Ketua Umum Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Ledakkan Kecaman Keras Atas Teror Ancaman Terhadap Jurnalis Syahbudin Padank Di Subulussalam Aceh

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:16 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Aksi teror terhadap Syahbudin Padank, jurnalis media 1kabar.com, memicu amarah luas dari kalangan masyarakat sipil. Salah satu suara paling lantang datang dari Bapak Herry Setiawan, S.H., C.BJ., C.EJ., Selaku Pemimpin Redaksi Media Aktivis Indonesia Serta Ketua Umum Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia yang mengecam keras tindakan keji tersebut dan melontarkan ultimatum kepada aparat penegak hukum serta institusi dewan pers nasional.

“Ini bukan sekadar pengrusakan—ini adalah teror! Terhadap wartawan, terhadap kebebasan pers, dan terhadap demokrasi. Bila tidak ada pihak yang sanggup menyelesaikannya, silakan MUNDUR dari jabatannya!” tegas Herry dalam pernyataan tertulisnya, Pada Hari Minggu (19/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolri hingga Dewan Pers Didamprat: “Jangan Kalian Bungkam Kebenaran dengan Teror & Ancaman ….. !!!!! ” Herry Setiawan secara terbuka meminta Kasi Propam Polres Subulussalam Aceh , Kabid Propam Polda Aceh, Kadiv Propam Mabes Polri, Bapak Kapolri, hingga Ketua Dewan Pers, Serta Bapak Presiden Prabowo Subianto, untuk tidak diam dan segera mengambil tindakan nyata terhadap pelaku maupun aktor intelektual di balik aksi brutal ini.

“Jangan cuma keluarkan pernyataan manis di depan media. Kami mau langkah nyata, proses hukum terbuka, dan perlindungan total untuk jurnalis. Kalau tidak mampu, rakyat berhak meminta Anda mundur!” katanya dengan nada tinggi.

Menurutnya, pembiaran terhadap teror semacam ini adalah pengkhianatan terhadap amanat reformasi dan prinsip demokrasi

Wartawan Jangan Pernah Di Ancan & Diteror, Hukum Di Indonesia Harus di Tegakkan Jangan Hanya Diam : “Kalau Tak Sanggup, Silakan Angkat Kaki Mundur Dari Jabatan Kalian ….. !!!!! ”
Dalam kritik pedasnya, Herry menilai aparat penegak hukum terlihat hanya berani pada rakyat kecil, namun bungkam ketika kekuasaan atau elit tertentu ikut tersentil oleh pemberitaan pers.

> “Kalau hadapi rakyat kecil, kalian bisa cepat, galak, bahkan represif. Tapi begitu jurnalis diteror, semua tiba-tiba bungkam. Jangan-jangan pelakunya bagian dari orang kuat yang kalian lindungi?” tuding Herry.

Presiden Prabowo Disentil : “Tunjukkan Nawa Cita, Jangan Biarkan Pers Diteror!”
Herry juga melontarkan sentilan keras kepada Presiden Prabowo Subianto. agar tidak tinggal diam terhadap ancaman terhadap kebebasan pers di masa awal pemerintahannya.

> “Pak Presiden, ini ujian nyata. Nawa Cita bukan hanya di atas kertas. Jika kebebasan jurnalis tidak Anda lindungi, maka ke mana arah pemerintahan ini ….. ? Segera bertindak atau rakyat kecewa!” ungkapnya.

-Syahbudin Padank : Simbol Perlawanan terhadap Pembungkaman Herry menyebut kasus Syahbudin sebagai puncak dari gunung es yang mencerminkan maraknya tekanan terhadap jurnalis – jurnalis yang kritis terhadap kekuasaan dan kebijakan publik.

> “Syahbudin hanyalah salah satu dari sekian banyak korban. Tapi ia adalah simbol bahwa suara rakyat tidak bisa dibungkam. Hari ini dia diteror, besok bisa siapa saja jika kita diam!” kata Herry.

– Ketua Umum Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Siap Kawal hingga Aksi Nasional Tak berhenti pada pernyataan, Herry Setiawan menegaskan bahwa Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia siap mengawal kasus ini secara total baik di ranah hukum maupun di jalanan, bila diperlukan.

> “Kami beri waktu. Jika dalam hitungan hari tidak ada progres, kami siap turun ke jalan. Akan kami desak Kapolri, Dewan Pers, dan semua pihak bertanggung jawab. Jangan main-main dengan nyawa jurnalis!” ancamnya.

“Kalau Tak Bisa Tegakkan Keadilan, Silahkan Mundur Dari Jabatan Kalian …. !!!!! Menutup pernyataannya, Herry mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi wartawan, dan aktivis sipil untuk tidak tinggal diam menghadapi teror terhadap insan pers jurnalistik wartawan.

> “Kalau institusi gagal memberikan rasa aman, maka rakyat berhak mengatakan: mundur saja! Jabatan bukan tempat bersembunyi dari tanggung jawab. Ini soal nyawa, ini soal keberanian bicara benar!” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Subulussalam atau Polda Aceh mengenai perkembangan penyelidikan kasus teror terhadap Syahbudin. Publik kini menanti, apakah negara benar-benar berdiri di pihak kebenaran, atau tetap membiarkan jurnalis menjadi sasaran pembungkaman.

Reporter : Redaksi

Berita Terkait

Tim Penyidik Tetapkan Tersangka AW Perkara TPPU Berkaitan dengan Terpidana Zarof Ricar
Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan
Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah
Antisipasi Penumpukan Berkas, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Pengukuran Terjadwal di 38 Kantor Pertanahan
Gotong Royong Penuh Semangat, Korem 051/Wkt dan Warga Bersatu Renovasi Panti Asuhan di Sawangan
Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara
Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat danKetentuannya
Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WIB

Wakili Dandim 0206/Dairi, Danramil Sidikalang Hadiri Paskah BAMAGNAS: Pesan Kebangkitan Jadi Kekuatan di Tengah Tantangan Zaman

Jumat, 17 April 2026 - 16:33 WIB

Sambangi Kantor Desa, Babinsa Koramil 07/Salak Ingatkan Ancaman Nyata yang Bisa Terjadi Kapan Saja

Jumat, 17 April 2026 - 16:26 WIB

Babinsa dan Pengepul Kopi Duduk Satu Meja, Bahas Harga Kopi dan Nasib Petani di Desa Sukaramai

Jumat, 17 April 2026 - 16:14 WIB

Wakili Danramil, Babinsa Sertu Nuroso Hadiri Rapat MTQ ke-10 Sidikalang

Jumat, 17 April 2026 - 15:26 WIB

BRI BO Sidikalang Adakan Sosialisasi Tanggap Darurat Kebakaran Bersama UPT Damkar Dairi

Kamis, 16 April 2026 - 17:37 WIB

Babinsa Koramil 07/Salak Ikut Menentukan, Siapa Layak Jadi Calon Paskibraka Kabupaten Pakpak Bharat 2026

Kamis, 16 April 2026 - 17:30 WIB

Nyaris Rampung! Babinsa Turun Tangan Pasang Kaca Gerai, Progres KDKMP Desa Mungkur Tembus 94,5 Persen

Kamis, 16 April 2026 - 17:21 WIB

Pesan Tegas Babinsa di Hari Perpisahan: Lulusan SMAN 1 Tigalingga Diminta Jaga Nama Baik

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama

Jumat, 17 Apr 2026 - 18:47 WIB