berita Terbaru