Tulungagung, Nasionaldetik.com – Persoalan pembangunan Jalan Lingkar Wonorejo yang telah menjadi perhatian masyarakat selama bertahun-tahun kembali menjadi topik utama dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bappeda Kabupaten Tulungagung, Senin (22/6/2026).
Pertemuan tersebut mempertemukan berbagai pihak terkait, mulai dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Perum Jasa Tirta (PJT), BPD Desa Wonorejo, hingga perwakilan masyarakat yang selama ini menunggu kepastian penyelesaian akses jalan tersebut.
Dalam forum tersebut, masyarakat Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, menyampaikan harapan agar pembangunan Jalan Lingkar Wonorejo segera direalisasikan. Mereka menilai keberadaan jalan tersebut sangat penting untuk mendukung mobilitas warga sekaligus menunjang perkembangan sektor ekonomi, pariwisata, dan pelayanan publik di kawasan sekitar Waduk Wonorejo.
Ketua Umum Ormas 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera, Rahmat Putra Perdana, menegaskan bahwa warga menginginkan adanya langkah nyata dari pemerintah setelah penantian yang berlangsung cukup lama.
“Harapan masyarakat sederhana, yaitu adanya kepastian dan realisasi pembangunan jalan yang selama ini menjadi kebutuhan bersama. Kami berharap semua pihak dapat duduk bersama mencari solusi terbaik,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung, Yohanes Bagus Kuncoro, menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mengawal penyelesaian persoalan Jalan Lingkar Wonorejo.
Menurutnya, berbagai kendala yang selama ini menghambat proyek, terutama terkait status lahan dan koordinasi antarinstansi, harus segera dicarikan jalan keluar.
Ia menjelaskan bahwa Bappeda akan memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan pihak-pihak terkait, termasuk Perhutani, guna mempercepat proses penyelesaian administrasi dan legalitas yang masih menjadi hambatan.
“Kami memahami harapan masyarakat. Karena itu, kami akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh pihak terkait agar persoalan ini dapat menemukan solusi yang tepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Yohanes.
Keberadaan Jalan Lingkar Wonorejo dinilai strategis karena dapat mendukung akses menuju kawasan wisata Waduk Wonorejo serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Pagerwojo dan sekitarnya. Selain itu, akses jalan yang memadai juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperkuat potensi investasi daerah.
Rapat koordinasi tersebut menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat sinergi antarinstansi guna mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang ada.
Masyarakat pun berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal menuju realisasi pembangunan yang telah lama dinantikan.
Dengan adanya komitmen bersama dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan Jalan Lingkar Wonorejo diharapkan dapat segera memasuki tahap yang lebih konkret sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung, khususnya warga Desa Wonorejo.
Reporter : Ev
Editor : Admin
























