Mencekik Warga, Bupati Labura Harus Bongkar Mafia Gas Elpiji 3 Kg Seharga Rp30 Ribu!

NUR KENNAN BR TARIGAN

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:33 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABURA – Nasionaldetik.com

Kelangkaan Gas Elpiji ukuran 3 Kilogram (Kg) kian mencekik leher masyarakat Labuhanbatu Utara (Labura). Alih-alih mendapatkan haknya sebagai konsumen subsidi, warga justru dihadapkan pada kenyataan pahit: gas melon menghilang dari pasaran, dan jika pun ada, harganya melonjak drastis hingga tembus Rp30.000 per tabung(Labura 29 Mei 2026).

Ironi ini memicu jeritan histeris dari emak-emak dan pelaku UMKM di Labura. Mereka menilai, pemerintah daerah dan pihak pengawas terkesan tutup mata melihat kesengsaraan yang terjadi di tingkat akar rumput.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kami sudah keliling keluar dari desa sendiri, gas tetap susah dicari. Pas ada di pengecer, harganya sudah Rp30.000! Ini sudah keterlaluan, walaupun 30 ribu harganya itupun susah dapat,oih parahlah” ungkap warga.

​Kelangkaan dan lonjakan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang resmi ditetapkan pemerintah ini tidak boleh dibiarkan menjadi hal yang lumrah. Ada rantai tanggung jawab yang harus diusut tuntas:

Bupati Labura dan Dinas Perdagangan (Disperindag): Selaku pemegang otoritas wilayah, Bupati Labura didesak untuk segera turun ke lapangan. Pemerintah daerah bertanggung jawab penuh mengawasi distribusi dan menindak tegas pangkalan nakal yang sengaja menimbun atau menjual gas subsidi ke pihak yang tidak berhak.
Pertamina dan Agen Resmi: Pertamina memiliki tanggung jawab mutlak untuk memastikan pasokan (suplai) ke wilayah Labura aman. Jika pasokan normal namun di lapangan langka, artinya ada kebocoran distribusi yang wajib diaudit oleh Pertamina.

Aparat Penegak Hukum (Polres Labuhanbatu): Penyelewengan gas subsidi adalah tindak pidana. Polisi harus segera bergerak menangkap oknum spekulan atau “mafia gas” yang bermain di balik layar demi meraup keuntungan pribadi di atas penderitaan rakyat.

Masyarakat Labura kini tidak butuh janji manis atau kalimat “akan dikoordinasikan”. Warga menuntut aksi nyata berupa Operasi Pasar Murah dalam waktu 1×24 jam dan sidak massal ke seluruh pangkalan gas di Labura.

Jika Bupati Labura tidak segera mengambil tindakan tegas, maka wajar jika publik berasumsi ada pembiaran yang terstruktur terhadap kesengsaraan masyarakat kecil di
Labura.

(Tim/Red).

Berita Terkait

Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/MM : Perkuat Pertahanan, Tegaskan Prajurit Tangguh Untuk Papua Barat Maju
Pemasangan Spanduk “Caper” AOB Tuai Kecaman, Tokoh Muda Bekasi: Jangan Bikin Gaduh, Saatnya Kerja!
DLHK Kabupaten Tangerang Belum Maksimal Dalam menanggulangi Sampah,Walau Masyarakat Rutin Banyar Restribusi
Cerita dari Ujung Pakpak Bharat, Babinsa Ngobrol Santai Soal Sawit dan Serai Wangi Bersama Warga
Warung Kopi Jadi Tempat Evaluasi, Babinsa dan Tukang Bangunan Bahas Percepatan KDKMP
Ngopi di Warung Sederhana Parongil, Babinsa Ini Dengarkan Curhat Pemuda hingga Keluhan Warga
Rapat APBDes Desa Berampu Berlangsung Hangat, Babinsa Tekankan Transparansi dan Kepentingan Rakyat
PT MMJ Disorot, Dugaan Kuasai Kawasan Hutan dan Sempadan Pantai di Rupat Picu Desakan Investigasi Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:35 WIB

Ungkap Cepat Kasus Pembunuhan, Polres Karo Tangkap Dua Terduga Pelaku dan Temukan Jenazah Korban di Bawah Jembatan

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:17 WIB

Call Center 110 Kini Menempel di Armada Patroli, Kapolres Karo Permudah Warga Akses Bantuan Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Komitmen Perang Melawan Narkoba, Polres Karo Ungkap 26 Kasus Selama Mei 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:26 WIB

Berkedok Surat Keberatan Restribusi Air Panas Doulu Terbongkar: Diduga Jadi Modus Oknum KT alias C Cari Untung Lewat Iming-Iming Bantuan Beras

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:43 WIB

Berkedok Surat Keberatan Pengutipan Restribusi Air Panas Doulu Terbongkar Diduga Jadi Modus Oknum KT Alias C Cari Untung Lewat Iming Iming Bantuan Beras

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:22 WIB

Hadir di Lomba Seni PAUD dan SD Tingkat Sumut-Aceh 2026, Bunda PAUD Kabupaten Karo Ny. Roswitha Antonius Ginting Apresiasi Raihan 3 Piala Kontingen Karo

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:05 WIB

Polres Karo Ajak Masyarakat Jaga Keluarga dan Lingkungan Demi Terciptanya Aman Sehat Bebas Dari Narkoba

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:46 WIB

Polsek Simpang Empat Gelar Patroli Dialogis, Dengarkan Langsung Keluhan Warga Desa Beganding

Berita Terbaru