Layanan Medis oleh IDI, PDGI, dan Relawan Jadi Penanda Harapan Baru bagi Masyarakat Pining

NASIONAL DETIK

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:21 WIB

50131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Upaya pemulihan kondisi masyarakat pascabanjir bandang di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang berpadu dalam semangat kemanusiaan. Salah satu langkah konkret dari proses pemulihan ini diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial kesehatan yang digelar di Pesantren Bunaya pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan bertajuk Program Kesehatan Bencana tersebut menjadi simbol hadirnya tangan-tangan solidaritas di tengah masyarakat yang sebelumnya sempat terisolasi oleh kondisi alam dan minimnya akses layanan dasar.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil koordinasi antara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh, IDI Gayo Lues, serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) wilayah Aceh dan daerah setempat. Tim tenaga kesehatan dipimpin langsung oleh Ketua IDI Gayo Lues, dr Junaidi, yang turut didampingi oleh dr Syafwan SpB selaku Ketua Ahli Bedah Aceh, bersama tenaga medis dari berbagai latar belakang profesi. Pendukung logistik lapangan datang dari kalangan relawan komunitas pecinta alam dan kendaraan off-road seperti Land Rover dan D-Cab, yang membantu proses pengangkutan bantuan hingga ke wilayah terdampak yang sulit dijangkau menggunakan kendaraan biasa.

Sejak pagi hari, ratusan warga terlihat berdatangan ke lokasi kegiatan. Layanan pengobatan gratis menjadi magnet utama dalam aksi sosial ini, mengingat terbatasnya fasilitas kesehatan yang tersedia selama masa darurat bencana. Sekitar 150 pasien mendapat perawatan dan pemeriksaan medis, terutama yang mengeluhkan gejala umum pascabencana seperti infeksi saluran pernapasan atas, gangguan kulit, hingga sakit lambung yang diperparah oleh kondisi lingkungan kurang sehat. Selain layanan pengobatan umum, juga dilaksanakan sunatan massal terhadap 45 anak dari berbagai desa di Pining. Kegiatan ini memberi makna tersendiri bagi masyarakat, karena layanan kesehatan seperti sunat yang memerlukan protokol medis kerap sulit diperoleh secara aman di daerah pelosok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini mencakup aspek yang tidak hanya bersifat medis, tetapi juga menyentuh sisi sosial dan spiritual masyarakat. IDI Wilayah Aceh menyalurkan sejumlah bantuan nonmedis untuk mendukung keberlangsungan proses belajar dan beribadah warga. Bantuan itu antara lain berupa paket perlengkapan sekolah seperti tas dan alat tulis, seperangkat perlengkapan ibadah, serta berbagai jenis obat-obatan dasar yang dibagikan kepada warga untuk disimpan sebagai persediaan jangka pendek. Sambutan warga terhadap bantuan tersebut berlangsung dengan penuh antusias, terutama di kalangan anak-anak dan orang tua yang merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan mendasar mereka setelah bencana.

Jamalul Hakim, seorang warga dari Kecamatan Pining, mengaku terharu sekaligus berterima kasih atas kehadiran para dokter dan relawan. Ia mengisahkan bagaimana sulitnya mengakses layanan kesehatan di hari-hari awal setelah banjir merendam sejumlah wilayah. Menurutnya, banyak warga yang terpaksa menunda pengobatan karena keterbatasan tenaga medis dan fasilitas yang rusak. Dengan hadirnya Program Kesehatan Bencana ini, katanya, warga tidak hanya mendapat layanan kesehatan, tetapi juga dorongan moral untuk perlahan memulihkan kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, dr Syafwan menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pelayanan medis rutin. Ia menyebut bahwa aksi turun langsung ke tengah masyarakat terdampak merupakan bentuk nyata tanggung jawab moral dan profesional tenaga medis dalam menghadapi situasi krisis. Penanganan kesehatan, menurutnya, haruslah komprehensif, mulai dari tindakan kuratif hingga preventif. Ia berharap kegiatan serupa bisa berlanjut dengan mekanisme pemantauan kesehatan komunitas agar dampak jangka panjang dari bencana tidak berujung pada krisis kesehatan baru.

Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib hingga ditutup pada petang hari. Koordinasi yang baik antara relawan, tenaga medis, dan tokoh masyarakat setempat turut mendukung kelancaran kegiatan. Di tengah peliputan yang dilakukan berbagai media serta kehadiran warga yang melibatkan diri sejak awal, kegiatan ini dianggap sebagai bentuk transparansi dan kolaborasi multipihak yang mampu memperkuat rasa kepercayaan masyarakat kepada dunia medis dan lembaga pendukung kemanusiaan.

Kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut tidak hanya menyembuhkan luka-luka fisik yang ditinggalkan banjir, tetapi juga menjadi ruang pemulihan bersama yang memberi harapan baru bagi masyarakat Pining. Di tengah keterbatasan, tenaga medis dan relawan berhasil memperlihatkan bahwa dengan kerja sama dan kepedulian, masyarakat bisa bangkit kembali dan menata hari esok dengan semangat yang tak surut oleh bencana. (J.PORANG)

Berita Terkait

Rabusin Soroti Penegakan Hukum di Pengadilan Negeri Blangkejeren, Tegaskan Fakta Hukum dan Kepastian Hak
Rabusin Tegaskan Pentingnya Peran DPR, Komisi Yudisial, dan Kejaksaan Agung dalam Mengawal Keadilan di Daerah
Dakwaan Dipertanyakan, Rabusin Tegaskan Unsur Pidana Tak Terpenuhi dalam Kasus Dugaan Pencurian Kayu
Kasus Rabusin Ariga Lingga Dinilai Penuh Kejanggalan, Komisi III DPR RI Diharapkan Pastikan Proses Hukum Berjalan Adil
Tanah Pusaka Disoal, Bukti Dipalsukan? Rabusin Soroti Ketidaksesuaian Surat Keterangan Kepala Desa Uring
Surat Bukti Baru Terbit Setelah Laporan, Rabusin Nilai Ada Permainan Hukum
Janggal, Sidang Pembuktian Rabusin Ariga Lingga Hadirkan Surat Bukti yang Tidak Sesuai Kronologi
Janji Pemulihan Pascabanjir di Gayo Lues: Alat Berat Dikerahkan, Tagihan Dibiarkan Mengendap

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:44 WIB

Hukum Tumpul ke Kiri, Tajam ke Kanan. Kasus Saling Lapor di Nias Menjadi Sorotan publik

Senin, 13 April 2026 - 16:55 WIB

Aksi Nyata PAC Pemuda Pancasila Pancur Batu, Perbaiki Jalan Berlubang Demi Keselamatan Warga

Senin, 13 April 2026 - 14:21 WIB

Fitnahan Tipu Gelap Terhadap GS ; Berita Tidak Mendasar dan Melanggar Kode Etik

Senin, 13 April 2026 - 13:56 WIB

Dinilai Tidak Objektif Dan Profesional, Para Penggugat Perkara Gugatan Kewarisan Akan Melaporkan Oknum Hakim Ke KY

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Pasca Lebaran, Penumpang KA Siantar Ekspres Naik 17 Persen

Jumat, 10 April 2026 - 11:05 WIB

Pria 47 Tahun Ditemukan Tewas di Pajak Baru Sergai, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan.

Jumat, 10 April 2026 - 11:02 WIB

Senjata Api Polres Sergai Diperiksa Propam Polda Sumut, Gudang Senpi Disorot.

Jumat, 10 April 2026 - 10:59 WIB

POLSEK PANCUR BATU, BERGERAK CEPAT,EVAKUASI TERHADAP BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA SEMBAHE.

Berita Terbaru